
Satu tahun yang lalu, mantan suami Ayu muncul.
Hari itu Ayu sedang berbelanja disebuah Mall. Seseorang terus mengikutinya dari tadi, Ayu merasakannya dia melangkahkan kaki lebih cepat untuk keluar dari mall.
Saat sedang berada diparkiran dan masuk kedalam mobil, sesorang ikut masuk dan duduk disamping Ayu.
" siapa kamu.... Pergi...." kata Ayu
" Diam.... Lihat baik-baik siapa aku ." kata pria itu
" Joko... Kamu sedang apa disini ?" kata Ayu
" Rupanya kamu masih ingat siapa aku, lihatlah sekarang hidupmu sudah sangat nyaman. Mobil yang bagus, baju, bahkan perhiasan berjejer ditubuhmu." kata Joko sambil menyentuh rambut Ayu yang bergelombang
" hidupku sudah berubah... Aku sudah menikah dengan pria yang baik, jangan ganggu hidupku lagi." kata Ayu
" mengganggu.... Siapa yang berniat mengganggumu, aku hanya bernostagia tentang kita dimasa lalu, bukan kah dulu kita sungguh sangat bahagia ?" kata Joko sambil menyentuh pipi Ayu dan mengelus rambut Ayu
" Bahagia katamu.... kamu meninggalkan ku dan Dira, kamu selalu pulang tengah malam dengan sempoyongan, aku hanya pemuas nafsu bagi mu, kapan kamu memperlakukan aku dan Dira sebagai keluarga ?" kata Ayu
" Ternyata kamu masih ingat tugas kamu, apa bisa kamu memenuhinya hari ini, kamu terlihat begitu cantik hari ini !" kata Joko sambil menggerayai tubuh Ayu
" Hentikan tangan kotormu itu, jauhkan dari ku." kata Ayu sambil menapis tangan Joko
" Kamu tahu kan apa yang aku lakukan kalau keinginanku tidak terpenuhi ?" kata Joko sambil mengeluarkan pisau yang disimpannya.
__ADS_1
" Hentikan... Jangan lakukan itu, aku akan melakukannya, tapi tidak disini." kata Ayu, dia melihat sekeliling dan menjalankan mobilnya.
Mereka menuju ke sebuah hotel yang sangat jauh dari kota, Ayu sengaja melakukan nya agar tidak ada yang tahu tentang hari ini.
Setelah masuk kekamar, Joko langsung menerkam Ayu melampiaskan hasratnya dengan buas kepada Ayu.
Beberapa saat berlalu, Joko sudah puas. Ayu mendorong tubuh Joko kesamping, berdiri dan mencari pakaiannya.
" Jangan pernah mencariku lagi." kata Ayu sambil memberikan segebok uang kepada Joko
" Hah.... Segini mana cukup ?" kata Joko
" aku menginginkan lebih." joko menarik Ayu kembali dalam pelukannya.
"Hentikan.... apa yang kamu maksud ?" tanya Ayu
" bukankah suamimu kaya ? Biarkan aku berkerja dekat dengan suamimu, tidur dengan nyaman dirumahmu. Dan tentang anak kita aku juga ingin bertemu dengannya."kata Joko
Ayu terdiam, dia memikirkan suatu rencana. Dia bisa merebut harta Hermansyah dengan bantuan Joko. Ayu pun tersenyum memikirkan rencana itu.
Dua hari setelah kejadian itu, Joko datang kerumah.
" permisi...apa bapak Hermansyah ada ?"kata Joko
" Ada pak.... Silahkan masuk dulu."kata bi Narti
__ADS_1
bi Narti membawa Joko masuk menemui Hermansyah di ruang tamu. Disana juga ada Ayu dan Dira sedang duduk bersantai
"pak... Ini ada tamu yang mencari bapak ." kata bi Narti
Hermansyah menyuruh Joko duduk, dia menayakan apa yang membuatnya datang ke sini.
" begini pak... Bu Ayu ini adalah teman SMA saya dulu, kemarin kami bertemu dan mendapatkan informasi kalau kantor bapak membutuhkan seorang pegawai. Bu Ayu menyarankan saya untuk datang ke rumah." kata Joko
" Oh... Jadi kamu teman istri saya, ya benar saya memang membutuhkan seorang untuk menjadi menjadi manajer di hotel saya. Boleh saya lihat berkas lamarannya" kata Hermansyah
Joko memberikan map berisi lamaran kerjanya, ketika Hermansyah membaca, Joko mencuri-curi pandang. Dia melihat Dira yang duduk tidak jauh dari Hermansyah sedang membaca majalah.
" anakku tumbuh dengan sangat baik." pikir Joko
Joko juga melihat ke arah Ayu, mereka bermain mata untuk memberi kode agar Joko bisa diterima.
" Riwayat kerjamu juga sangat bagus, pendidikanmu juga lumayan bagus, karna kamu sesui dengan kedudukan ini, jadi saya terima." kata Hermansyah.
*******
Setelah kejadian 1 tahun yang lalu itu, Joko masuk dalam kehidupan Hermansyah menjadi orang kepercayaan Hermansyah. Joko perlahan memanipulasi Hermansyah untuk membeci Manda.
Joko juga mengarang sebuah cerita bagaimana kehidupan Manda diluar agar Hermansyah membenci Manda. Diceritakan Manda yang selalu keluar malam dan hidup hura-hura diluar sana.
Dia juga yang membuat Hermansyah memberikan harta, saham, dan aset-aset penting kepada Dira atau Ayu.
__ADS_1