
Hari ini Intan tidak pergi kerja, mereka terus membahas bagaimana baiknya untuk kebaikan bersama. Setelah mengetahui apa alasan Manda dan mengapa dia ingin pergi Intan dan Indra pun mengerti, mungkin memang berat untuk Manda kalau dia harus terus tinggal di kota ini.
Keputusan pun di buat, benar Manda akan pergi meninggalkan kota ini. Tapi tidak sendiri, Indra akan ikut bersama Manda kemana pun dia akan pergi.
" tapi kak... Apa tidak kerepotan nanti mas Indra nya ?" kata Manda
Indra dan Intan saling memandang memastikan kalau Indra tidak keberatan apa pun yang terjadi nanti.
" aku tidak keberatan direpotkan oleh mu dan Shaka." kata Indra.
Manda pun tidak mau berdebat lagi, kalau Indra mau membantunya dengan senang hati dia akan menerima bantuan itu, karna memang benar berat buat Manda kalau dia pergi sendiri.
" Jadi.... Kita tentukan dulu kota tujuannya." kata Intan
Setelah berfikir cukup lama akhirnya kota Jogja lah yang di pilih Manda untuk tujuan mereka pindah. Indra juga mempersiapkan semuanya, baik pekerjaan atau pun kebutuhan mereka nanti di sana. Indra juga mencari informasi tempat tinggal yang nyaman di sana.
" Indra kamu masih ingat dengan Sella ?" tanya Intan
Indra berfikir sejenak mengingat-ingat kembali siapa Sella.
__ADS_1
" Sella yang mana ?" tanya Indra yang berlagak bodoh.
" Sella teman dekat kamu dulu " kata Intan
Indra tersenyum, sebenarnya dia ingat Sella, tapi sudah lama sekali dia tidak berkomunikasi dengan Sella takut kalau nanti akan merepotkan dia.
" aku ingat kok, Sella oktaviana kan, terakhir dia memang bilang akan pindah ke jogja. Tapi setelah dia pindah kesana aku tidak lagi berkomunikasi dengan dia." kata Indra
Intan mengambil ponselnya, dia melihat kontak dan beberapa pesan. Kalau tidak salah beberapa hari atau minggu yang lalu, Sella pernah mengirimkan pesan kepadanya.
" naaah.... Beberapa hari yang lalu, dia mengirimkan pesan kepadaku, dia menanyakan bagaimana kabarmu. Karena aku sedang sibuk waktu itu aku tidak membalas pesannya. Dia tidak lagi mengirimkan pesan, apa dia tersinggung atau marah ya." kata Intan.
Intan pergi keluar sambil mencoba menelpon Sella, sekedar menanyakan kabar dan minta maaf kepadanya.
" Hallo kak... Apa kabar.....?" suara Sella dari ponsel
Intan sangat bahagia Sella mengangkat panggilannya, pertama-tama dia basa-basi menanyakan kabar dan minta maaf karna tidak membalas pesannya waktu itu. Setela lama berbincang, Sella juga mengerti kalau Intan memang sibuk.
Intan juga menanyakan dimana keberadaan Sella saat ini. Dan Sella pun menjawab dia berada di Jogja saat ini dia ingin memulai usahanya sendiri di sana. Intan sangat bahagia mendengar Sella berada di Jogja, dia memberitahu Sella kalau dalam waktu dekat Indra akan pergi ke sana dan akan tinggal lama disana. Dia juga meminta bantuan Sella untuk membantu Indra mengenal kota itu.
__ADS_1
Sella mengiyakan permintaan Intan karena dia juga sangat bahagia Indra akan kesana.
" kak.... Kalau boleh tahu, ada urusan apa Indra datang kesini ? Apa ada urusan pekerjaan atau apa ?" tanya Sella
Intan berfikir cukup lama untuk menjawab pertanyaan Sella, dia tidak berani berkata kalau Indra datang kesana dengan seorang perempuan yaitu Manda. Intan tahu betul itu akan menyakiti Sella karena dia dulu sempat suka kepada Indra.
" kak.... Ceritakan semua kepadaku ! Aku tidak bisa membantu kalau tidak tahu alasan dan tujuan Indra datang kesini. " kata Sella.
Akhirnya Intan menceritakan semua kepada Sella. Tentang tujuan Indra dan kepergiannya dengan Manda. Tidak ada yang terlewatkan semua sudah diceritakan kepada Sella secara detail. Intan hanya berharap tidak ada kata atau cerita darinya yang menyakiti Sella.
" Sella maafkan kakak... Aku tahu perasaan kamu kepada Indra selama ini, tapi aku juga tidak bisa mengatur kepada siapa Indra akan menaruh hatinya." kata Intan
Terdengar suara helaan nafas panjang dari Sella, Intan tahu mungkin Sella masih menyimpan perasaan kepada Indra tapi dia juga tidak ingin menutupi semua.
" Tidak apa-apa kak, aku baik-baik saja kok, aku juga bahagia kalau Indra bisa bahagia, aku juga bahagia bisa membantu Indra di sini." kata Sella.
" Tapi ada satu masalah la.... Sebenarnya Indra tidak pernah menyatakan perasaannya kepada Manda, dan sepertinya Manda tidak menaruh hati kepada Indra. Terlihat sekali kalau Manda masih sangat mencintai mendiang suaminya. Kamu harus berfikir pisitif siapa tahu kalau nanti kalian bertemu kalian akan berjodoh. Baiklah... Aku akan membicarakan ini kepada mereka, nanti aku akan mengabarimu kembali." kata Intan.
Setelah mendapat kepastian dari Sella, Intan memberitahu Indra dan Manda, membicarakan rencaan mereka disana akan dibantu Sella dan mempersiapkan semuanya.
__ADS_1
Indra sedikit khawatir, dia sebenarnya tahu kalau Sella dulu pernah memiliki rasa kepadanya. Dia sempat menghidar karena takut persahabatan mereka akan memburuk. Tapi setelah Sella pergi ke Jogja dia tidak lagi berkomunikasi dengan Sella. Dia takut nanti akan merasa canggung jika bertemu. Tapi dia juga tidak begitu mengenal kota Jogja, itu juga kota pilihan Manda. Akan lebih baik kalau ada seseorang yang mengenal kota itu yang akan membatunya dan Manda.
Mungkin memang akan canggung tapi, Indra berharap semua akan berjalan dengan baik. Apa lagi dia tahu kalau Sella adalah orang yang baik.