
Ketika malam hari Manda tidak bisa tidur, dia keluar untuk mengambil minum tapi tidak melihat Rizki dimana pun.
" kemana dia pergi ? " gumam Manda
Tidak lama ketika Manda meletakkan gelas, terdengar suara mobil, dia melihat ke jendela. Ternyata itu Rizki.
" Dari mana kamu ? " tanya Manda
" Menggagetkan aku saja, kenapa bangun ? " kata Rizki.
" aku tidak bisa tidur, jadi aku keluar mengambil air minum tapi aku lihat kamu tidak ada, kamu dari mana ? " tanya Manda
" aku membeli ini ! " kata Rizki sambil menujukan kresek yang ada ditangannya.
" aku tahu kamu pasti lapar ."
Manda tersenyum dan mengambil bungkusan itu.
" Nasi padang ? " kata Manda
" kenapa ? kamu tidak suka ? Maaf tapi jam segini aku tidak bisa menemukan makanan lain " kata Rizki
" tidak apa-apa, tiba-tiba aku pengen makan makanan yang pedas-pedas." kata Manda yang tidak sabar langsung memakannya.
Setelah mereka makan, mereka duduk berdua melihat hujan yang turun malam itu. Rizki melihat Manda, dari wajah hingga ke perutnya yang masih rata.
" apa bisa aku membesarkan anak itu ? " kata Rizki lirih
__ADS_1
" apa.... Aku tidak dengar ? " tanya Manda kemudian dia fokus melihat Rizki berbicara
" aku ingin mempertahankan anak itu, berikan kepadaku kalau dia sudah lahir." kata Rizki
" Maksud kamu ? "
" Jadi pertahankan bayi itu sampai lahir, setelah bayi itu lahir berikan kepadaku, aku akan merawatnya, sedangkan kamu bisa kembali kepada keluarga kamu." kata Rizki
Manda melihat dan mengelus perutnya.
" Dia memang sangat kuat, dia berkembang dengan baik, dia tahu mamanya tidak menginginkannya, tapi dia terus bertahan. Saat aku mendengar detak jantungnya hari ini, hatiku sakit, dia berhak untuk melihat dunia ini. Tapi saat ini aku tidak mempunyai pilihan."kata Manda
Rizki berjalan mendekat, dia menggenggam tangan Manda dan menatapnya.
" Aku akan merewatnya, tugasmu hanya mengandungnya selama 6 bulan lagi." kata Rizki
" Baiklah.... Aku akan mempertahankannya, tapi bagaimana kita akan melewati 6 bulan kedepan." tanya Manda
" tunggu disini...." Rizki mengambil tas memasukkan beberapa baju kedalam tas. Dia juga membawa beberapa barang penting yang disimpannya.
" sudah siap... Ikut aku." kata Rizki sambil menarik tangan Manda.
Rizki menyalakan mobilnya, baru berjalan beberapa meter dia melihat Joko dan beberapa orang sedang menuju rumahnya. Untung saja mereka pergi tepat waktu.
" kalau kamu mengantuk, tidurlah, kalau sudah sampai aku akan membangunkanmu." kata Rizki
" kita akan pergi kemana ? " tanya Manda
__ADS_1
" kita akan ke bandara."
Manda terdiam, mungkin saat ini itulah jalan yang terbaik. Lagi pula hanya 6 bulan setelah itu dia akan kembali lagi kekota ini.
Sampai bandara Rizki langsung mengambil tiket yang dipesannya melalui online. Pesawat berangkat sebentar lagi, mereka harus bergegas.
Dua jam perjalanan, mereka sudah sampai di pulau Lombok, Rizki sudah memesan mobil dari bandara jarak menuju tempat tujuan masih sangat jauh.
" Mobil dari mana ini ? .... Apa kita masih jauh." tanya Manda
" Masih cukup jauh, istirahatlah dulu, aku akan membangunkanmu setelah sampai." kata Rizki sambil mengenakan sabuk pengaman milik Manda.
Mereka pun melaju dengan kecepatan sedang, matahari masih belum bersinar, Manda tidak tahu kemana mereka akan pergi dia hanya percaya kepada pria disampingnya itu.
Rizki mengemudi dengan cepat,dia melihat ke samping, melihat Manda tertidur dengan lelap. Dia tersenyum dan menggenggam tangan Manda.
" percaya padaku." gumam Rizki sambil satu tangannya terus menggenggam tangan Manda.
Matahari mulai mengintip dari ufuk timur. Rizki menghentikan mobilnya. Dia keluar membuka pintu samping dan memberikan jaketnya kepada Manda. Rizki berjalan sedikit masuk sedangkan Manda masih tertidur dengan lelap.
Manda membuka matanya, mobil sudah berhenti, dia melihat keluar ternyata hari sudah pagi. Dia melihat kesamping tapi Rizki tidak ada. Dia membuka pintu dan berjalan keluar.
Rizki sedang berdiri memandang dengan tajam kedepan.
" apa yang kamu lihat ? " tanya Manda yang membuat Rizki kaget
" kamu sudah bangun ? lihatlah....indah bukan, disinilah aku dibesarkan." kata Rizki
__ADS_1
Manda melihat kedepan, sungguh pemandangan yang sangat indah. Alam terbentang luar, udara juga sangat sejuk.