Antara Cinta Dan Misi

Antara Cinta Dan Misi
Bab 60


__ADS_3

Seisi ruang Plenary Hall sudah menangis saat LED Screen memutarkan vidio Vane sedang menyanyikan lagu 'Dan Tak Mungkin', ditambah surat yang Vane tuliskan untuk Rey juga ditayangkan pada LED Screen sehingga semua yang hadir bisa membaca isi surat itu. Kata-kata dari surat itu sangat menyentuh hati, dan membuat siapapun menangis jika membacanya. Dan sekarang LED Screen menampilkan foto Vane yang memakai gaun saat resepsi pernikahannya. Begitu cantik bahkan sangat cantik dengan senyum manisnya.


Semua orang bisa merasakan apa yang saat ini Rey rasakan. Rasa kehilangan seseorang yang begitu kita cintai, di mana kita ingin hidup bersama-sama dengan orang itu. Bahkan pasca kematian Vane seluruh Indonesia betul-betul kehilangan sosok istri panutan seperti Vane. Yang tidak hanya cantik secara fisik tapi juga cantik hatinya.


Akhirnya seluruh masyarakat Indonesia akhirnya tahu identitas sebenarnya seorang Vanessa Wibowo yang merupakan seorang intelijen. Dan itu membuat semua orang kagum kepada sosok pemberani seorang Vanessa yang tanpa takut mengorbankan nyawanya untuk orang lain.


Seluruh masyarakat Indonesia beramai-ramai mengucapkan bela sungkawa kepada Rey dan keluarga Wibowo. Mereka benarbenar merasa kehilangan sosok Vane, sampai-sampai berita kematian Vane terus diberitakan di TV dan media online. Selain itu, para penggemar setia Rey harus melihat idola mereka memutuskan hiatus dari dunia hiburan tanah air hingga dua tahun lamanya. Dan malam ini menjadi, penampilan come backnya dengan mengadakan konser tunggal.


Rey menarik nafas dalam-dalam dan berusaha menelan tangisnya sebelum berkata, "Dan malam ini, saya akan mempersembahkan sebuah lagu, yang saya ciptakan khusus untuk istri saya. Lagu ini menceritakan bagaimana kerinduan saya terhadap dia. Saya merindukan wajahnya, senyumnya, tawanya, bibirnya, pelukannya, dan sentuhannya."


Rey berbalik badan dan berjalan menuju tengah panggung sudah terdapat piano yang telah disiapkan oleh kru konser sebelumnya. Rey duduk di kursi dan mulai menekan tuts piano dan bernyanyi dengan penuh penjiwaan.


Sebuah Rindu


Apa kau mengingat hal bahagia saat bersama?


Aku ingat, kalau kamu?


Kau bilang, selamanya pada akhirnya aku melawannya


Harap jujur, apa kita lebih baik untuk itu?


Aku tahu, kau juga


Aku masih mencintaimu, aku janji


Tidak ada yang ada sakit hati lagi


Setiap sudut rumah ini berhantu


Selalu ada bayanganmu


Namun aku merindukanmu, aku minta maaf


Semua yang ku tahu membawa dirimu kembali ke kita


Aku tidak ingin kau pergi, kita telah di sini sebelumnya


Rey melirik ke sisi kiri piano di mana terdapat tangan yang dia kenali turut menekan tuts piano. Rey langsung menoleh ke samping kiri dan dia melihat sosok Vane yang memakai dress putih yang sama saat dia bernyanyi di dalam studionya. Vane ikut bermain piano bersama Rey begitu harmonis.


Vane tersenyum begitu manis kepada Rey. Seakan-akan memberitahu betapa bahagianya Vane bisa berada di sisinya. Sementara Rey membalas senyum itu dan menatap istrinya dengan tatapan penuh kerinduan yang mendalam.


Dan sampailah di penghujung lagu. Rey menghentikan permainan pianonya dan langsung disambut tepukan para penonton. Rey bangun dari kursi piano dan mengulurkan tangannya kepada sosok Vane.


Wanita itu menerima uluran tangan Rey, kemudian Rey menggenggam tangan itu, membawa dia bersamanya untuk maju ke downstage, membungkukkan badan sebagai ucapan terima kasih. Rey menoleh ke samping kirinya, dan dilihatnya sosok istrinya tersenyum penuh kebanggaan. Lalu perlahan Vane merenggangkan genggaman tangan Rey. Perlahan-lahan dia berjalan mundur meninggalkan Rey berdiri di panggung. Rey menatap kepergian sosok Vane hingga akhirnya sosok itu menghilang dari pandangannya.


Dan suara kerasnya tepukan penonton menyadarkan lamunannya. Rey kembali tersadar bahwa itu hanya khayalannya saja. Kini Rey kembali fokus dengan penampilan selanjutnya sampai dua jam ke depan hingga konsernya berakhir.


*****

__ADS_1


Pagi yang cerah, dengan udara yang diam begitu indah, menghadirkan bola matahari, dengan kemuning sinarnya. Rey nampak berjalan begitu bersemangat dengan membawa rangkaian bunga lily dan aster, dua bunga kesukaan sang istri. Dan akhirnya Rey menghentikan langahnya saat dia melihat pusara bertuliskan nama Vanessa Wibowo. Dia langsung duduk dan meletakkan bunga yang dia bawa di atas makam.


