BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#65


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


Berkah Tuhan yang memang patut disyukuri.


Setelah Lilia dan putri kecilnya selesai mendapatkan perawatan, ia dipindahkan keruang VVIP di lantai 10.


Para orang tua, kakak, serta adiknya masuk ke kamar rawatnya.


Mata Farah dan Dinda yang terlihat masih sembab karena haru yang luar biasa. Sebenarnya mereka sangat kaget mendengar putri mereka sudah akan lahiran. Apalagi saat mengetahui air ketuban Lilia yang pecah terlebih dahulu. Karena mereka tahu betul usia kandungan Lilia baru menginjak 8 bulan. Dan Lilia dalam kondisi yang prima.


Dinda mendekat, lalu membelai rambut lembut anaknya, kemudian menghadiahi kecupan hangat dikening Lilia.

__ADS_1


"Anak mama sekarang benar-benar sudah dewasa, sudah resmi jadi seorang ibu. Semoga Lilia selalu dijaga Allah ya nak. Dan bisa membesarkan anak-anak Lilia dengan bijak. Mama khawatir banget nak, nerima kabar Lilia mau lairan dan udah di rumah sakit".


Belum selesai Dinda mengobrol dengan Lilia, Farah menyambung kalimat besannya. "Kami udah denger ceritanya dari Sinta nak. Mami tau baget Lili itu memang anak yang baik. Tapi menolong orang sampai seperti ini namanya ceroboh Li. Lili juga harus bisa memikirkan keadaan Lili dan si dedek bayi. Tapi mami senang akhirnya kalian berdua selamat". Tiga wanita itu saling berpelukan dengan haru.


Beberapa saat kemudian Ardian masuk, ia baru saja membereskan biaya administrasi. Dibelakangnya Risa menyusul sambil menggendong bayi cantik yang baru beberapa jam lalu menghirup udara itu.


Risa mendekat memberikan bayi mungil itu kepada Lilia agar bisa mengisi tenggorokannya. "Li, ini udah waktunya kasih ASI lagi ya. Bentar lagi box bayinya dianter perawat kesini. Bayi kamu nggak perlu ditaruh diruang bayi, soalnya kan kamu tinggal di ruang VVIP. Oh iyaaa... Siapa nih nama little princess nya aunty yang cantik ini?"


Lilia mengulas senyum seadanya. Karena jujur ia masih akan mencari beberapa nama untuk anak mereka. Tiba-tiba suara lantang itu mengisi keheningan kamar.


Ardian selalu memberi Lilia kejutan tak terduga. Bahkan ia sudah menyiapkan nama untuk putri kecil mereka. Nama yang sangat hangat menurut Lilia, seperti Ardian yang selalu menghangatkan hatinya.


Ardian menghampiri Lilia, membelai mesrah rambutnya. Lalu mengelus pipi mungil Jasmine nya yang seperti gula kapuk. Sementara yang lainnya tengah duduk di sofa diseberang ranjang Lilia.


Lilia tak henti-hentinya bersyukur karena ia dan putri kecilnya bisa selamat setelah kejadian yang sangat mengagetkan itu. Apalagi setelah melahirkan putrinya, ASI nya juga lancar keluar dan langsung bisa diteguk anaknya sampai puas.

__ADS_1


Setelah beberapa lama, dirasa Jasmine sudah cukup menerima ASI, Lilia menggendong Jasmine dengan wajah menghadap ke bahunya. Dan mulai menepuk pelan punggung Jasmine agar bisa bersendawa. Sejak hamil besar, Lilia sering membaca beberapa buku panduan mengenai ibu yang pertamakali mempunyai momongan.


Ternyata memang benar. Selama beberapa menit Lilia menepuk pelan punggung Jasmine, ia mengeluarkan sendawa pertamanya. Lalu terlihat 2 wanita diseberang sana mendekat ke arah ranjang Lilia.


"Jasmine cantik... Gendong oma-oma yuuuk. Biar bunda istirahat. Sini biar kita yang gantian gendong Jasmine nak. Kamu harus banyak istirahat biar cepet pulih dan ASI nya makin banyak". Lilia memberikan Jasmine pada maminya.



" Duuuh... Liat jeng, ini Ardian versi cewek ya kayaknya... Hihihihi..." Farah dan Dinda membawa Jasmine ke tempat sofa tongkrong yang bayak mata berbinar seraya meminta mereka melangkah lebih cepat.


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘


Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘

__ADS_1


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2