Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 8


__ADS_3

"ya iyalah" kata Bastian lagi


"ini tuh gak mungkin kebetulan,Kei..!! ya kali...orangtua loe gak mau milih yang gantengan buat anak nya" lanjut Bastian lagi


"iya juga sih" sahut Kiera


"tapi, orangtua gue bilang mereka memang udah ketemu sama si Rheino itu lebih dulu maka nya papa gue tertarik dan langsung nawarin temen nya buat di jodohin putera nya sama gue" cerita Kiera lagi..


"nah itu makin memperkuat, maka nya papa loe udah pernah ketemu, jadi Si Rheino ini udah ngerencanain semua nya buat agar bisa ngambil hati papa loe, dan...ujung-ujung nya usaha dan rencana dia berhasil dan membuat kalian di jodohin kayak gini" Bastian mengada-ada dengan kecurigaan nya ,karena kenyataan nya itu tidak benar ada nya. ini hanyalah pemikiran Bastian..dan sebetul nya tebakan yang tidak masuk akal.


kiera berfikir sejenak


"masuk akal sih..." gumam Kiera


"jadi gimana dong sayang, gua gak mau sama si culun itu" rengek Keira putus asa


Bastian meraih tangan mulus Kiera dan menggenggam nya lembut


"tenang aja sayang, gue gak bakal biarin si culun itu milikin loe, enak aja! dia fikri dia siapa??? gue akan bikin cara biar pernikahan loe gagal sama dia...gak akan gue biarin" kata Bastian mantap..


"makasih sayang...gue percaya sama loe" Kiera bernafas lega...


"iya sayang..." angguk Bastian


__ADS_1


πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š


tidak sampai di situ kekesalan Kiera, hari ini kedua orangtua Kiera dan pihak orangtua Rheino ingin mempertemukan putera puteri mereka yang akan di jodoh kan...


sangat teramat mem-bete kan sekali bukan???


Kiera sudah pusing tujuh keliling


ia sudah memikirkan berbagai cara untuk mengelak, yang ada tugas kelompok lah, yang ada acara temen lah, yang temen ultah lah. bahkan Tania pun ikut-ikutan berbohong sama kedua orang tua Kiera demi membantu sahabat tercinta nya ini. namun...hasil nya tetap nihil !!!


Orangtua Kiera malah meminta tolong Tania untuk meminta maaf pada teman kerja kelompok, temen ultah dan lain-lain nya untuk mewakili mereka sebagai orangtua untuk meminta maaf atas ketidak hadiran Kiera. karena bagi mereka pertemuan antara dua keluarga ini adalah lebih penting, maka untuk sementara waktu segala sesuatu nya harus di ketepikan dahulu demi mengutamakan pertemuan perihal perjodohan tersebut.


Kiera dan Tania benar-benar sudah kehabisan akal...karena bagaimana pun segala alasan yang mereka tujukan itu memang tak pernah ada


sebelum nya bahkan Tania memberi alasan kalau Kiera sudah berjanji akan menjenguk teman yang sakit,namun tetap saja, orangtua Kiera malah bilang nanti besok masih bisa Kiera menyusul, bila perlu mereka juga ikut pergi dengan Kiera...


πŸ’š


saat malam hari akan menjelang acara Kiera sebetul nya malas bersiap tapi sang mama sangat memaksa, Kiera malas ribut jadi ia manut saja.


Kiera berniat berpenampilan biasa saja dan jelek agar keluarga pihak Rheino itu mundur dan tak mau menjadi kan nya tunangan tapi nyata nya mama Kiera sudah menyiapkan pakaian khusus untuk Kiera yang sudah pesan di butik langganan mereka.


Kiera menghela nafas, ternyata semua ini sudah di persiap kan kedua orangtua nya secara matang, jika ia berusaha menggagal kan nya pantas saja tak akan berhasil, yang ada malah membuat nya capek saja. karena orangtua nya pasti akan tetap dengan keputusan awal yang di ingin kan.


Kiera saat ini masih sangat berharap pada Bastian saja, kekasih nya itu telah berjanji pada nya akan membantu.

__ADS_1


tadi sore nya Kiera masih nangis-nangis nelpon Tania, karena gak sudi ikut serta dalam acara yang di hadiri kedua orangtua nya


dalam pada priode ini Kiera merasa dunia tak adil, mengapa dia tak bisa menjemput kebahagiaan nya sendiri? padahal bukan kah dalam hidup berumah tangga yang menjalani adalah Kiera bukan orang tua nya, menyebal kan batin Kiera.


setelah Kiera selesai berganti pakaian yang sopan dan formal untuk acara makan malam sekaligus pertemuan antara ia dan si cupu Rheino, gadis ini segera keluar kamar setelah sebelum nya melamun cukup lama di dalam kamar. beruntung mata nya tidak bengkak karena menangis tadi sore jika tidak pastilah mama nya akan banyak tanya yang pasti membuat Kiera sakit kepala di masa-masa saat ini.


Pukul delapan malam keluarga Rheino tiba, mereka datang berlima, mama papa nya Rheino dan dua lagi nya adalah Tante dan om nya Rheino saudara dari kedua orang tua Rheino itu sendiri.


kalau di lihat secara visual para keluarga Rheino ini memiliki paras dan tampang yang bagus dan mendukung. lalu mengapa si Rheino jadi jelek banget? apakah pria ini anak pungut? Kiera bertanya-tanya heran di dalam hati nya


saat keluarga Rheino masuk, seperti dugaan Kiera si Rheino itu tidak ada menarik-menarik nya sama sekali, ya sama seperti biasa, tampang nya yang di sekolah...tampang nya yang tidak menarik !!!


yah, walau malam ini pria itu sudah mengenakan setelan tuxedo yang sopan, namun tetap gak bangeet, seandai nya saja yang memakai tuxedo mahal dan keren itu adalah cowok seperti Bastian pasti lah seperti sesosok pangeran. tapi ini? sungguh sangat mubazir dan sia-sia tuxedo nya di kenakan oleh si Rheino yang kerempeng dan enggak ganteng ini.


mana kacamata nan tebal beserta kawat gigi yang tebal itu mengikuti kemana pun pria ini pergi, astaga...gak ada menarik-menarik nya,sungguh !


eits, tapi kenapa makin kesini Kiera jadi kesan nya body shaming amat sama si Rheino ya, Kiera menahan hati nya agar tidak terus mem-bully pria bernama Rheino ini karena bisa bikin tambah dosa aja jadi nya. tapi mau gimana lagi, Kiera sangat merasa kesal dan sebal sekali setelah perjodohan ini terjadi, bikin gedeg...sumpah !


mama dan papa terlihat menyambut keluarga Rheino dengan ramah...


Rheino juga terlihat sopan menyapa papa dan mama nya Kiera, cowok culun itu terlihat salim dengan sopan.


"eh Kiera, sini..." panggil mama saat melihat anak gadis nya cuma berdiri mematung di jarak beberapa meter


Kiera yang sedari tadi cuma bengong seraya melamun, terkesiap sesaat...

__ADS_1


"sini..." panggil mama lagi


Kiera mengerjap kan mata nya beberapa kali mengembalikan nya dari lamunan barusan, tampak mama papa dan keluarga Rheino menatap ke arah nya seraya tersenyum, sedang kan Rheino yang ada di antara mereka hanya sedikit menunduk dengan salah tingkah...


__ADS_2