BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#13


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


Teng... Teng... Teng...


Bel pulang sekolah berdencang. Lilia segera menuju pintu gerbang meninggalkan Sinta, karena sang papa sudah menjemputnya. Lilia berlari menuju mobil papanya yang terparkir dekat gerbang sekolah.


Maaf ya pa. Agak lama. Soalnya Lili baru inget ngasih undangan ke Kepsek* sama guru-guru". Lilia duduk dikursi sebelah papanya.


(*Kepala Sekolah)


"Iya gapapa kok sayang. Tadi papa juga udah ngabari om Zidan kalo papa gak bisa nganter langsung. Hari ini papa full meeting biar beberapa hari kedepannya jadwal papa bisa free. Maaf ya nak. Papa jadi ngrepotin kamu".


"Gapapa pa. Lagian undangannya Lili kasih om Zidan semua kok. Biar om Zidan aja yang bagiin ke guru-guru. Lili sungkan pa ntar kalo ngasih langsung dikira murid songong mentang-mentang ponakannya Kepsek".


"Tadi emang papa udah ngomong ke om kamu masalah undangannya biar dia yang bagiin sendiri kok sayang. Ya udah kita pulang sekarang ya. Kamu mau mampir-mampir nak?"


"Enggak pa. Kita langsung pulang aja ya. Takutnya dirumah kan repot. Biar Lili bisa bantu mama dikit-dikit".

__ADS_1


"Siap nona muda. Kita segera meluncur ke rumah".


"Iiihh... Papa apaan sih. Kayak sopir Lili aja deh".


"Hehehehe... Gapapa kan Lili tuan putri nya papa!"


"Iya deh... Asal papa bahagia aja deh".


Mobil mereka pun melaju menuju kediaman sang tuan putri.


🌷🌷🌷🌷🌷


Rumah yang biasanya sepi, beberapa hari ini nampak ramai dikerumuni banyak orang. Semula seperti villa yang jarang dikunjungi, sekarang berubah seperti pasar minggu.


"Assalamualaikum... Lilia pulang".


"Waalaikumsalam... Eeehh... Calon pengantinnya udah pulang. Cepet ganti baju terus istirahat ya sayang". Jawab Imelda, salah satu kerabat Lili yang ada diruang tamu.


"Mama dimana ya tante? Kok nggak kelihatan?" Sambil celingukan mencari keberadaan sang mama.


"Mama ada di teras belakang sayang. Kamu ganti baju dulu aja gih. Bau acem".

__ADS_1


"Ya udah Lilia naik dulu ya tan. Mau ganti baju dulu!"


"Iya sayang".


20 menit kemudian Lilia turun setelah ganti pakaian...


"Tante... Lili bisa bantu apa nih?"


"Aduuuh... Calon pengantin ngapain ikutan nimbrung dimari? Sono istirahat di kamar aja. Semua kerjaan disini udah ada yang handle masing-masing". Fanya, tante Lilia yang lain mendorong tubuh Lilia agar menjauh.


"Eee... Eee... Eee... Lilia sayang, mau ngapain? Jangan capek-capek nak. Oh ya... Kamu mau makan siang ya?" Imelda bertanya tidak jauh dari tempat Lilia berdiri.


"Enggak kok tan... Lili cuman mau ikut batuin. Lagian Lili udah makan siang di kantin sekolah tadi".


"Kalo gitu kamu istirahat aja ya. Calon pengantin dilarang ikutan rempong urusin persiapan. Kalo Lili mau bantu, Lili bantu jaga kondisi badan Lili aja ya nak. Biar besok fit. Karena besok acaranya bakal panjang dan pasti melelahkan nak sayang. Udah buruan naik ke kamar kamu sana". Ujar Imelda.


Akhirnya Lili naik ke kamarnya dengan sedikit mendengus kesal. Dia selalu kalah telak jika berurusan dengan para sesepuh dikeluargannya.


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘😘

__ADS_1


Komen dong kakak buat review novelku. Kritik dan saran kalian bisa memotivasi author untuk dapat ideΒ² fantastis lhoooo...


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2