
Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.
Selamat berfantasi 😍😍
🌷🌷🌷🌷🌷
Tiga hari kemudian Lilia dan si mungil Jasmine sudah kembali ke rumah Mahardhika. Karena Lilia ingin mengasuh putri kecilnya sendiri tanpa memakai jasa baby-sitter.
Lagi pula ia juga sudah mengambil cuti kuliah selama satu tahun. Akan ia manfaatkan sisa cutinya yang masih panjang ini untuk merumat putri mungilnya.
Ardian juga memutuskan mengambil cuti selama satu tahun untuk menemani istrinya menjaga anak mereka. Awalnya Lilia menyayangkan keputusan Hubby nya. Karena ia sangat tahu jika tugas fakultas kedokteran sangatlah padat.
Tetapi Ardian memberi penjelasan bahwa tidak masalah untuk menemani keluarga kecilnya saat ini. Toh walaupun mengambil cuti, pemasukan keuangan Ardian tidak akan terganggu juga. Mungkin benar yang dikatakan Lilia. Nanti akan ekstra keras mengejar ketinggalannya selama satu semester.
__ADS_1
Tapi itu bisa dipikirkan nanti menjelang masuk kuliah. Yang penting saat ini adalah Ardian bisa menikmati momen dengan istri dan putri mungilnya, Jasmine.
Ardian memang suka membaca. Tak hanya novel atau komik, buku yang berhubungan dengan pengetahuan pun ia baca juga. Misalnya selama istrinya hamil. Ia kerap membaca buku tentang gejala-gejala yang dialami ibu hamil sebelum dan sesudah melahirkan.
Ardian tertarik dengan penyakit yang sering dialami oleh kebanyakan ibu setelah melahirkan, yaitu baby blues*.
(*Baby blues syndrome dapat dialami karena setelah melahirkan akan terjadi berbagai perubahan, yang dapat membuat ibu kaget. Kehadiran bayi dapat membuat ibu merasa bingung dan khawatir terkait cara merawat bayi dengan baik dan apakah mampu menjadi ibu yang bertanggung jawab.
Kekhawatiran dan kegelisahan ini pada akhirnya menyebabkan perubahan suasana hati, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, mudah sedih, mudah marah, dan menangis tanpa alasan.
Ada cerita dari beberapa senior Ardian bahwa ada efek akibat baby blues yang sulit dihilangkan. Ada yang sampai pada perceraian, bahkan berujung menghabisi nyawa si bayi. Maka dari itu Ardian jauh sebelum usia kehamilan Lilia menginjak enam bulan, ia memutuskan akan mengambil cuti agar bisa menemani Hunny nya merawat sang anak.
*****
__ADS_1
Lilia sungguh bersyukur karena memiliki suami yang sangat menyayangi dirinya. Walaupun Ardian masih sangat muda untuk menjadi seorang papa, tapi ia adalah suami siaga nomor satu dihatinya.
Saat Jasmine terjaga tengah malam, Ardian dengan sigap menemani Lilia begadang. Atau saat Lilia terlalu lelah untuk menyusui langsung, Ardian menimang Jasmine dan mengambilkan stok ASI di freezer lalu dihangatkan untuk diminumkan ke putri mungilnya.
Lilia merasa dia sama sekali tidak kerepotan saat mengurus Jasmine, karena Ardian dengan sigap selalu membantunya. Terkadang Ardian sampai tertidur di sofa dekat box bayi karena kelelahan. Tapi sekalipun Ardian tidak mengeluh. Sikap Ardian malah semakin hari semakin lembut dan hangat.
Lilia semakin menambah rasa cintanya untuk Ardian. Selalu mengecupnya saat Ardian tertidur pulas karena kelelahan. Dan selalu memanjatkan doa agar keluarga kecilnya selalu hangat seperti sekarang.
🌬️ BERSAMBUNG.....
Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘
Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘
__ADS_1
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️