BACK YOUNG

BACK YOUNG
33. Tom and Jerry


__ADS_3

...Hallođź‘‹...


...HAPPYREADINGđź’śđź’¬...


GDORR..GDORR


"Lo jangan gedor nanti pintunya tambah tidak bisa di buka gimana?" Tanya Jovan tajam.


"Ya terus kita harus gimana? Gue teriak salah gue gedor gak boleh, terus gue harus apa? Gue gak mau terkunci sama manusia azab kayak lo! Gue takut kalau gue tertular azab!" Keluh Feby.


"Gini aja deh konsepnya, gue juga benci sama lo! Lo jangan berpikir kalau gue mau terkunci berdua sama lo! Gak, gue juga gak sudi!" Ucap Jovan.


"Kalau lo gak sudi kenapa lo gak berusaha buka pintu? Lo gak sudi tapi lo ngelarang gue minta pertolongan." Kesal Feby.


"Gunakan handphone lo!" Ucap Jovan dingin.


"Tas gue di simpen di luar! Pake handphone lo aja!" Ucap Febym


" Gue juga gak bawa! Tas gue di gantung di luar." Ucap Jovan membuat Feby eneg.


"Udah deh jangan dulu debat! fokusin dulu buka tuh pintu." Ucap Feby pasrah.


Jovan mencoba lagi membuka pintu, kali ini ia menggunakan tenaga dalam agar pintunya terbuka.


BUGH


Bukannya terbuka tapi ia malah tak sengaja mencopot knop pintu dan sikunya tidak sengaja membogem hidung Feby sehingga Feby terlonjat kebelakang.


Feby menyentuh hidungnya, ia terkejut saat merasakan kalau hidungnya mengeluarkan cairan berwarna merah. Jovan yang melihat itu ia merasa bersalah karena telah melukai hidung Feby sampai berdarah tapi seketika ia tersadar, Feby juga pernah mencelakai Tania jadi apa yang di lakukannya sekarang akan sebanding dengan apa yang di lakukan Feby dahulu pikirnya.


"Lo..lo gak apa-apa?" Tanya Jovan gugup.


Jovan menatap tajam Jovan seperti mau menerkam "AHHKK! LO APAIN HIDUNG GUE? LO PUNYA MASALAH HIDUP APASIH SAMA GUE?" Teriak Feby menahan amarahnya.


"HIDUNG GUE BERDARAH! BANGSAT LO JOVAN!" Teriak Feby karena tidak bisa menahan amarah.


Jovan mengeluarkan sapu tangannya dari dalam saku celananya, ia tidak membawa tissue jadi ia memberikan sapu tangannya.


"Buat bersihin hidung lo!" Ucapnya sambil menyerahkan sapu tangan.


"BERSIHIN HIDUNG! BERSIHIN HIDUNG! LIHAT HIDUNG GUE PAKE MATA LO ITU! LIAT BANGSAT!" Teriak Feby semakin mengencang.


"UDAH GUE LIHAT! UDAH! TERUS APA? HAH?" Tanya Jovan tak kalah berteriak.


"WAHH GAK BISA DI BIARIN! LO TANGGUNG JAWAB! LO UDAH BIKIN HIDUNG GUE BERDARAH TAPI LO KAGAK TANGGUNG JAWAB!" Jawab Feby kesal setengah mati.


"FEBY? FEBY DI DALAM?"


"JOVAN? LO DIDALAM? JOVAANN!"


Teriak seseorang dari luar. Mendengar itu Feby langsung buru-buru menggedor pintu.


"IYA GUE DISINI! GUE DI DALAM SINI!" Sahut Feby.


"HANI? ITU LO KAN? TOLONGIN GUE TERJEBAK DI DALAM SINI " Rengek Feby sambil menggedor-gedor pintu.


•••


Setelah melewati berbagai drama percekcokan sengit. Kini Feby dan Jovan sudah berada di luar gudang. Kalau saja Hani dan Chelsea tidak kembali ke gudang sudah bisa di pastikan kalau Feby akan terjebak sampai besok.


"Jovan kamu gak papa? Tangan kamu kenapa berdarah?" Tanya Chelsea khawatir dengan keadaan Jovan.


Feby melirik tangan Jovan dan benar saja tangannya sedikit berdarah, mungkin karena efek terlalu zalim kepada Feby.


"Hidung kak..lo kenapa berdarah?" Tanya Hani.


Feby melirik Jovan sinis "Gara-gara si manusia azab nih! Hidung gue jadi korban." Jawab Feby.


Tanpa berucap apa-apa Jovan pergi dari sana, sambil membawa tasnya yang di gantung di paku. Karena Jovan sudah pergi Chelsea pun pergi menyusul Jovan dan sekarang tinggal lah Hani dan Feby yang berada disana.


