
"Lo kok ngomong kayak gitu sih Ki? Kan gue sukanya sama Ardian. Kok malah harus cari yang lainnya. Lo beneran nggak lagi nikung gue kan Ki?"
"Duh... Rin!! Pikiran lo tu cuman ada Ardian doang ya. Lo tuh sebelum suka sama cowok seharusnya cari info tentang cowok itu dulu dong!! Masak sih lo nggak tau kalo Ardian itu udah married?"
GLEEEKK....
Arini menelan salivanya dengan mata melotot. Pikirannya kiri mendung. Jelas ia tidak akan percaya bahwa Ardian sudah beristri. Bukankah mereka seumuran? Lagipula Ardian juga tidak pernah menceritakan tentang istri, pacar, atau orang yang ia sukai. Jadi Arini berkipir bahwa Kiki hanya membual agar ia tidak menjalin hubungan dengan Ardian.
"Lo apaan sih Ki. Cukup Ki!! Gue nggak ngerti kenapa lo segitu nggak sukanya sama Ardian. Tapi lo tu udah kelewatan! Gue nggak mau denger kayak gini lagi. Walaupun lo sahabat gue, tapi pliiiss... Lo hargai perasaan gue!"
"Justru karena gue mengahargai perasaan lo Rin, gue nggak mau kalo lo ngambil langkah yang salah. Pumpung belum tambah dalem perasaan lo. Lo harus buang jauh-jauh rasa lo ke Ardian. Dia udah punya keluarga kecilnya. Jangan sampek lo di cap sebagai pelakor karena sifat egois lo yang konyol ini!!
Kiki sudah tidak tahu lagi harus menjelaskan seperti apa kepada Arini agar ia segera sadar dari kebodohannya. Kiki sangat tidak mengerti bagaimana Arini bisa kehilangan akal warasnya setelah mendengar penuturan nya. Otak Kiki saat ini penuh luapan amarah serta kekecewaan. Ia melepas seatbelt nya, dan memandang tajam Arini.
__ADS_1
"Gue udah ngingetin lo sampek kayak gini ya Rin. Gue nggak ikutan kalo lo bakalan nanggung akibat buruknya kemudian hari. Gue turun disini aja. Gue harap lo bisa cepet mencerna kata-kata dan nasehat gue barusan. Jangan sampek ego konyol lo buat diri lo malu nantinya".
BRAAAKK...
Suara pintu mobil yang ditutup keras mengakhiri perdebatan sengit dua sahabat itu. Arini menghela nafas panjang. Dengan perasaan yang sangat buruk ia melajukan kembali mobilnya.
Sesampainya dirumah, Arini segera menuju kamar kesayangannya. Ia membanting tubuhnya sembarangan. Perdebatannya dengan Kiki tadi masih berputar dalam otaknya.
"Apa benar Ardian udah married? Tapi kan umurnya sama kayak gue. Masak iya dia dijodohin sama ortunya? Ini kan udah bukan jaman kerajaan. Atau... Jangan-jangan Ardian nikah karena MBA? Aaahh... Enggak-enggak... Nggak mungkin lah Ardian tipe cowok kayak gitu. Gue yakin pasti Kiki cuman salah informasi aja. Besok gue akan pastiin sendiri ke Ardian!"
Rasanya hati Arini begitu berat. Entah karena masih meyakini bahwa informasi yang baru didapatnya adalah kesalahan, atau kerena Arini masih bersikukuh dengan pendapatnya dari awal bahwa Ardian masih bergelar lajang.
Ini masih membuktikan bahwa 'cinta itu buta'. Ia mampu menutup seluruh indra pada manusia. Bahkan bisa merusak pikiran rasional manusia. Inilah jenis cinta yang menyesatkan hati. Membuat egonya semakin tinggi dengan menutup kenyataan yang sudah ada. Dan mengabaikan kebenaran yang sudah nampak dimata.
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷🌷
Keesokan harinya dengan mood yang sangat berantakan Arini sampai dikelasnya. Bahkan hari ini saking kacau perasaannya, ia datang sangat pagi. Masih belum ada mahasiswa ataupun mahasiswi yang nampak.
Dua puluh menit sudah tubuh Arini lunglai di kursi tempat ia duduk. Kedatangan Ardian menyelamatkannya dari kegelapan hatinya saat ini. Arini melambaikan tangannya menyapa Ardian. Dan Ardian juga melambaikan tangannya membalas sapaan Arini. Lalu duduk disebelahnya.
Sebenarnya Ardian sedikit risih dengan sikap Arini yang kian hari makin dekat dengannya. Ia hanya tak mau Arini salah sangka tentang kedekatan hubungan mereka. Yang dipikirkan Ardian bukanlah ketakutan Arini, melainkan Lilia, istrinya. Ardian sama sekali tidak memikirkan bagaimana perasaan Arini nantinya, ia hanya tidak ingin menyakiti perasaan istrinya. Saat pikirannya setengah kosong, ia kaget saat Arini menepuk punggung tangannya.
"Ar... Hei... Ardian" Ardian negedipkan matanya seakan baru saja tersadar dari lamunannya.
"Gue mau ngomong serius nih sama lo".
🍃 BERSAMBUNG......
__ADS_1
Jangan lupa dukung karya author dengan VOTE, LIKE, KOMEN, & sertakan BINTANG 5 yaaa 😘
Salam Hangat Author 😘