Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 45


__ADS_3

hari berikut nya, ini adalah cerita tentang Inna


ia begitu sangat stres sejak kemarin dengan problematika kehidupan yang sedang ia hadapi saat ini..


setelah diri nya mengalami terlambat datang bulan sekitar dua priode rupa nya setelah melakukan test mandiri ternyata diri nya sedang positif hamil.


Inna hamil anak siapa? bah, memang nya anak siapa lagi ya kan? ya pasti anak Bastian lah...


karena Inna murni tidak pernah melakukan hubungan badan dengan orang lain selain Bastian.


selama tiga tahun mereka berhubungan, Inna selalu bisa dan sigap disiplin menjaga agar jangan sampai diri nya kebobolan karena takut sampai hamil dan menyebabkan diri nya harus putus sekolah saat masih duduk di bangku Highschool kemarin. Inna selalu tak lupa minum pil anti hamil yang benar-benar paten untuk diri nya.


namun akhir-akhir ini selama ia sudah lulus dan menyelesaikan bangku highschool, Inna menjadi lebih santai menyikapi hal ini.


bahkan selama kelulusan ini, Inna pernah dua sampai tiga kali tidak mengkonsumsi pil anti hamil, mungkin hal itu lah yang menyebab kan Inna hamil seperti sekarang ini. anak diri nya dan Bastian !!


namun bukan hal kehamilan yang semakin membuat diri nya kebingungan, yang membuat Inna kebingungan adalah karena Bastian tak mau sama sekali menerima kehamilan Inna.


Bastian bahkan sampai marah-marah...


"itu urusan loe sendiri, gue kan udah bilang berkali-kali loe jangan sampe hamil..dan jangan sampai menyulitkan gue" kata Bastian tajam


"tapi, Tian..bukan kah selama ini kita juga selalu melakukan atas dasar suka sama suka, iya kan?" sahut Inna apa ada nya


"tapi loe yang memberi nya dengan suka rela, gue gak pernah maksain kok. loe liat kan kalo gue sama Kiera bahkan belum pernah melakukan hal tersebut, karena Kiera bisa menjaga diri nya" Bastian malah tanpa beban membanding-banding kan Inna dengan Kiera


"maksud loe apa sih Tian" Inna tentu saja merasa iri karena di saat seperti ini Bastian masih saja sempat-sempat nya memuji Kiera di depan nya

__ADS_1


"maksud gue, itu salah loe sendiri gak bisa jaga diri, lagi pula gue tuh cowok, siapa yang nolak coba kalau di kasih?" kata Bastian sadis


"Tian..!" pekik Inna


"sekarang gue tanya lagi...loe ngasih semua nya ke gue biar apa? loe fikir gue gak tau alasan nya? loe ngasih semua ke gue biar gue bisa berubah fikiran dan lebih memilih loe ketimbang Kiera kan? biar gue mikir kalau loe lebih memperlakukan gue istimewa ketimbang Kiera, iya kan???" cibir Bastian dengan nada jahat


Inna hanya lagi-lagi bisa menahan sakit hati nya...


"Tian! apa pun yang loe katakan..anak dalam kandungan gue ini tetap adalah anak loe, faham!" bentak Inna dengan penuh emosi


"gue gak peduli !!!" balas Bastian sengit


"emang loe fikir gue mau anak dari loe? denger ya Inna..., sampai kapan pun anak yang gue harapkan adalah anak dari Kiera, gue hanya akan menikah sama dia, titik..gue gak pernah ngarepin anak dari loe,inget itu!!" tegas Bastian dengan seringai mengerikan


"sadar, Tian! Kiera itu udah menikah, sekarang dia itu istri orang" Inna tak habis fikir, mengapa setelah Kiera menikah pun Bastian tak pernah mau melepaskan Kiera.., padahal ketika Kiera tau-tau menikah, Inna begitu sangat senang dan lega kerana artinya dalam hubungan nya dengan Bastian, Inna tak punya saingan lagi ke depan nya. tapi siapa sangka Bastian malah tetap masih berhubungan dengan Kiera yang notebone nya sudah istri orang, gila ya mereka.


malah dengan tanpa berdosa Bastian menjawab


"gue tau, tapi Kiera itu milik gue dari awal dan akan tetap jadi milik gue selama nya. pernikahan dia dan Rheino si cupu itu cuma sementara, gak akan lama bertahan! Kiera gak cinta sama dia,Kiera cuma cinta nya sama gue.., jadi mau loe sama si Rheino cupu itu berusaha misahan gue sama Kiera, gak akan bisa! gue sama Kiera pada akhir nya akan kembali bersama, cam kan itu baik-baik" mata Bastian memerah karena mengimbangi emosi nya yang kian meledak-meledak saat ini...


"tapi anak ini Tian..." timpal Inna


"gugurin !!!" bentak Bastian menekan kan


Inna terperanjat menatap Bastian dengan tak percaya, maksud nya gugurin? bu-nuh jabang bayi ini? makin gila Bastian ini...


"gila loe Tian.." seru Inna marah

__ADS_1


Bastian menatap Inna dengan tatapan tak kalah marah nya


"jangan coba- coba loe ganggu hubungan gue dan Kiera dengan menggunakan anak ha-ram di dalam perut loe itu" kata Bastian dengan kejam


air mata Inna luruh seketika, ia menangis dengan kecewa..!! mengapa Bastian jahat sekali setelah apa yang sudah mereka lakukan selama ini.


"selama ini, loe anggap gue apa sih?" tanya Inna seraya menghela nafas dengan berat


"loe mau tau? atau pura-pura gak tau? jadi loe gak sadar kalo gue sama loe itu selama ini... gue itu cuma main-main aja kok, having fun..loe aja yang salah kenapa sampai kebawa perasaan...!" jawab Bastian sadis


"Tian...stop" Inna tak kuasa mendengar nya lebih banyak lagi...


"kenapa? loe fikir gue serius sama loe? Inna sayang... loe jangan lupa ya, apa perlu gue ingetin lagi, hm? orang yang datang menawarkan diri sama gue untuk pertama kali nya waktu itu adalah elo sendiri kan?" seringai Bastian


Inna tidak berbicara lagi...ia hanya bisa terdiam dan membisu karena apa yang di katakan Bastian adalah benar ada nya. Inna tak menyangka apa yang di lakukan nya saat itu yang diri nya harapkan untuk agar Bastian melihat nya, untuk agar Bastian berpindah hati pada nya justru kini malah berbalik menjadi bumerang bagi diri nya sendiri.


Bastian merunduk dan berkata di dekat telinga Inna dengan tekanan yang kejam


"sejak awal loe tuh gak pernah ada dalam rancangan masa depan gue...jadi sadar diri lah" kata Bastian tajam dan menohok


Inna memang sejak awal tidak pernah yakin kalau Bastian serius pada nya, namun ternyata lebih sakit dan masih mengejutkan saat mendengar Bastian mengatakan nya sendiri secara langsung pada nya begini


setelah mengatakan demikian Bastian siap beranjak pergi dari tempat pertemuan mereka tersebut, Inna memang memanggil Bastian kemari untuk membicarakan hal ini..


"gugurin..! atau loe gak akan pernah bisa ketemu gue lagi" ancam Bastian sebelum pergi


lalu tanpa basa-basi lagi Bastian segera pergi dari tempat tersebut dengan motor gede milik nya itu. meninggal kan deru mesin yang terdengar super gahar. meninggal kan sosok Inna yang berdiri di sana dengan raut pucat dan sangat shock.

__ADS_1


__ADS_2