"Good morning, honey. Aku datang hari ini untuk mengunjungimu seperti biasa. Kamu melihat konserku kemarin malam kan? Apa itu terlihat sangat menakjubkan? Astaga sayang, bukan aku yang jadi bintang di malam itu tapi kamu. You're a star. Semua orang kagum dengan bakat bernyanyi kamu. Maaf jika aku lancang menunjukkan vidio kamu saat bernyanyi. Tapi aku ingin memberitahu kepada semua orang, betapa hebatnya Nyonya Reyvano Millford ini. Dia tidak hanya cantik tapi juga berbakat. Betapa beruntungnya aku memiliki kamu sebagai istriku."


Rey berbicara begitu bersemangat seolah-olah dia benar-benar sedang berbicara dengan Vane hingga dia tak kuat menahan air matanya, dan akhirnya dia menangis.


"I miss you, are you too? Sudah dua tahun setelah kepergianmu, aku masih belum bisa memaafkan diriku. Karena kesalahan yang aku perbuat, Tuhan tega mengambil dirimu dari sisiku. Dan aku sangat tersiksa dengan hukuman ini. Aku tidak bisa hidup tanpa kamu, semua bayang-bayangmu selalu hadir di dalam rumah kita. Dan itu membuatku selalu teringat denganmu, sayang." Rey mengelus nisan istrinya sambil menangis.


"Aku punya sesuatu untuk kamu yaitu sebuah puisi yang aku buat setelah konser, karena saat itu tibat-tiba aku mengingat kamu. Dengar ya"kata Rey menelan tangisnya lalu mengambil kertas dari saku jasnya.


Sekali lagi


Aku ingin menuliskan sebuah cerita.


Tentang rindu yang ada didalamnya.


Tentang dirimu yang selalu menghampiri lewat mimpi.


Dan tentang aku yang masih berharap,


Dirimu bidadari yang tak bersayap.


Ceritaku masih tentangmu.


Bidadari dalam khayalanku.


Wahai bidadari yang tak bisa kumiliki.


Tapi, bila nanti bidadariku kembali.


Ijinkan aku mencintaimu sekali lagi.


Menemanimu dalam kebersamaan yang tak bertepi.


"Bagus kan puisiku? Aku akan menjadikan menbuat lagu dari puisi itu dan lagu itu akan berada di album terbaruku. Dan nama album terbaruku adalah Vanessa. Ya, nama kamu, sayang"jelas Rey tersenyum getir.


"Terima kasih, karena kamu sudah pernah mencintaiku dan membawa cintaku bersamamu hingga nafas terakhirmu. Kamu akan selalu menjadi satu-satunya wanita yang aku cintai seumur hidupku, istriku, Vanessa"lirih Rey yang kembali menangis lalu mencium nisan mending istrinya.


Rey bangun dari duduknya, kemudian langkah demi langkah dia meninggalkan pusara istrinya. Dan tanpa Rey sadari, ada sebuah tangan yang menggenggam tangannya. Dia menoleh ke sisi kiri di mana sekarang sosok Vane sedang menggandeng tangannya sambil tersenyum dengan wajah cantiknya.


"Terima kasih, karena kamu masih mencintaiku sampai hari ini"ucap Vane mengistirahatkan kepalanya pada lengan Rey.


"Aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu, sampai aku mati nanti. Terima kasih telah hadir dalam hidupku"balas Rey yang langsung merangkul sosok Vane dan mencium ujung kepalanya.


Keduanya pun berjalan beriringan dengan senyum penuh cinta dan kebahagiaan.


TAMAT


Datang Lalu Menghilang

__ADS_1


Semua rasa masih sama seperti dulu.


Lengkungan rindu masih menjadi pelangi yang mewarnai hatiku.


Hanya satu, selalu dirimu yang kupinta.


Namamu yang ku eja dalam balutan doa.


Seulas senyummu masih kucari direbah mentari senja.


Mengharapkanmu hadir walau hanya sekejap mata.


Tuk obati rindu yang ada.


Tuk sembuhkan perih dari hati yang terus merintih.


Namun hanya bayanganmu yang berkali-kali datang lalu menghilang.


Pada akhirnya,


Rinduku untukmu tak tersampaikan.


Rasaku tak teruraikan.


Tak ada lagi yang mampu ku tulis.


Semua cerita telah habis dan terkikis.


Dalam diary kecilku telah penuh dengan kenangan.


Goresan rindu yang tak tersampaikan.


*****


Mungkin ada yang tanya kenapa sad ending, apakah dipaksa untuk tamat? Jawabannya, tidak. Karena dari awal author membuat konsep cerita ini memang menginginkan sad ending.


Terima kasih untuk para readers penikmat novel Antara Cinta dan Misi atas dukungannya. Maaf jika ada banyak kekurangan, karena ini hanyalah cerita khayalan author.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


VOTE


JANGAN LUPA KALIAN BACA PENGORBANAN CINTA 2, YANG NGGAK KALAH SERU. DAN MOHON DUKUNGAN BERUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE.


LOVE YOU ALL 😘♥️

__ADS_1


__ADS_2