
...Hallo🤗...
...HAPPYREADINGđź’ś...
"Kayanya pertanyaan lo gak harus gue jawab deh," Ucap Benua sambil mengelap sendok menggunakan bajunya.
"Gak papa sih kalau gak mau di jawab, gue juga gak maksa."Â Ucap Feby sambil mengambil makanannya yang sempat tertunda.
"Lo kenapa putus sih? Natalie kan cantik?" Tanya Feby membuat aksi makan Benua terhenti.
"Lebih cantikan lo." Jawab Benua melanjutkan acara makannya.
Feby langsung terdiam setelah mendengar jawaban dari Benua, sebelumnya ia tidak pernah di gombalin sepeti itu.
"Gila! Gombalan fuckboy keras juga ya." Ucap Feby kagum.
"Gue gak ngegombal, gue ngomong serius!" Ucap Benua masih fokus makan.
"Gue cantik? Serius? Apa kecantikan gue menandingi Lisa blackpink?" Tanya Feby kegirangan.
Benua mengangkat kepalanya menatap Feby, ia meneliti wajah Feby 'cantik' satu kata itu langsung hinggap di pikiran Benua.
"Gak sih, paling mentok jadi Nassar black market." Jawab Benua berusaha menahan tawanya.
Wajah Feby langsung berubah menjadi datar "Gila lo! Lo gak gue kasih ampun." Ucap Feby langsung menyantap makanannya.
"Ben lo serius mantan Natalie?" Tanya Feby membuat Benua jengah, bagaimana tidak? Feby sudah beberapa kali menanyakan hal itu.
"Lo gak bosen nanya itu terus?" Tanya Benua.
"Nggak! menurut gue, lo itu sebanding sama Natalie jadi gue gak percaya kalau kalian putus."Â Jawab Feby.
"Buka mulut lo." Ucap Benua membuat Feby tidak mengerti.
"Memangnya kenapa?" Tanya Feby.
"Buka aja." Ucap Benua.
Feby pun membuka mulutnya dan setelah itu Benua memasukan nasi dan daging kedalam mulut Feby.
"Biar lo gak banyak nanya, gue bosen dengar kata Natalie." Ucap Benua.
"Lwo swuswah mwove won ywa?" Tanya Feby sambil mengunyah makanannya.
Tuk
"Lo jangan bawa-bawa masa lalu dah! Omongin aja masa depan kita." Jawab Benua sambil menggetok kepala Feby dengan sendok miliknya.
Feby mengusap-usap kepalanya yang terkena getokan dari sendok Benua "AISH! Kepala gue lagi pusing lo malah getok!" Seru Feby tidak terima.
"Makanya lo jang.." Ucapan Benua terpotong karena suara kentut seseorang yang melewati mejanya.
Uukk
"Lo ngentut?" Tanya Feby dengan raut muka antara kesel dan ingin tertawa menjadi satu.
Benua menunjuk seseorang yang lewat itu "Gak! Bukan gue tuh dia." Jawab Benua menunjuk bapak-bapak yang semat melewati mejanya.
Karena aroma gas beracun itu sangat bau, Feby langsung berpindah tempat duduk, yang tadi awalnya di hadapan Benua kini ia pindah ke samping Benua.
"Gak sopan banget tuh si bapak." Gerutu Feby.
"Lo sekarang tahu kan? alasan kenapa gue suka pilih-pilih? Karena di tempat kayak gini orang-orangnya gak disiplin," Bisik Benua kepada Feby yang duduk di sebelahnya.
"Hellow! Gak semua orang-orang di tempat sini seperti itu ya! Dan juga gak semua orang-orang yang ada di tempat mewah selalu bersih dan di siplin!" Kilah Feby.
__ADS_1
"Setidaknya mer.." Lagi-lagi ucapan Benua terpotong.
"Lebay lo! selesai makan kita pulang, gue mau BBM-an." Ucap Feby, ia sudah sangat malas kalau sudah mendengar tentang kedisiplinan ataupun kehigienisan dari mulut seorang Benua.
"BBM-an? Berarti lo punya pacar?" Tanya Benua serius.
"Punya," Jawab Feby.
Mendengar jawaban dari Feby, raut muka Benua langsung berubah "Siapa?" Tanya Benua.
"Jaehyun nct." Jawab Feby membuat Benua kembali lega.
Benua menghela nafas panjang untuk menetralkan nafasnya. Tiba-tiba matanya tak sengaja melihat rambut Feby yang terlihat berantakan, Benua sangat geram melihat sesuatu yang menurutnya kurang rapih, karena itu Benua melepaskan gelang karet berwarna hitam dari tangannya.
"Rambut lo kusut banget kayak pantat sapi! Gue gak suka lihat sesuatu yang mengganggu mata!" Ucap Benua merapikan rambut Feby setelah itu ia mengikatnya menggunakan karet gelang miliknya.
Sedangkan Feby? Ia masih diam terpaku melihat Benua mengucir rambutnya, padahal rambutnya berantakan karena gara-gara di kejar anjing tadi.
"Si beben kenapa? kok gue jadi Awkard ya?" Batin Feby.
Feby menyentuh rambutnya yang sudah di ikat, di kucir rambut ternyata tidak terlalu buruk pikirnya.
"Makasih," Ucap Feby merasa canggung sendiri.
"Tumben lo ngucapin makasih." Tanya Benua, padahal sebelumnya ia merasa tidak pernah mendengar ucapan terima kasih yang keluar dari mulut Feby.
"Teng yu, kalau lo gak ngerti bahasa yang tadi sekarang gue ngucapin terimakasih nya pake bahasa Inggris nih." Ucap Feby sombong.
"Teng apa?" Tanya Benua tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Feby.
"Teng yu," Jawab Feby sama-sama heran karena Benua bertanya seperti itu.
