Antara Cinta Dan Misi

Antara Cinta Dan Misi
Bab 45


__ADS_3

Untung saja Pak Indro sudah memberikan Vane les kilat tentang apa yang harus dia lakukan pada launch party yang sekarang dihadirinya, karena kalau tidak, dia tidak akan tahu apa yang harus dia lakukan. Mengingat Vane tipe orang yang lebih memilih adu jotos dari pada harus menanggapi pertanyaan wartawan mengenai berita Clara.


Sebuah poster close up wajah Rey berukuran raksasa yang digunakan sebagai background panggung Planet Hollywood menyambut mereka. Dihadapkan poster sebesar itu mau tidak mau tatapan Vane terpaku padanya selama beberapa menit dan menyadari betapa simetrisnya wajah Rey.


"God, I hate that picture"bisik Rey menyadarkan Vane.


"Why? You look good in that picture. Kamu kelihatan seperti Taron Egerton. Misterius dan tengil"balas Vane sambil terkekeh saat mengatakan kata tengil.


"Siapa itu Taron Egerton?"


"You know...dia aktor utama dalam film King's Man The Secret Agen. Agen rahasia paling seksi di film ini"jelas Vane.


"King's Man?"


"Film Hollywood. Jangan bilang kamu nggak pernah tahu film itu deh."


Rey menggeleng saat Vane berkata, "Itu film paling difavoritin anak ABG sekarang karena karakter Egssy yang tengil."


"Ohh...itu menjelaskan kenapa aku tidak pernah menonton film itu."


Vane menatap Rey bingung dan Rey menjelaskan, "Aku bukan ABG."


"Percaya sama aku, nggak peduli berapa umur kamu, begitu kamu nonton musim pertama film ini kamu bahkan ketagihan buat menonton film itu berulang kali."


"Oke"balas Rey jelas-jelas tidak percaya.


Vane selalu terpukau dengan senjata-senjata agen rahasia di film tersebut karena sangat-sangat di luar dugaan. Benda yang menurut kita biasa saja bisa diubah menjadi senjata luar biasa kalau di film itu.


"Jadi menurut kamu aku seksi?"


"What???"tanya Vane bingung.


"Kamu bilang aku kelihatan kayak...whatever his name is, dan menurut kamu dia seksi. Jadi kalau teori deduktif aku benar, aku bisa menyimpulkan bahwa menurut kamu aku seksi"ucap Rey sambil tersenyum iseng, menantang Vane untuk mengiyakannya.


Vane tertawa terkekeh-kekeh sambil geleng-geleng dan Rey pun ikut tertawa. Tawa mereka terhenti saat Pak Indro menarik Rey untuk naik ke atas panggung untuk berfoto dengan poster wajah raksasanya.


"Van mau minum?" Reza menawarkan segelas air pada Vane dan dengan senang hati dia menerimanya. Reza langsung berlalu pergi menuju panggung.


Vane memutar badan membelakangi panggung saat dia melihat ada segerombolan anak-anak ABG mendekatinya dan memakai baju bertuliskan Reyvano Fans Club. Vane langsung menegang saat dia merasa nyawanya terancam, karena dia merasa waswas apakah mereka akan memaki-makinya dengan tatapan sadis.


"Mba Vanessa ya?"tanya seseorang dari mereka yang kelihatan sebagai ketua gerombolan.


Vane ingin berbohong dengan mengatakan bukan, tapi sayangnya seluruh Indonesia sudah tahu wajahnya, jadi kemungkinan untuk berbohong sangatlah mustahil.


"Iya.."jawab Vane singkat.


"Saya Risa, ketua Reyvano Fans Club"ucapnya seraya mengulurkan tangannya.


Vane segera memindahkan gelas yang dia pegang ke tangan kiri lalu membalas uluran tangan dari gadis itu.


"Ini semua teman-teman saya dari klub." Dengan tangannya Risa mempersembahkan sekitar lima belas anak ABG di bawah kepemimpinannya, dan mereka tersenyum kepada Vane begitu ramah.


