Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 93


__ADS_3

Kiera memejam kan mata menghirup angin sepoi yang bertiup perlahan memainkan anak rambut nya, di sana sudah terlihat tidak begitu ramai, sudah banyak pengunjung yang pergi.


namun ketenangan nya tak sampai berlangsung lama karena...


"Kiera.." sebuah suara yang terdengar cool memanggil nya, suara yang sangar Kiera kenali...Bastian !


Kiera menoleh dan sontak wajah nya Kiera menunjukkan rasa risih dan terganggu


Kiera lupa kalau rata-rata murid Elviyohannes school sangat menyukai tempat ini termasuk Bastian juga, hanya saja beberapa tahun terakhir ini Kiera bisa santai di sini tanpa bertemu Bastian karena selama ini Bastian berada di luar daerah. tapi ia lagi-lagi lupa Bastian kembali ke kota ini dalam beberapa minggu terakhir.


Kiera menyesali keputusan nya datang kemari.


"kamu sedang apa?" tanya Bastian


"tidak ada, hanya santai saja" jawab Kiera, lalu Kiera siap beranjak dari sana


"aku duluan.." Kiera benar-benar merasa terganggu.


tapi pergelangan tangan nya sudah di tahan Bastian.., dan dengan sigap Bastian memeluk nya dari belakang.


"Kei plis balik sama aku..."lirih Bastian


Kiera merasa jantung nya hampir akan copot dengan tindakan Bastian yang kurang ajar ini.


sementara itu beberapa waktu sebelum tadi Rheino yang sedari tadi kebingungan mencari Kiera ia mencoba mengingat tempat yang paling sering Kiera datangi selama beberapa tahun terakhir. Rheino mengingat-ingat postingan di sosial media milik Kiera...


menara arthur...ya menara arthur..


Rheino seringkali melihat Foto Kiera di sana yang berselfie atau kadang kala bersama Tania.


Rheino segere melesat kesana dan secara bersamaan saat ia sampai di sana menuju ke arah jembatan tempat Kiera sering bersantai,Rheino melihat dengan mata kepala nya sendiri Bastian sedang menarik tangan Kiera lalu Bastian memeluk Kiera dari belakang.


mata Rheino melotot sempurna, ia marah sekali. apalagi Rheino dengan jelas melihat Kiera berusaha melepaskan diri tapi malah Bastian tetap menahan dengan bahu dan dada lebar besar milik Bastian, memeluk nya erat dalam dekapan.


tanpa menunggu lama Rheino segera melangkah kesana dan langsung menarik Kiera dengan paksa.


Kiera kaget dengan kedatangan Rheino, begitu juga dengan Bastian.


melihat Rheino yang menarik tangan Kiera,Bastian tak mau kalah ia menarik tangan Kiera satu nya lagi...

__ADS_1


Rheino dan Bastian saling memasang wajah garang..


"apa mau mu?" tanya Bastian kesal


"harus nya aku yang tanya, kenapa kau paksa Kiera?" Rheino balik bertanya dengan geram


"aku tidak memaksa nya, aku hanya ingin membawa Kiera kembali..kau yang tiba-tiba datang mengganggu kami" tantang Bastian


"aku?" balas Rheino sengit


"ya..kau terlalu ikut campur urusan Kiera. pergilah, ini urusan kami" usir Bastian


Rheino tersenyum sinis


"kamu percaya diri sekali, jelas-jelas kamu sedang memaksa Kiera" serang Rheino


"itu urusan ku" balas Bastian tajam


"siapa pun yang berani memaksa Kiera maka adalah urusan ku" kata Rheino tak kalah tajam


"apa? memang kau siapa nya?" sinis Bastian


"lalu, kau juga siapa nya?" Rheino balas sinis


"tapi aku adalah orang yang pernah menjadi suami Kiera.." seringai Rheino sadis


"suami? kau hanyalah pria yang tak tau diri yang sudah berani merebut Kiera dari ku, aku dan Kiera berpacaran sudah begitu lama lalu kau datang merebut Kiera dari aku dan menikahi nya secara paksa" Bastian menatap Rheino dengan mata memerah, marah.