"Kakak beneran gak papa?" Tanya Hani memastikan.


"Gue gak papa cuma pusing aja, mungkin karena hidung gue berdarah kali ya?" Jawab Feby santai.


"Kak, tadi saat aku buang sampah aku dapat pesan dari nomor tidak di kenal." Ucap Hani ragu-ragu.


"Pesan apa?" Tanya Feby tidak mengerti.


"Ini." Jawab Hani sambil memperlihatkan handphonenya.


085xxxx


|Bilang pada Feby untuk jangan terlalu percaya pada siapapun!


|Gue udah tahu semuanya!


^^^Ini siapa?|^^^

__ADS_1


^^^Maksud lo apa? Apa yang lo tahu?|^^^


^^^Dilihatâś”^^^


^^^Hei! Bales dong!|^^^


|berhubungan si Feby hilang ingatan jadi untuk sekarang, gue gak akan kasih tahu siapa gue


|good luck!


^^^Hei lo siapa sih?|^^^


^^^Kok lo tahu Feby hilang ingatan?|^^^


^^^Apa hubungan lo sama Feby?|^^^


^^^Dilihatâś”^^^


Feby terkejut melihat isi pesan dari handphone Hani. Nomor itu adalah nomor orang yang pernah mengirim pesan misterius kepadanya dulu.


"Itu..gue pernah di chat sama orang yang punya nomor itu." Ucap Feby membuat Hani terkejut.


"Serius? Kok bisa sih? Apa jangan-jangan dia punya masalah hidup sama Feby?" Tanya Hani.


"Gue pikir juga begitu! Akkh! Ini definisi satu masalah merepotkan semua orang! Si Feby kenapa sih? Doyan banget cari masalah." Gerutu Feby jengah dengan masalah hidupnya.


"Kakak emang gak ingat sedikit pun? Maksud aku emm.. Dari ingatan Feby gitu" Tanya Hani berbelit membuat Feby semakin tidak mengerti.


"Lo kalau ngomong yang bener dong, jangan berbelit." Ucap Feby.


"Nggak, ayo kita ke kelas biar masalah ini di diskusikan bareng Bu Rena, lumayan berbagai masalah biar kita gak terlalu pusing." Ucap Hani.


"Oho, benar juga ya. Yasudah nanti kita diskusikan bareng Bu Rena biar pusingnya rame-rame!" Ucap Feby final sambil terkekeh.


----


"Lo tadi dari mana?" Tanya Nanda yang duduk di depan Feby.


"Habis nge begal Gue." Jawab Feby seraya melipat kedua tangannya.


"Eh lo tahu gak?" Tanya sehan membuat jiwa kepo Feby bergejolak.


"Nggak! Emangnya ada apa?" Jawab Feby cepat.


"Si Natalie udah sekolah lagi." Jawab Sehan bersemangat.


"Woi woi tenang bro! Penghapus gue jangan di jadin kambing Hitam!" Seru Nanda tidak terima kalau menghapusnya jadi korban kegirangan Sehan.


"Demi apa gue seneng banget si Queen udah kembali." Ucap Sehan menahan nafasnya


"Seseneng itu lo lihat si Natalie sekolah lagi?" Tanya Feby menatap jahil Sehan.


"Ya iyalah! Gila banget kalau lelaki yang ada disini gak bagja denger Natalie kembali." Jawab Sehan melebih-lebihkan fakta.


"Cantikan siapa gue sama Natalie?" Tanya Feby.


Sehan tampak berpikir kalau dia menjawab takut kalau Feby tersinggung "Kayanya yang ini haram deh untuk di jawab." Jawab Sehan beranjak dari duduknya, setelah itu ia pergi dan ikut konser bersama teman-temannya


"Nan gue mau tanya boleh gak?" Tanya Feby ragu.


"Tanya apa?" Jawab Nanda bertanya


"Gue udah dari dulu udah jadi korban bullying ya?" Tanya Feby hati-hati


"Setahu gue, lo mulai di bully awal kelas 11, kalau gak salah sih." Jawab Nanda.


"Oh." Monolong Feby.


"Terus lo tahu itu siapa?" Tanya Feby sambil menunjuk seorang wanita yang tengah bermain handphone.


"Oh itu? Itu Lauda, kenapa emangnya?" Jawab Nanda.


"Lauda? Apa dia most wanted?" Tanya Feby melupakan pertanyaan Nanda.


"Iya dia most wanted, dia sering di jodoh-jodohkan dengan Benua, eh tapi kok lo kayak orang baru disini sih? Lo kenapa?" Tanya Nanda menyeringit.