"Mba Vanessa ternyata cantik banget ya."


"Nggak salah kalau Kak Rey nikah sama Mba Vanessa."

__ADS_1


Vane terperanjat mendengar perkataan mereka yang memuji dirinya bahkan mereka terlihat merestui hubungannya dengan Rey. Seperti mendapat angin segar saat mendengar perkataan mereka.


"Boleh kami minta foto bareng Mba?" Pertanyaan ini membuat Vane melongo beberapa detik yang membuat fans Rey saling memandang.


"Oke." Akhirnya Vane berkata disambut senyum lebar dari mereka. Dan tak berapa lama mereka langsung mengatur posisi dan satu persatu bergantian untuk berfoto.


"Wah wah kayaknya malam ini istri saya lebih populer daripada saya." Vane hampir terloncat mendengar suara Rey yang tiba-tiba muncul di belakangnya.


"Apa kalian membutuhkan fotografer supaya bisa ambil foto dengan istri saya sekaligus?"


Rey mencoba menawarkan diri begitu ramah, dan Vane sadar suaminya memang pintar membaur dengan orang lain. Bahkan sekarang fans-fansnya terkesima melihat Rey ada di hadapan mereka.


"Aku mau lihat si Taron Egerton itu yang kamu sebut-sebut tadi karena aku yakin kalau aku lebih seksi dari dia." Rey mengatakan ini sambil melingkarkan tangannya pada pinggang Vane dan berhasil membuat Vane mendongakkan kepalanya.


Saat Vane hendak membalas komentar Rey terdengar suara, "Smile for the camera." Ternyata Rey menyuruh salah satu panitia acara untuk menjadi fotografer sesi foto ini.


Sesi foto ini langsung berakhir setelah kemunculan Pak Indro yang meminta Rey naik lagi ke atas panggung. Satu persatu pemain 'Cinta dalam Diam' film memberikan pidatonya. Mba Upi sebagai sutradara merasa sangat senang bisa mengarahkan langsung film yang dibintangi Rey, dan mulai hari ini juga trailer film rilis bersamaan dengan soundtracknya dan music vidionya.


Selanjutnya Rey yang akhirnya maju ke depan untuk memberikan sambutan sementara rekan-rekannya melangkah mundur.


"Kalian semua tahu seharusnya film ini rilis bulan Oktober tahun lalu, tapi harus diundur tanggalnya karena gosip yang menurut manajer saya bisa mempengaruhi film ini."


Rey bicara secara blak-blakan untuk menyindir para wartawan yang hadir dengan tidak memberi kesempatan mereka untuk bertanya.


"Meskipun orang melihat pengunduran ini sebagai bencana tapi untuk saya ini justru adalah sebuah anugerah. Saya meyakinkan tim produksi saya untuk memperbolehkan saya mengubah sedikit soundtrack film ini. Bukan hal yang mudah jika kalian belum mengenal tim saya." Rey melirik Mba Upi yang berada di belakangnya memberi kode kepada Reza, Amanda, dan Adinia dengan kedipan mata hingga membuat mereka turun dari panggung.


"Uumm..selain itu akhirnya saya bisa melamar wanita paling perfect yang pernah saya temui dan dia setuju menikahi saya. A very brave woman kalau mengingat sejarah tingkah laku saya sebelum menikah. Dia yang membuat saya sadar bahwa cinta dan ketulusan memang ada dan nyata. Tak pernah menuntut apa pun dari saya." Suara gemuruh tawa mengikuti kata-kata Rey dan beberapa pasang mata melirik ke arah Vane.


Semua berjalan sesuai rencana Pak Indro, apa yang dikatakan Rey adalah bagian dari pidatonya dan apa yang akan dilakukan Rey setelah pidato ini adalah rencana Rey sendiri terlepas dari acara launching party.


"And...Happy Birthday To You!"


