BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#38


__ADS_3

AWAS ADA ADEGAN YANG TIDAK BOLEH DITIRU!!!🚫🚫🚫


LINDUNGI MATA DAN HATI KALIAN. BACA SAAT SUDAH BERBUKA.. OKE!!!!


Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


Akhirnya Lilia mulai bercerita tentang alasan Sinta yang tidak mau menerima lawan jenisnya untuk menjalin sebuah hubungan. Dia berharap seorang Bagas mampu meredakan sakit hatinya selama hampir 6 tahun ini.


🌷🌷🌷🌷🌷


Kisah SINTA LOUWISH ANALYA, 6 tahun yang lalu.


Sekolah Elit, Australia...


Suasana kelas sudah sepi. Ya, karena ini sudah lewat dari jam pulang sekolah 30 menit yang lalu. Nampak seorang gadis dengan rambut sedikit bergelombang masih duduk dibangku tengah.


Tak lama kemudian datang seorang anak laki-laki mendekatinya. Sedikit berbincang-bincang. Terlihat anak laki-laki itu mendekatkan wajahnya ke sang gadis. Benar... Gadis itu adalah Sinta Louwish Analya. Dan laki-laki itu adalah Marheen Ronald, kekasih Sinta. Mereka sudah 3 tahun dekat sebagai teman, tapi baru 6 bulan resmi sebagai pacar.

__ADS_1


"Jangan Ron... Nanti ada guru lihat kita bisa dihukum". Sinta dengan sedikit gemetar agak menjauhkan tubuhnya.


"Jam pulang udah dari 30menit yang lalu sayang. Guru-guru pasti juga sudah pulang. Cuman sebentar kok". Ronald mencoba meyakinkan Sinta.


Sinta akhirnya hanya bisa terdiam. Ia tidak mau Ronald sampai mengacuhkannya seperti 2 minggu kemarin karena sempat menolak saat diajak berciuman.


Ronald bergegas ******* bibir Sinta dengan beringas. Sebenarnya Sinta sangat tidak nyaman setiap kali Ronald mengajaknya berciuman. Sinta merasa Ronald terlalu kasar saat melakukannya. Seperti bukan karena cinta, melainkan hanya karena nafsu yang sangat besar.


Sudah 10 menit Ronald ******** bibir Sinta, tiba-tiba Ronald mengangkat tubuh Sinta keatas meja. Mata Sinta kini tengah melotot seakan hampir melompat dari rongganya. Tangan Ronald kini sudah ada diatas dada Sinta. Ronald meremas keras ****** Sinta, sampai ia mengerang kesakitan.


Ronald yang mendapat penolakan langsung menggigit bibir Sinta sampai berbekas. Entah apa yang merasuki Ronald, ia membopong tubuh Sinta ke bangku paling belakang. Menidurkannya dilantai, lalu menindihnya. Ronald mengoyak baju Sinta sampai semua kancing bajunya terlepas. Sinta sangat ketakutan, ia menangis menjadi-jadi. Memohon agar Ronald tidak melanjutkan perbuatannya.


Tapi bukannya malah tersadar, Ronald malah menampar pipi Sinta bergantian hingga cairan kental yang menyakitkan itu keluar dari ujung bibirnya. Ronald kemudian menyunggingkan senyum jahatnya. Sinta yang kini kehilangan tenaganya akibat tamparan yang Ronald berikan bertubi-tubi terkulai lemas dalam isakan tangis.


Setelah itu Ronald berbisik pada Sinta, "Jika kau memberitahu orang-orang, maka papamu yang amat berharga itu akan sangat malu mampunyai anak kotor sepertimu!" Tubuh Sinta langsung gemetar setelah mendengar kata-kata Ronald.


Ronald mengantarkan Sinta pulang. Ronald masuk ke kamar Sinta, menyuruhnya istirahat sambil mengingatkan kata-kata yang ia bisikkan tadi. Karena papa sinta selalu pulang malam, jadi Ronald tak akan masalah dengan kejadian hari ini.


Setelah Ronald meninggalkannya dikamar, Sinta kembali menderu-deru. Tangisnya seakan tidak ingin terhenti. "Bagaimana aku bisa jadi sekotor ini? Papa... Aku harus gimana pa?"


Jam 3 sore, Louwish, papa Sinta pulang lebih cepat dari kantornya. Saat membuka pintu hatinya mendadak tidak tenang. Biasanya saat membuka pintu, Sinta akan langsung segera melompat, menyambutnya dengan pelukan dan ciuman hangat. Karena selama ini tidak pernah sekalipun waktu Louwish pulang mendapati putrinya tidak berada dirumah.

__ADS_1


Louwis mengetuk pintu kamar Sinta, tapi tidak ada jawaban. Louwish memutuskan untuk langsung masuk, ternyata kamarnya tidak dikunci.


Dan betapa kagetnya Louwish ketika melihat Sinta telah terkulai dengan beberapa lebam di pipinya, pergelangan tangannya sudah penuh lumuran darah.


"Anaaaa... Apa yang terjadi nak? Kenapa kamu melakukan hal ini? Ana sadar sayang. Papa akan membawamu ke klinik. Bertahan sayang... Jangan tinggalkan papa" Louwish memangku tubuh anaknya.


"Pa... Pa... Maaf... Kan... A... Na... Pa... A... Na... Su... Dah... Ko... Tor... Pa" Sinta lalu tidak sadarkan diri.


Deeegh...


Hati Louwish rasanya tercabik mendengar kata-kata putrinya. Tanpa pikir panjang Louwish menggendong anaknya ke mobil, mereka segera menuju klinik terdekat.


10 menit kemudian. Dokter yang memeriksa Sinta keluar. Louwish menanyakan keadaan putrinya. Dokter berkata bahwah kondisi Sinta saat ini sedang kritis. Selain luka dipergelangan tangannya, banyak luka memar di wajah dan tubuh Sinta. Dokter juga mengatakan bahwa Sinta mengalami kekerasan seksual yang sangat parah.


Louwish sangat terpukul mendengarnya. Ingin sekali ia segera mencari siapa yang telah membuat putri semata wayangnya seperti sekarang. Tapi niatnya ia urungkan. Dokter berpesan bahwah saat Sinta siuman nanti, dia akan mengalami syok yang hebat. Louwish harus selalu disamping Sinta untuk menjaganya agar anaknya tidak mengulangi perbuatannya tadi.


Karena jika saja tadi penanganan sangat terlambat, nyawa Sinta sudah pasti tidak bisa diselamatkan.


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘

__ADS_1


Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2