
sejak hari itu Kiera dan Bastian kembali berpacaran seperti biasa mereka tidak peduli pada Kiera yang akan menikah sekalipun, bagi mereka pernikahan Kiera dengan Rheino bukan lah masalah besar, itu hanya segerintil rintangan kecil. bagi mereka Rheino itu bukan lawan yang tangguh.
kedua orangtua Kiera pun tetap tidak mengetahui backstreet yang kembali terus di lakukan oleh Kiera dan Bastian diam-diam di belakang mereka. Kiera tetap terlihat adem seolah seperti tak terjadi apa-apa. seakan diri nya sedang manut dan fokus pada pernikahan nya dengan Rheino.
πππ
suatu hari saat Rheino sedang keluar dengan Bhakti, mantan ketua kelas mereka di Elviyohannes Highschool.
Rheino dan Bhakti masih tetap berhubungan baik sampai sekarang dan bahkan seringkali keluar berdua, lagipula kedua nya pun berencana masuk di universitas yang sama meskipun di jurusan yang berbeda.
tanpa sengaja Rheino melihat Bastian dan Kiera sedang berduaan keluar dari sebuah gedung bioskop sambil bergandengan tangan dengan mesra. Kiera pun sesekali bergelayut manja di lengan Bastian, seperti nya dua orang masih punya hubungan yang sangat spesial satu sama lain nya.
aneh sekali, Setahu Rheino kalau antara Bastian dan Kiera sudah berakhir hubungan nya. itu yang di katakan Kiera kepada kedua pihak keluarga mereka saat Kiera mati-matian ingin tanggal pernikahan nya dengan Rheino di percepat segera.
Rheino mengerti, seperti biasa si pemilik IQ di atas rata-rata ia mulai mengambil kesimpulan dengan hal-hal yang terjadi belakangan ini dan hal yang barusan terjadi di depan mata nya ini.
Kiera yang beberapa waktu lalu tiba-tiba meminta tanggal pernikahan mereka di percepat dan bilang kalau ia dan pacar nya sudah berakhir lalu..Kiera yang tiba-tiba hari ini masih jalan sama pacar nya.
Rheino mulai ber asumsi, mungkin saat itu Kiera terburu-buru mengambil keputusan saat sedang marah dengan Bastian. lalu mereka kembali lagi dan berbaikan, jadi wajar jika saat ini Rheino menyaksikan Kiera berduaan dengan Bastian lagi.
"bro, liat apaan sih...?" tanya Bhakti yang heran karena Rheino menghentikan langkah yang tadi nya sejajar dengan Bhakti.
saat Bhakti menyadari dan melihat Rheino yang malah sedang diam mematung dan seakan melihat sesuatu yang nampak aneh nun jauh di sana
"ah enggak..gue salah ngenalin orang aja..." sahut Rheino buru-buru
__ADS_1
Bhakti melihat ke arah pandangan Rheino barusan, kebetulan sosok Bastian dan Kiera sudah menghilang, hanya terlihat beberapa orang lewat berlalu lalang seperti biasa saja di sekitar.
"yuk.." ajak Rheino pada Bhakti
dan mereka pun akhir nya masuk ke gedung tempat penjualan alat elektronik yang ingin di tuju. Bhakti memang berencana ingin mengganti laptop lama nya dengan laptop baru seperti milik Rheino yang di lihat nya nampak keren itu.sistem nya lebih mantap dan bagus dari milik Bhakti yang lama. jadi Bhakti meminta Rheino untuk menemani nya membantu mencari Laptop persis seperti laptop milik Rheino yang di maksud kan tersebut.
πππ
siang itu Kiera berada di rumah Tania, ia curhat gak jelas sama Tania sambil nangis-nangis.
ternyata Kiera masih kesel sama diri nya sendiri yang udah gegabah ngemajuin tanggal pernikahan nya sama Rheino.
walau Bastian sudah menguatkan nya dengan janji mereka berdua, tetap saja Kiera galau dan sebetul nya tetap gak sudi nikah sama Rheino sama seperti di awal, gak ada yang berubah sama sekali.