Tiba-tiba terdengar suara ledakan party pooper yang menyemburkan kertas kerlap-kerlip ke arah Vane dan langsung lagu ulang tahun dinyanyikan Rey diiringi musik dari kru bandnya. Semua orang yang hadir pun ikut bernyanyi dan bertepuk tangan tentunya.


Vane masih diam melongo melihat apa yang terjadi di depan matanya sebelum Amanda menarik tangannya untuk naik ke atas panggung dan di sana ada Reza dan Adinia yang sudah membawa masing-masing kue di tangan mereka.


Dalam keadaan terkejut dan belum percaya Vane meniup lilin dua buah kue yang disodorkan kepadanya. Satu persatu pemain film mengucapkan selamat kepada Vane, dan tak lupa wartawan selalu menjepret kamera setiap detiknya agar tidak ketinggalan momen satu pun. Kemudian Rey memberikan buket bunga kepada dia dan memeluknya dengan mesra.


"Happy birthday my wife"bisik Rey yang membuat bulu kuduk Vane merinding.


Vane melirik jam tangannya dan langsung melotot ketika dia sadar bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Bagaimana dia bisa lupa hari kelahirannya sendiri? Dan anehnya tidak ada anggota keluarganya yang mengucapkannya. Justru sekarang ulang tahunnya disaksikan seluruh masyarakat Indonesia dan mungkin besok pagi kejadian malam ini akan masuk acara TV dan tabloid.


Setelah acara surprize ulang tahun Vane selesai kini tiba saatnya Rey menyanyikan dua lagu soundtrack filmnya. Banyak orang terkagum-kagum mendengarkan lagu itu hanyut dalam setiap liriknya. Dan satu lagu yang belum sempat Vane dengar saat Rey mengadakan konser spesial di studionya.


Inikah Jatuh Cinta


Pancaran indah dari manik matamu


Setiap kedipan dan lirikan itu membutakan mata hati ini


Bagai kilatan petir yang membelah bumi


Sesaat dunia seakan berhenti berotasi pada porosnya


Aku terjatuh dalam lubang cinta bak palung laut terdalam

__ADS_1


Takjub akan kelembutan dan keanggunanmu


Mata ku memandangmu seakan makhluk sempurna


Aku pun bertanya-tanya


Inikah jatuh cinta


Pada kamu yang belum aku ketahui namanya


Cinta pandangan pertama atau detik selanjutnya


Aku tak mengerti


Rasa ingin merengku dan mengisi hatimu


Rey menyanyikan lagu itu sambil terus menatapnya yang berdiri persis di depan panggung. Entah dia harus bahagia karena ini bagian dari skenario Pak Indro atau memang dia benar-benar bahagia ketika suaminya ingat hari ulang tahunnya padahal dia sendiri tidak ingat sama sekali. Tatapan mata Rey seperti mengisyaratkan bahwa dia sudah jatuh cinta kepadanya. Tapi berkali-kali Vane meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu semua bagian dari skenario Pak Indro.


Lalu dilanjut acara perilisan trailer film, dan melihat dari trailer film itu Vane bisa menyimpulkan ini adalam film genre romantis yang akan mengobrak-abrik hati seluruh wanita Indonesia karena setiap adegan dan dialognya mampu meluluhkan hati.


*****


SESUAI JANJI AKU, KALAU REYVANO RILIS SOUNDTRACK FILM MAKA AKU JUGA AKAN RILIS VISUAL PEMAINNYA. SILAHKAN KALIAN BERPENDAPAT BAGAIMANA DENGAN VISUAL YANG AKU KASIH UNTUK MENGGAMBARKAN KEUWUAN PEMERANNYA 😊. SEKALIAN UCAPIN SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK VANESSA YA 🎊🎉


REYVANO DIHARJO MILLFORD



VANESSA WIBOWO



CLARA LIM



STEVEN HAYDEY



BIMA WIBOWO



ANA WIBOWO



SATRIA WIBOWO



AMELIA BRAMANTYO


__ADS_1


__ADS_2