"Maksud lo?" Tanya Feby tidak mengerti.


"Lo kayak orang baru disini gitu, lo kayak nggak kenal sama temen sekelas." Jawab Nanda.


"Oh itu.. Tapi lo jangan kasih tahu siapa-siapa ya? Sebenarnya gue itu amnesia, dulu gue ngalami kecelakaan jadi gue, gini deh seperti sekarang." Jawab Feby berbisik agar tidak ada yang mendengar.


"Apa? Ah yang benar lo?" Tanya Nanda tidak percaya.


"Gue berkata jujur, gue bahkan gak tahu tentang hidup gue." Jawab Feby.


"Tenang Feby! Gue akan bantu lo untuk mendapatkan otak lo lagi." Ucap Nanda teguh.

__ADS_1


"Eyy! Ingatan, bukan otak! Otak gue masih ada di dalam kepala gue." Seru Feby memandang julid Nanda.


"Back to topic ya Nan, jadi siapa Lauda itu?" Tanya Feby serius.


"Cucu dari donatur terbesar sekolah ini." Jawab Nanda.


"Cucu? Siapa nama kakeknya?" Tanya Feby merasa penasaran.


"Gak tahu, belum pernah denger." Jawab nanda membuat Feby mendesah kecil.


"Dia peringkat berapa di kelas ini?" Tanya Feby lagi.


"Peringkat dua, asli deh gue penasaran dari awal masuk sekolah Lauda itu selalu menjadi peringkat kedua tidak ada peningkatan atau pergeseran." Jawab Nanda keheranan.


"Terus yang peringkat pertama siapa?" Tanya Feby semakin penasaran.


"Siapa lagi kalau bukan dia." Jawab Nanda sambil menunjuk seseorang yang sedang belajar.


"Dari awal masuk sekolah sampai sekarang Tania paling The best! Tiada tandingan dengan kapasitas otaknya." Jawab Nanda membanggakan Tania.


"Terus lo peringkat berapa?" Tanya Feby.


"Hehe..buat peringkat yang kemarin, gue bisa di bilang ada kemajuan sih, yang awalnya peringkat 999 jadi 990." Jawab Nanda merasa bangga dengan peringkatnya.


"Gila itu mah bukan peringkat tapi angka Dajjal." Ucap Feby tertawa.


"Lo tau gak peringkat lo berapa? Lo peringkat terakhir 1000, lebih mending gue daripada lo." Feby mendadak terdiam mendengar ucapan Nanda.


"FEBY REZA NYARIIN LO!" Teriak seseorang dari ambang pintu.


"REZA SIAPA? REZA ARAP OKTAVIAN BUKAN?" Ucap Feby bertanya.


"Bukan ini mah Reza most wanted." Jawab orang itu.


Mendengar itu, semua yang ada di sana langsung bisik-bisik dan memandang Feby iri.


"Bilangin gak nerima tamu gituh." Ucap Feby.


"BURU 'CEPAT', FEBY KATA SI REZA." Teriak orang itu membuat Feby berdecak.


Mau tidak mau Feby harus mau. Ia bangkit dari duduknya dan segara menemui Reza yang berada di luar kelasnya.


"Ada apa?" Tanya Feby memandang malas Reza.


"Gue mau minta nomor." Jawab Reza.


"Nomor? Nomor siapa? Nomor gue?" Tanya Feby.


"Bukan tapi nomor si dia." Jawab Reza menggantung.


"Nomor siapa? Nomor gue?" Tanya Feby sudah gr.


"Nomor temen lo." Jawab Reza sambil melihat kanan-kiri.


"Si Nanda?" Tanya Feby memastikan.


"Bukan! Temen lo yang itu loh! Ah lo mah gak jelas! Gak jadi ah lo nya gak peka!" Jawab Reza seraya pergi dari pandangan Feby. Sedangkan Feby? Ia memandang Reza dengan pandangan sulit di artikan.


"Ada Aqua?" Ucap Feby mengusap wajahnya kasar.


...See you next partđź‘‹...


...Kalo part nya garing? Komen ...


...setiap chapter pasti ada yang seru ada juga yang tidak jadi maapin kalo part ini garing👍...


...Kalo part nya seru? Komen...


...Kalo punya saran dan kritik? Komen...


...Kalo mau demo? Komen...


...Kalo mau mengusulkan cast? Komen...


...Kalo ada typo? Komen...


...SHIPPER VENUS MANA SUARANYA?...


...SHIPPER BENUA MANA SUARANYA?...


...SHIPPER JOVANKA MANA SUARANYA?...


...PENDUKUNG TRIO GEN MANA SUARANYA?...


...Ig. @destifahila...


D E S T I F A H I L A

__ADS_1


__ADS_2