
Pimpinan Gengster Black Power yang sedang membantu Javier Mascherano saat ini sedang bersiaga di dalam mobil yang sedang dikendarainya. Musuh bebuyutan Vedran Sean Kingston itu sebenarnya tidak tidak tahu menahu tentang keadaan yang sangat menegangkan ini.
Pria yang bernama Robin Thicke itu didatangi oleh keponakannya yang baru tiba dari Moskow Rusia itu beberapa hari yang lalu.
Pria muda itu ingin meminta bantuannya untuk melenyapkan seorang gadis yang telah menjadi saksi kunci saat kakaknya melakukan sebuah pembunuhan di Moskow Rusia.
Robin Thicke setuju dan kini baru menyadari kalau ia telah salah memberi bantuan. Karena ternyata gadis yang diincar oleh Javier Mascherano adalah putri kedua seorang Vedran Sean Kingston yang jarang dikenal oleh dunia karena merupakan gadis rumahan.
Beberapa orang Mongrel Mob sedang berjalan ke arah mobilnya dan bersiap untuk memeriksa. Ia pun. segera meraih senjata apinya yang tersimpan di bagian bawah jok mobilnya untuk berjaga-jaga.
Pria itu sudah mulai curiga akan sebuah hal besar terjadi pada Gengster musuhnya sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu itu. Karena semua mobil yang melewati jalan menuju Utara Auckland itu sedang diperiksa oleh Anggota Mongrel Mob.
Kabar hilangnya Putri Vedran Sean Kingston pasti sudah tersebar diseluruh penjuru Auckland New Zealand dalam hitungan detik.
"Oh Sial!" umpat pria tua itu karena melihat bayangan Javier Mascherano sedang berada di sekitar pos-pos pemeriksaan di tempat itu. Ia yakin putri Vedran Sean Kingston sedang berada bersamanya saat ini.
Robin Thicke segera menghubungi anggotanya agar meminta Javier Mascherano untuk segera memutar arah dan meninggalkan tempat itu secepat mungkin. Atau kepalanya saat ini tidak bisa lagi berada pada tubuhnya jika bertemu dengan Vedran Sean Kingston.
Door
Satu tembakan berbunyi diantara rentetan mobil yang sedang antri untuk diperiksa.
__ADS_1
Entah siapa yang memulai menarik kokang senjatanya hingga keadaan jalanan panjang dan hening itu langsung terpancing. Dan berakhir mereka saling menembak bagaikan mendapatkan aba-aba untuk saling menyerang.
Door
Door
Door
Black Power dan Mongrel Mob bagaikan sumbu panas yang sudah lama ingin terbakar. Satu gesekan kecil saja yang terjadi, kedua Gengster berbahaya di Kota Auckland itu langsung saling menerkam.
Mereka saling menyerang dengan peluru yang sudah sangat siap untuk dimuntahkan. Javier Mascherano yang baru saja mendapatkan kabar kalau perang dua kelompok itu pecah dan sangat berbahaya kalau ia tinggal disana segera pergi dari tempat itu.
Pria itu dengan cepat berlari ke arah mobilnya dengan membungkukkan tubuhnya agar tidak terkena peluru nyasar.
"Javier, kita mau kemana?" tanya Suzanne saat menyadari bahwa mobil yang sedang membawanya ini kembali melalui jalanan yang sudah mereka lewati.
"Katakan padaku bajingan! kita akan kemana?!" Suzanne berteriak histeris karena kembali merasakan khawatir dan takut. Ia berharap pesan permintaan tolong yang sudah ia kirimkan itu telah dibaca oleh siapa saja yang ada di dalam kontak nomor 1 itu.
"Javier hentikan!" Suzanne akhirnya keluar dari kursinya dan mencekik leher pria itu dari belakang. Ia sekarang tidak punya cara lain selain melakukan perlawanan.
"Lepaskan aku bodoh! kita bisa mati berdua di sini jika aku tidak menyetir dengan baik, Aaaargh!" Javier berteriak keras karena lehernya tercekik.
__ADS_1
Suzanne menarik leher pria itu dari belakang dan membuat tangan Javier tidak bisa menyetir dengan baik.
Ciiiiiit
Tangan gadis itu terlepas dari leher Javier. Ia terjatuh dan terjengkang ke belakang ketika Javier berusaha menguasai kembali kemudinya. Javier menarik nafas lega karena ia berhasil melaju lagi dengan keadaan seimbang.
Suzanne kembali berdiri dan bersiap untuk mengulangi apa yang ia lakukan pada pria bajingan itu tetapi Javier sudah bisa menebak apa yang akan ia lakukan. Dengan bermaksud menakut-nakuti gadis itu ia meraih pistolnya dan menarik pelatuknya.
Door
Ia menembakkan pelurunya keluar jendela sembari menyeringai. Suzanne tampak ketakutan dan mulai duduk dengan tenang. Akan tetapi aksi Javier itu justru menarik perhatian sebuah mobil Range Rover Evoque yang sedang melaju berlawanan arah dengannya.
Daniel Smith merasa mengenali mobil itu. Dengan keahliannya mengemudi dan memburu, pria itu langsung membanting setirnya dan memutar kembali mobilnya dengan gerakan yang sangat ekstrim.
Ia memburu mobil Javier dengan seringai diwajahnya, "I got you!"
🍀
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
__ADS_1
Nikmati alurnya dan happy reading 😍