"Teng yu apaan?" Tanya Benua masih tidak mengerti.
"Terimakasih itu thank you! Bukan teng yu!" Ucap Benua masih saja tertawa.
"Eoh, itu maksud gue! Tang kyu." Ucap Feby merasa malu sendiri.
"Tang kyu?" Tanya Benua kembali tertawa.
"Apasih ah? Jangan ledekin gue! Mentang-mentang gue gak fasih bahasa Inggris!" Seru Feby kesal karena dari tadi Benua terus tertawa meledeknya.
•••
Sudah hampir dua puluh menit Feby dan Benua menunggu hujan reda, tapi hujannya malah makin deras.
"Terobos aja lah." Ucap Feby kepada Benua.
"Gak! Lo jangan hujan-hujanan nanti basah kalau lo basah, lo bakalan sakit kalau udah sakit nanti lo mati, kalau lo mati gue gak punya temen lagi." Ucap Benua.
"Temen hidup maksudnya." Batin Benua.
"Namanya juga nerobos pasti bakal kehujanan! Lo juga pasti bakal kehujanan, lo bakalan basah, lo bakal sakit terus lo akan mati. Gak papa kita mati barengan." Pekik Feby.
"Gak nyambung! Tunggu sebentar lagi sampai hujannya sudah reda," Ucap Benua.
"Lama! Lagian cuma sampe depan doang, kalau kehujanan juga gak akan basah-basah amat!" Rengek Feby ingin cepat-cepat pulang.
Karena jengkel mendengar rengekan Feby, akhirnya Benua menurutinya tapi sebelum itu ia melepaskan jaketnya dulu untuk di jadikan perisai dari ancaman hujan.
"Deketan sini," Ucap Benua sambil menarik Feby untuk berada di dekatnya.
Benua menggunakan jaketnya sebagai pengganti payung, setelah itu mereka menerobos hujan. Benua merasa terganggu sekaligus ingin tertawa karena Feby berjalan sedikit mendahuluinya dan karena hal itu benua menjadi susah untuk berjalan di tambah lagi kepala Feby masih terkena cipratan hujan
"Lo jangan ngehalangi jalan gue! Jalan nih di samping gue biar pala lo juga gak kehujanan." Ucap Benua langsung merangkul Feby supaya berjalan di sampingnya.
__ADS_1
"Modus banget lo."Â Ucap Feby kepada Benua.
"Bukan modus tapi gue perhatian sama lo!" Kilah Benua menempelkan tangannya di pucuk kepala Feby.
•••
Feby berbaring di ranjang kesayangannya, meskipun kasurnya tidak seempuk seperti kasur yang ada di kehidupannya dulu, tapi Feby tidak mempersalahkan hal itu karena menurutnya kasur yang ini sudah cukup.
Tidak ada angin ataupun gempa tiba-tiba Feby merasa memiliki sebuah ingatan. Feby turun dari kasur dan segera melihat kolong ranjang.
"Gue kalau lihat bawah ranjang kayak begini, bawaannya jadi mikir ada neng Kunti," Gumam Feby seraya melihat bawah ranjang.
Benar saja Feby menemukan sebuah kotak cukup besar dibawah ranjangnya itu, tanpa berpikir panjang Feby langsung mengambilnya.
"Apa si Feby punya harta Karun tersembunyi?" Gumam Feby bertanya.
Feby membuka kotak itu, kesan pertama yang ia lihat adalah sebuah sweater berwarna hitam.
"Ini si Feby gak takut sweaternya di makan tikus apa? Sok-sokan nyimpen sweater di kolong ranjang." Gumam Feby seraya membawa jaket itu dari dalam kotak.
Setelah jaket itu di bawa ada sebuah barang lagi di dalam kotak itu, yaitu surat dan pernak-pernik perempuan seperti bando dan jam tangan. Feby membuka surat-surat itu dan membacanya, saat membaca surat itu ia tertawa kencang lantaran suratnya bisa di bilang terlalu lebay.
Dear Vano..
Hai kak Vano? Aku teman Feby, aku sering di panggil dada. Aku satu kelas sama Feby, aku teman baik Feby. Oh iya aku juga sering mendengar kalau kakak sering tanyain aku ke Feby, emangnya ada apa kak?
Salam dari Dada..
Dada❤Vano.
"Kayanya si dada dada, masih kelas satu smp nih." Gumam Feby masih tertawa.
"Lebay banget si Dada! Untung si anak ini kagak begitu."
Setelah membaca semua surat dan pernak-pernik yang ada di dalam kotak, Feby langsung di kejutkan dengan satu barang terakhir yaitu sebuah Figrua beserta potonya, betapa terkejutnya ia saat melihat orang yang ada di Poto itu.
Bisa Feby simpulkan kalau dulunya, anak yang di tempatinya sekarang, sangat berteman dekat dengan orang yang berada di dalam poto itu bahkan mereka memakai jaket couple.
"Dia kan..?" Gumam Feby masih ternganga melihat orang yang ada di poto itu.
"Apa mungkin dia itu si Dada dada?" Gumam Feby.
...setiap chapter pasti ada yang seru ada juga yang tidak jadi maapin kalo part ini garing👍...
...Kalo part nya seru? Komen...
...Kalo punya saran dan kritik? Komen...
...Kalo mau demo? Komen...
...Kalo mau mengusulkan cast? Komen...
...Kalo ada typo? Komen...
...SHIPPER VENUS MANA SUARANYA?...
...SHIPPER BENUA MANA SUARANYA?...
...SHIPPER JOVANKA MANA SUARANYA?...
...PENDUKUNG TRIO GEN MANA SUARANYA?...
...Ig. @destifahila...
...D E S T I F A H I L A...
__ADS_1