
Keesokan paginya, Vane sedang membantu mamah dan Kak Ana menyiapkan sarapan. Hari ini Vane kebagian tugas memasak cumi-cumi asam manis kesukaan papahnya. Setelah makanan siap ketiga wanita itu membawa dan menghidangkan semua makanan ke meja makan.
Mencium aroma sedap dari ruang makan, Jatra yang tadinya sedang duduk menikmati segelas kopi di teras samping rumah yang terhubung dengan ruang makan, langsung masuk ke dalam rumah dan segera duduk di kursi. Menatap deretan sayur dan lauk begitu nikmat dan ingin segera di santap.
"Wih kelihatannya enak nih"ucap Jatra menghirup aroma sedap dari makanan di hadapannya.
"Iya dong, siapa dulu yang masak"kata Vane dengan manja dan membanggakan dirinya sendiri.
Tak berapa lama datanglah Bima dan Satria bersamaan, lalu keduanya langsung duduk di kursi masing-masing. Dan semua anggota keluarga pun berkumpul menikmati sarapan bersama. Satria merasa bahwa HP-nya terus bergetar di dalam kantong celananya. Dia merasa sangat risih tapi enggan untuk mengambilnya karena takut mengganggu waktu sarapan keluarganya.
Jatra yang mengerti dari bahasa tubuh Satria yang merasa tidak nyaman akibat HP milik Satria bergetar pun mengijinkan agar dia memeriksa HP-nya.
"Satria, buka saja HP mu, siapa tahu ada yang penting"kata Jatra penuh pengertian.
Setelah mendapat ijin dari papahnya, Satria mengeluarkan HP dari kantong celananya dan membuka hal apa yang membuat HP-nya terus bergetar. Mata Satria membulat sempurna saat melihat isi HP-nya dan tiba-tiba nasi yang sedang dia kunyah menyembur dan meluncur keluar tanpa permisi dari mulutnya.
"Ih Satria, kamu ini kenapa sih? Makan itu yang benar, jangan main sembur-sembur aja. Kamu itu bukan dukun"protes Indah dengan sangat kesal.
Satria langsung mengambil tisu dan mengusap bibirnya kemudian menenggak segelas air putih yang ada dihadapannya. Seluruh anggota keluarga menatap Satria penuh keheranan.
"Kamu lihat apa sih? Sampai kaget kayak gitu?"tanya Jatra.
"Ini loh Pah"jawab Satria memberikan HP pada papahnya.
Jatra memasang kacamatanya yang terselip di saku kemejanya. Lalu Jatra melihat apa yang membuat Satria menyemburkan nasi yang dia kunyak.
"HAH?" Adalah kata yang meluncur tanpa halangan dari mulut Jatra.
"Kalian lihat apa sih? Bikin kepo deh"gerutu Vane lalu meminta HP Satria dari tangan papahnya.
Dengan wajah kesal Vane pun menatap layar HP Satria dengan seksama. Dan beberapa detik kemudian ekspresi wajah Vane langsung berubah seperti orang kesetanan.
"Astaga kenapa sosial media isinya muka aku semua..."jerit Vane sambil mengscroll layar HP Satria yang sedang mempertontonkan berita tentang Rey dan Vane di internet.
Vane melongo bahkan sampai tak bisa menelan ludahnya saat membaca judul berita-berita yang dia baca. Dia tidak pernah membayangkan untuk menjadi pusat perhatian hanya dalam semalam. Dan hari ini semua terbukti, berita yang menjadi trending di berbagai sosial media saat ini adalah tentang Rey dan tunangannya. Sampai ada tagar di twitter #SAVEMYREY yang dibuat oleh fans-fans Rey sebagai ungkapan rasa kecewa sekaligus terkejut dengan pengumuman soal pertunangannya kepada publik.
__ADS_1
Vane bahkan sampai menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya melihat betapa kreatifnya para editor yang membuat judul berita yang menjadi headline pagi ini, contohnya :
SETELAH PUTUS DENGAN CLARA, REY MEMILIKI PACAR BARU.
REY MENGAKU KALAU DIA SUDAH BERTUNANGAN.
SELAMAT, REY SUDAH BERTUNANGAN DENGAN PACAR MISTERIUSNYA.
SETAHUN BERPACARAN DENGAN CLARA, REY JUSTRU AKAN MENIKAH DENGAN WANITA LAIN.
