
Kabar itu menyebar dengan cepat, polisi juga masih mengawasi perkebunan Kardi, Pengunjung mulai berkurang karena mendengar kabar anak pemilik penginapan terseret kasus kriminal. Manda mendengar banyak orang sedang membicrakan Rizki, dia mencoba kuat dan tersenyum tapi ketika dia sendiri dia tidak bisa menahan air matanya.
Polisi terus menyelidiki keberadaan Rizki. Meskipun keluarga tetap diam, tapi polisi masih bisa mencari informasi dari luar dan akhirnya tahu keberadaan Rizki. Manda mencoba menghubungi Rizki dan kemarin tapi tidak bisa entah karna jaringan atau apa Manda tidak tahu, dia merasa kesal karna Rizki tidak pernah menceritakan hal ini kepadanya.
Dari kejauhan mas Edo berlari menemui pak Kardi. Nafasnya yang terengah-engah terdengar begitu keras. Kardi mencoba menengangkan Edo agar dia bisa bercerita pelan-pelan. Manda mendengar Edo cerita kalau polisi sedang berada dipelabuhan, dia akan pergi ke pulau sebrang menjemput Rizki membawanya untuk diselidiki. Manda berjalan mendekati Edo dan betanya lebih jelasnya.
Setelah mendengar penjelasan dari Edo, Manda meminta Kardi untuk mengantarnya ke pelabuhan. Kardi segera mengambil mobil, tidak hanya Manda, dia juga sangat khawatir kepada Rizki. Kardi tidak percaya kalau Rizki ikut andil dalam pembobolan bank tersebut. Meskipun dia tahu semua bukti memang mengarah kepadanya tapi Kardi masih saja yakin kalau Rizki tidak terlibat.
Beberapa jam kemudian mereka sampai dipelabuhan, memang banyak polisi yang berada disana. Tapi belum terlihat tanda-tanda perahu tiba dari pulau sebrang. Manda berjalan mendekati laut tapi Kardi menghentikannya. Cuaca juga semakin buruk, terdengar genuruh yang keras dan angin mulai datang. Kardi mengajak Manda menjauh dari pelabuhan.
" Manda tenangkan dirimu, tidak akan terjadi apa pun kepada Rizki. Aku tidak akan membiarkan siapa pun membawa Rizki pergi dari kita." kata Kardi
Manda menatap Kardi yang berkata penuh keyakinan . Meskipun Manda tahu kemungkinan benar Rizki memang terlibat. Polisi juga menjelaskan kalau Aldo telah mengakui semuanya. Yang Manda takutkan adalah Rizki tidak berada disisinya ketika anak mereka lahir.
__ADS_1
Manda dan Kardi berteduh disebuah warung tidak jauh dari pelabuhan. Hujan turun dengan begitu deras, perasaan Manda tidak tenang. Ada banyak ketakutan yang menyelimuti hati Manda. Dia menatap langit yang begitu hitam, hujan turun dengan sangat deras.
Dari kejauhan datang sebuah perahu yang biasa membawa para pekerja. Manda berlari mendekat melihat kalau saja Rizki bersama mereka. Kardi berlari menghentikan Manda tapi Manda tidak menghiraukannya, dia terus berlari mendekati parahu itu. Hanya ada beberapa orang disana, tidak ada Rizki bahkan polisi pun juga tidak ada. Salah satu dari penumpang perahu itu berlari menemui polisi yang lain.
Manda binggung dengan apa yang terjadi, dia melihat dari kejauhan polisi tampak begitu cemas dan sibuk menelpon. Kardi membawa Manda berteduh, dia khawatir sesuatu akan terjadi kepada Manda. Beberapa saat kemudian datang tim penyelamat, mereka mengitrogasi para penumpang kapal.
Melihat semua kehebohan itu, Manda memberanikan diri bertanya kepada salah seorang polisi.
" Pak... Maaf apa yang terjadi ?" kata Manda dengan nada pelan
Kardi melihat itu, dia menghentikan tangan polisi itu untu tidak terus mendorong Manda.
" Apa bapak tidak lihat ? wanita ini sedang hamil, mengapa bapak kasar sekali ? " kata Kardi
__ADS_1
Polisi itu melihat ke arah Manda, dia terlihat menyesali perbuatannya akhirnya dia mengajak Manda dan Kardi berteduh ke sebuah bangunan. Polisi itu bertanya siapa mereka, mengapa mereka berada di tempat ini. Kardi maju kedepan, dia menjawab kalau dia adalah ayah dari Rizki dan wanita yang bersamanya adalah istri dari Rizki orang yang dicari-cari oleh polisi.
Mendengar jawaban dari Kardi, polisi itu membawa mereka menemui komandan yang sedang rapat dengan tim penyelamat. Ketika mereka datang komandan terlihat binggung kenapa anak buahnya membawa dua orang warga.
Polisi itu memberitahu siapa Manda dan Kardi. Komandan berdiri menemui mereka yang masih berdiri dengan binggung.
" Mari sini.... Aku akan memberitahu kalian sebuah kabar. Tapi aku harap kalian akan kuat." kata komandan polisi itu yang menatap Manda dengan pilu.
Mendengan dan melihat tatapan komandan, hati Manda bergetar, rasa takut mulai menghantui perasaan Manda.
Suara komandan yang tadi keras kini berubah menjadi pelan, Dia terlihat menahan suaranya. Perlahan dia memberitahu Kardi dan Manda kalau anak buahnya tadi sudah berhasil menangkap Rizki di sebuah proyek, Rizki tidak melawan. Tapi ketikan menyebrangi laut untuk kesini datang badai dan ombak yang sangat tinggi.
Ombak itu mengulung perahu yang ditumpangi Rizki dan para polisi. Sampai saat ini keberadaan para penumang perahu itu masih belum ditemukan. Apa lgi cuaca yang masih tidak mendukung.
__ADS_1
Petir yang terdengar dilangit bagai menyambar hati Manda saat itu juga. Dia hanya tertegun mendengar komandan menceritakan semua kronologi kejadian. Suara komandan yang lantang terdengar semakin pelan, pelan dan pelan. Dan Manda pun kehilangan kesadarannya.