
Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.
Selamat berfantasi 😍😍
🌷🌷🌷🌷🌷
(Disekolah...)
Lilia dan Ardian diantar Fardan menuju sekolah. Fardan melarang Ardian membawa motor untuk sementara waktu. Takut Lilia tambah sakit terkena angin dijalan.
"Hati-hati ya kalian berdua. Nanti pulangnya mama yang jemput". Setelah disalimi anak-anaknya, Fardan bergegas menuju kantor.
******
Ardian menggandeng lengan Lilia. Mengantar ke kelasnya. 5 menit sebelum bel berbunyi ia bergegas menuju kelasnya. Hari ini Ardian mengerjakan soal ujian tidak terlalu konsen. Ia kepikiran kondisi Lilia. Istirahat nanti ia harus bergegas menemani Hunny nya.
******
Teeet... Teeet...
Waktu ujian usai. Siswa-siswi berhamburan bergegas ke kantin atau bergerombol membahas soal jawaban ujian mereka tadi. Ardian hendak menuju kelas XII Bahasa. Ia menjingkat kaget karena ada yang menepuk bahunya. Siapa lagi teman sekelasnya yang selalu jahil, Bagas pastinya.
__ADS_1
"Cie ileeh... Yang pengantin baru main nyelonong aja jalannya. Sekolah ini brooo inget, nafsu banget lo sekarang". Goda Bagas.
"Bukan gitu sob, mulai kemarin malem bini gue muntah-muntah sampek tadi pagi. Gue khawatir soalnya dia lemes banget", sahut Ardian.
"Buseeet... Top cer banget lo Di. Baru juga 2 minggu. Udah jadi aja anak lo. Emang lo nggak makek hadiah dari gue? Sampek kebobolan gitu?"
(Ardian menjitak kepala Bagas) "Ngawur aja lo!!! Lilia itu muntah karena asam lambungnya naik. Bukan karena hamil. Lagian sekarang Lilia lagi PMS juga. Ngeres aja otak lo Gas! Terus ngapain lo ngekorin gue?"
"Diiih... Pede lo ketinggian kali Di. Gue mau caper sama Ana dong. Kelasnya kan samaan ama bini lo". Bagas melenggang mendahului langkah Ardian.
Sambil nerocos mereka akhirnya sampai dikelas XII Bahasa. Lilia terlihat sedang terkulai lemas dimejanya. Dengan setianya Sinta menemani sambil menggosok punggung Lilia.
Ardian dan Bagas mendekat...
"Duuh yang manten baru. Habis dihajar berapa ronde sama laki lo Li? Sampek lemes gitu, emang beringas ya laki lo". Bagas dengan kekepoannya menggoda Lilia.
Ardian menonyor kepala Bagas.
"Dasar mulut lo comber banget sih Gas. Sana lo pergi!"
"Duh... Ardian yang biasanya cuek bebek dan sedingin salju, sekarang full perhatian ni yeee. An... Kita ke kantin yuk. Laper nih... Sekalian ngedate gitu", ajak Bagas sambil melirik Sinta.
__ADS_1
"Maunya lo itu mah Gas. Nggak modal banget lo lagian ngajakin ngedate dikantin sekolah". Sinta menimpali ajakan Bagas.
Bagas dan Sinta menuju kantin. Ardian duduk disebelah Lilia. Ia menggosok punggung Hunny nya, menirukan Sinta tadi.
"Masih sakit ya Hunny?"
(Lilia mengangguk lemah) "Sakit banget By... Gatau nih tumben PMS sakit gini. Baru kali ini sakit gini, biasanya nggak pernah kok".
"Mungkin karena kecapekan sayang, dan lagi asam lambung kamu sedikit naik kata tante Risa. Pokoknya pulang nanti kamu mesti makan yang banyak terus langsung istirahat ya". Aedian masih menggosok punggung istri mungilnya.
"Iyaaa Hubby ku".
Istirahat telah usai. Ujian kembali dilanjutkan. Setelah 45 menit waktu pun habis. Ardian segera menjemput Lilia dikelasnya untuk segera pulang. Karena baru saja mama telepon sudah menjemput didepan.
🌬️ BERSAMBUNG.....
Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘
Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️
__ADS_1