REY MEMPERKENALKAN TUNANGANNYA, SIAPAKAH DIA?
REY BERTUNANGAN! MASIH MENJADI MISTERI, SIAPA SOSOK VANESSA SESUNGGUHNYA?
REY AKAN SEGERA MENIKAH, BERSIAP-SIAPLAH HARI PATAH HATI NASIONAL UNTUK PARA WANITA!
SI CANTIK VANESSA, WANITA MISTERIUS YANG KINI MENJADI TUNANGAN REYVANO.
CLARA MENJAGA JODOH ORANG! REY AKAN MENIKAH BULAN DESEMBER!
BERAPA HARGA CINCIN TUNANGAN VANESSA DARI REY?
"Vane terkenal dalam semalam. Kayak kisah Cinderella"kikik Bima menahan tawanya.
"Kamu jadi artis ya sekarang, Van"imbuh Ana.
"Kakak nggak tahu aja, aku itu langsung setres, pusing, dan mual sebelum datang ke acara itu semalam. Aku rasanya pengin terjun keluar dari mobil. Aku nggak pernah membayangkan hidupku akan berubah 180 derajat dalam waktu semalam. Aku jadi parno buat keluar rumah kalau kayak gini jadinya"kata Vane lesu sambil menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi.
Nafsu makan Vane langsung menghilang seketika, dia tidak tahu harus berbuat apa. Ketika dirinya menjadi topik utama bahkan viral di internet, acara TV, internet, dan semua sosial media. Vane masih shock dengan kondisinya saat ini, dia belum tahu harus melakukan apa. Berdiam diri tidak mungkin. Lari lebih tidak mungkin lagi. Karena sekali sudah dia muncul di muka publik maka selamanya dia akan terus menerus menjadi incaran publik.
"Van, ini keputusan kamu untuk memilih menjalin hubungan dengan Rey. Berarti kamu harus menerima semua konsekuensi yang akan kamu terima ke depannya. Termasuk ketika hidup kamu menjadi incaran di publik. Papah tahu kamu masih shock dengan hal ini, apalagi semuanya berubah dalam kurun waktu yang terlalu cepat, tapi kamu mau tidak mau harus menghadapi ini. Vanessa yang papah kenal adalah gadis yang kuat, mandiri, pantang menyerah, dan tidak pernah takut dengan apapun"ucap Jatra menyemangati Vane.
"Okay I'll try to accept this and get usual to the news made by reporters about me"kata Vane yakin dibarengi dengan perubahan wajah penuh keyakinan.
*Okay, aku akan mencoba menerima ini dan terbiasa dengan berita-berita yang dibuat oleh para wartawan tentang aku.
__ADS_1
*****
Vane baru memarkirkan mobilnya di depan bangunan restoran. Dia membayangkan ekspresi Pak Aron dan Chef Ronald serta semua rekan kerjanya saat melihat dia datang, setelah mereka melihat wajahmya terpampang di acara berita TV, tabloid, dan seluruh sosial media. Rasanya Vane ingin bolos bekerja saja, karena moodnya hancur berantakan. Tapi tidak, Vane bukan seorang pengecut yang akan lari dari keadaan. Dia meyakinkan diri untuk menghadapi segala terpaan pertanyaan yang akan ditanyakan secara bertubi-tubi oleh semua orang di restoran.
Vane pun keluar dari mobil, lalu melangkah pelan-pelan memasuki bangunan restoran. Baru melangkah memasuki restoran seorang resepsionis langsung menatap Vane dengan tatapan ingin tahu. Tapi seperti biasa Vane memang ekspresi datar dan dingin. Sementara para waitress yang sedang membersihkan restoran tersenyum dan menyapa Vane seolah-olah mereka sedang kedatangan anak presiden. Bukan hal aneh saat mereka semua menyapa Vane, tapi yang membuat aneh adalah tatapan mata mereka terhadap Vane.
Tubuh Vane mulai menegang saat dia berjalan menuju dapur, di depan jalan yang dia lalui sudah berdiri Pak Aron dan Chef Ronald. Mereka berdiri sambil melipat kedua tangan di dada masing-masing menatap Vane penuh selidik. Vane merasa takut kalau-kalau setelah berita tentang dia dan Rey tersebar di publik, dia akan dipecat dari pekerjaannya, karena dianggap melanggar kode etik dalam bisnis. Astaga, mungkin itu hanya pemikiran Vane yang muncul dari rasa khawatirnya. Toh, tidak ada aturan yang mengatakan bahwa seorang chef dilarang berpacaran bahkan menikah dengan kliennya.