"bukan kah sejak awal kau yang berselingkuh dari Kiera???" balas Rheino sinis


Mendengar itu, Bastian seperti terkena pukulan mentah. ya, itu sama saja mengingatkan nya pada Inna perempuan brengseekk itu. perempuan yang juga telah membuat nya pisah dari Kiera.


melihat Bastian tidak menjawab, Rheino terkekeh


"setahu ku malah saat Kiera sudah menjadi istri ku kau yang malah berusaha merebut nya dari ku, kau dengan berani mengajak Kiera berselingkuh secara terang-terangan di depan ku" kata Rheino geram.


saat mengatakan hal tersebut itu sekaligus adalah luka yang terbuka bagi Rheino, hingga tanpa sadar Rheino mencengkram kuat pergelangan Kiera yang ada dalam genggaman nya sejak tadi.


Kiera meringis menahan nya, tapi itu tak seberapa di banding kan dengan apa yang Rheino lontarkan barusan, karena apa yang Rheino lontarkan barusan juga langsung bisa menembus relung hati Kiera, sakit sekali. itu semua mengingatkan Kiera pada dosa lampau, dosa yang sangat membuat Kiera membenci diri nya sendiri hingga saat ini.

__ADS_1


Bastian terdiam dengan perkataan yang Rheino ujarkan dengan begitu mantap dan tepat sasaran.


Rheino beralih menatap Kiera


"Kiera, ayo pulang dengan ku" titah Rheino seraya mengeratkan cekalan tangan nya pada pergelangan Kiera


"Kiera masih ada urusan dengan ku" tahan Bastian seraya tetap keukeuh juga tak mau melepaskan pergelangan tangan Kiera yang satu nya lagi.


Rheino tak mempedulikan perkataan Bastian


"Kiera,ayo pulang" kata Rheino sekali lagi


Bastian tak suka dan ia dengan marah berkata


"Kiera berhak memutus kan dia mau bersama siapa sekarang" kata Bastian seraya menatap Rheino dengan sangat kesal


tapi Rheino malah menatap balik Bastian dengan seringai yang horor


"gue gak ada waktu untuk itu, gue gak ada waktu buat dengar keputusan Kiera!! karena meskipun Kiera memutuskan dia mau sama siapa, gue gak peduli, gue akan tetap paksa dia pulang sama gue" kata Rheino dengan mengerikan, seraya menyentakkan pegangan nya hingga Kiera terlepas dari Bastian. Bastian yang tidak siap merasa kaget karena tangan Kiera terlepas dari nya...


Rheino tanpa ba bi bu langsung menarik Kiera pergi, tapi Bastian langsung menghadang nya...dan mendorong dada Rheino dengan kasar, Bastian siap mengajak Rheino bentrok, adu jotos..!


Rheino merasa Bastian mendorong nya ia pun segera balas mendorong Bastian kasar, Bastian mulai murka dan Rheino balas menantang nya..


dua orang saling mendekat dengan mode siap membunuh satu sama lain...


di saat dua orang sudah mulai panas, Kiera cepat-cepat menengahi...


"stop, stop!!!" pekik Kiera seraya satu tangan nya di tengah antara Bastian dan Rheino, berusaha memisahakan. karena satu tangan Kiera lagi masih di genggam oleh Rheino


Kiera mana mungkin membiarkan dua orang adu bentrok di depan nya.


setelah ketegangan Bastian dan Rheino sedikit mengendur, Kiera segera menarik tangan Rheino dengan tangan satu nya lagi


"ayo kita pulang" ajak Kiera pada Rheino


ia mana mungkin membiarkan wajah ganteng mantan suami nya ini harus bogem-bogeman.


kalau soal Bastian, Kiera sudah lama tak peduli.

__ADS_1


merasa kiera menarik tangan nya, Rheino dengan spontan merangkul tubuh Kiera agar mepet pada nya. lalu tanpa mempedulikan Bastian lagi Rheino segera pergi dari sana seraya tetap merangkul tubuh Kiera dengan begitu sangat posesif.


dan di saat Bastian melihat kepergian dua orang di saat itu lah Bastian menyadari di antara Rheino dan Kiera benar-benar tak ada celah sedikit pun untuk orang lain meskipun dua orang itu telah lama bercerai.


__ADS_2