
Manda merasa rumah ini sudah sangat berubah, dia tidak merasa nyaman lagi tinggal dirumah ini. Dia berjalan menyusuri taman, tidak sengaja melihat Joko datang kerumah.
" paman siapa ? Aku tidak pernah melihat paman sebelumnya" tanya Manda
" oh... kamu Manda ya, kenalkan nama ku Joko. Aku datang kesini untuk menjemput pak Hermansyah, ternyata kamu sudah kembali, bagaimana kehidupanmu disana." kata Joko
"Paman kenal sama aku, kenapa paman bicara seperti itu kepadaku ?" tanya Manda.
" Kalau kamu merasa lebih enak berada di luar negeri lebih baik kamu kembali kesana." kata Joko sambil tersenyum sinis.
Joko meninggalkan Manda dan langsung masuk kedalam rumah. Didepan dia bertemu dengan Dira, Manda melihat dari kejauhan. Joko begitu ramah kepada Dira tapi begitu sinis kepada Manda.
" Dira..... Kamu mau kemana ?" tanya Manda sambil menghampiri Dira
" aku mau ke kantor, ada apa ?" tanya Dira
" ke kantor ? Apa aku boleh ikut, aku sangat bosan dirumah !"kata Manda
Dira berfikit sejenak
" lain kali ya, hari ini aku ada rapat penting jadi aku tidak bisa menemani mu." kata Dira buru-buru masuk ke dalam mobil.
Manda terlihat sangat kecewa, dia terus melihat Dira pergi. Dira melihat Manda dari sepion mobilnya, dia juga merasa sangat bersalah. Tapi hatinya masih sangat sakit, dia belum bisa menerima Manda yang bisa berhubungan dengan Rizki.
Manda masuk kedalam, dia menemui bi Narti melihat apa yang sedang dikerjakan bi Narti.
"bi apa yang sedang kamu lakukan ?" tanya Manda
__ADS_1
" bibi sedang melihat barang, bibi mau belanja melihat apa saja yang harus dibeli." kata Bi Narti
" belanja.... Apa boleh aku ikut ?" kata Manda
" tapi bibi mau belanja ke pasar non, bukan mall atau supermarket. Apa non Manda tetap mau ikut ?" tanya Narti
" iya bi... Manda ikut, Manda kesepiaan dirumah." kata Manda.
Manda bersiap ikut dengan bi Narti, di depan sudah ada pak Eko yang menunggu.
" non Manda sudah lama kembali ?"tanya Eko
" Pak Eko apa kabar... Manda sudah beberapa hari di rumah." kata Manda
" Alhamdulillah bapak baik non, bapak tidak tahu non Manda sudah pulang, bapak cuti 1 minggu karna anak bapak lagi sakit."kata Eko
" Hai... Apa kabar ?"kata Manda yang berdiri dibelakang Rizki
Rizki mendengar suara yang tidak asing, dia melihat kebelakang. Rizki melihat Manda berdiri tidak jauh darinya. Rizki juga melihat ke sekeliling dengan siapa Manda datang.
" Dengan siapa kamu datang?" tanya Rizki
" Ayo kita masuk dulu."
" Tidak disini saja, aku hanya sebentar melihat apa kah kamu sudah mendingan ?"kata Manda
" Aku ini laki-laki, laki-laki harus tangguh." kata Rizki
__ADS_1
" apa ini bengkel kamu ?" tanya Manda sambil melihat kesekeliling.
" Iya hanya bengkel kecil. " kata Rizki
" oh ya... Aku harus segera pergi... Lain kali aku akan datang lagi." kata Manda sambil berlari keluar.
Rizki hanya terdiam melihat Manda pergi meninggalkan dia, dia melanjutkan pekerjaannya tapi sesuatu menghentikannya. Sepertinya dia melihat seseorang sedang mengawasinya. Tapi Rizki tidak memperdulikannya
Manda sampai dirumah, Hermansyah sudah ada dirumah terlihat dia sedang sangat marah.
Manda kaget melihat banyak orang dirumah. Paman yang tadi pagi dilihatnya pun juga ada.
" Pa.... Papa sudah pulang ?" tanya Manda
" Manda.... Berapa kali papa harus bilang, jauhi pria ini...." kata Hermansyah sambil melempar foto
Manda memungut foto itu dan melihatnya, ini adalah foto tadi saat dia berada di bengkel Rizki.
" Pak.... Manda bisa menjelaskan, Manda hanya mampir karena melihat dia, Manda hanya ingin memastikan kalau dia baik-baik saja. Lagi pula Manda disana hanya sebentar." kata Manda
" Manda.... Lihatlah dia, dia tidak sepadan dengan mu, berapa kali papa bilang kamu harus menjauhi pria seperti dia."kata Hermansyah
" Pa.... menurut papa, pria yang seperti apa yang baik untuk Manda ? Rizki benar-benar pria yang baik pa, tidak seperti yang papa pikirkan." kata Manda
"Pria yang baik.... Pria yang membawa kekamar seorang wanita. Entah apa yang kamu lakukan dengannya didalam kamar itu." kata Heramansyah
" pa.... Papa sungguh keterlaluan." kata Manda sambil pergi menuju kamarnya.
__ADS_1
Terdengar suara tangis yang dibenamkan dalan bantal. Manda merasa hidupnya tidak sama lagi dengan dulu. Papa yang dulu sangat menyayanginya sekarang berubah tidak menyayanginya sama sekali. Sedikit penjelasan saja tidak didengarnya sama sekali.