Saat Vane menghentikan langkahnya dan memilih diam mematung, kedua pria itu menghampiri Vane, dan tiba-tiba Pak Aron memeluk Vane begitu hangat sambil mengucapkat kata-kata selamat atas pertunangannya dengan Rey. Dan tak berbeda dengan Chef Ronald, dia pun memeluk Vane dan memeluk penuh kebahagiaan atas kabar baik dari Vane.
"Saya pernah bilang, kalau Rey itu menyukai kamu, dan pasti kalian akan memiliki hubungan spesial"kata Aron buka suara.
"Kamu keterlaluan Vane, tidak mengundang kami ke acara pertunangan kamu"ucap Chef Ronald dengan wajah kesal.
"Aku tidak bermaksud tidak mengundang kalian, hanya saja acara itu memang hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja. Dan aku tidak bisa memberitahu tentang hal ini karena berita ini masih rahasia sebelum Rey mengumumkan secara resmi kepada publik"ujar Vane memberi klarifikasi secara singkat.
Pak Aron dan Chef Ronald saling memandang satu sama lain dan mengangguk bersamaan. Mereka tidak masalah dengan keputusan Vane yang merahasiakan hubungannya dengan Rey, itukan hak dia untuk menjaga privasi kehidupannya. Lagi pula kedua orang itu sudah sangat paham dengan sifat Vane yang sangat tertutup dengan kehidupan pribadinya.
"Tapi Pak Aron, sepertinya setelah saya menikah dengan Rey, saya akan meminta pengurangan jam kerja saya. Karena kemungkinan saya akan sibuk menemani Rey dalam beberapa acara publik"timpal Vane dengan wajah agak sedih.
Pak Aron tersenyum dan menepuk bahu Vane lalu dia berkata, "Vane, aku tahu bahwa kamu adalah orang yang sangat profesional, tapi kehidupan setelah menikah akan sangat berbeda dengan saat kita masih lajang. Aku akan mengerti jika kamu meminta pengurangan jam kerja atau bahkan jika kamu ada acara penting dengan suamimu nanti, kamu bisa meminta libur"ucap Aron dengan senyum tulus.
"Tapi Pak Aron aku takut jika aku tidak bisa full work di restoran ini, pengunjung restoran akan berkurang"balas Vane sedih.
Aron tahu kekhawatiran yang dirasakan oleh Vane. Memang benar restoran ini bisa ssngat ramai berkat tangan ajaib dari Vane saat mengolah masakannya yang membuat semua masakannya begitu lezat. Tapi Aron juga tidak bisa egois, apalagi dia sangat menghargai sosok Vane yang dia kenal selama Vane bekerja dengannya, chef satu ini sangat profesional disetiap pekerjaan yang dia kerjakan.
"Ce client peut aller et venir comme le vent, mais vous, vous n'êtes pas un substitut"sahut Aron yakin menggunakan bahasa Prancis.
*Klien itu bisa datang dan pergi seperti angin, tapi kamu, kamu tidak ada gantinya.
"Vane, parece que tienes que darte una receta secreta para cocinar. porque rara vez estarás en el restaurante más tarde"sambung Chef Ronald dengan bahasa Spanyol sambil tertawa geli.
*Vane sepertinya kamu harus memberikan resep rahasia masakanmu. Karena kamu akan jarang berada di restoran nantinya.
"Por supuesto, desempacaré mi receta secreta"balas Vane tertawa pada Chef Ronald menggunakan bahasa Spanyol.
__ADS_1
*Tentu saja, akan aku bongkar resep rahasiaku.
Setelah itu, Chef Ronald mengajak Vane untuk masuk ke dalam dapur. Dan di sana semua chef dan asisten chef secara bergantian mengucapkan selamat kepada Vane. Kemudian Chef Ronald menjelaskan bahwa hari ini Vane akan membeberkan rahasia dari masakannya agar mereka juga bisa memasak menu selezat milik Vane. Agar nantinya jika Vane tidak bisa masuk kerja, mereka bisa menggantikan Vane. Ya walaupun makanannya tidak akan sama persis seperti milik Vane, tetapi setidaknya agak mirip walaupun sedikit.