"gue kenapa jadi telanjur gini sih Tan..." tangis Kiera sesegukan di kamar Tania.
Kiera menutup wajah nya menggunakan bantal menangis dengan sangat memprihatinkan.
"elo sih Kei, gegabah ngambil keputusan. jadi nya gini kan? loe nyesel aja udah gak ada guna nya" Tania malah bikin Kiera nangis kejer, ya soal nya Tania juga gak tau musti gimana? orang memang udah terlanjur banget ini ya kan?
Kiera hanya menangis sesegukan di balik bantal tanpa menjawab
Tania kembali berkata
"gue aja kaget pas loe mati-matian minta ke ortu loe buat majuin tanggal pernikahan loe sama Rheino. jelas-jelas loe bilang enggak mau sama gue waktu itu, eh tau nya loe gak sabaran nikah cuma gara-gara marah sama Bastian. harus nya loe tuker fikiran dulu kek sama gue...apa sih guna nya gue sahabat loe ini" Tania ngomel-ngomel
__ADS_1
Kiera makin nangis, sahabat nya bukan ngibur malah yang ada sahabat nya ngomel panjang lebar kek sekarang ini...
karena Kiera tetap di mode nangis sesegukan bin kejer, akhir nya Tania iba juga. ia gak jadi marah-marah lagi ngeliat keadaan sahabat nya yang kek orang gila dan terlihat nampak frustasi banget saat ini.
"kei...kayak nya ini memang yang terbaik deh buat loe" kata Tania kemudian, ia gak ngomel-ngomel lagi. kali ini suara nya terdengar perlahan dan hati-hati..
"maksud loe..?" Kiera membuka bantal yang menutupi wajah nya, ia tak mengerti maksud Tania jadi ia bertanya.
saat bantal terbuka, terlihat lah wajah Kiera yang kasihan, mata bengkak dan merah dengan air mata di mana-mana...sungguh menyedihkan
"iya, maksud gue...mungkin aja ini jalan yang terbaik buat loe. pernikahan loe sama Rheino mungkin aja jalan yang terbaik buat hidup loe Kei" kata Tania tak terduga
Kiera bengong, kok Tania sahabat nya ini seakan mendukung pernikahan ia dan Rheino. pernikahan yang sangat tak di ingin kan Kiera ini.
Kiera menatap Tania dengan tak percaya, sahabat nya ini bilang bahwa pernikahan dengan Rheino adalah yang terbaik. Tania kesambet???? batin Kiera terheran-heran
"gini kei...,kita gak tau ke depan nya, siapa tahu Rheino itu sosok yang tebaik buat elo, ya...mungkin malah Bastian yang belum tentu tepat buat loe" kata Tania lagi, Kiera makin tak percaya.
Tania pun enggak tau kenapa makin kesini ia malah makin berpihak ke Keira Rheino, bukan ke Keira Bastian.
Tania pun tak mengerti dengan jalan fikiran nya, karena semenjak kejadian di bukit Frona kala itu...sejak hari itu pandangan Tania pada Bastian telah berubah. Tania seakan tak mempercayakan Kiera sahabat tersayang nya ini lagi pada Bastian..., Tania seakan tak ingin lagi mendukung hubungan Kiera dan Bastian seperti yang sudah-sudah. walau pun Kiera sudah bercerita pada Tania kalau kejadian di bukit Frona adalah salah faham namun Tania seperti tidak mempercayai semua itu.
sejak kejadian di bukit Frona hingga hari ini, Tania tetap beranggapan Kalau Antara Bastian dan Inna memang ada sesuatu.
Bastian dan Inna memang memiliki hubungan khusus yang tidak biasa dan itu lah yang Tania yakini dan percayai hingga saat ini...
__ADS_1