BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#21


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


.... Dan ketika Lilia akan menaruh buku di nakas sebelah tempat tidur, ia tersentak kaget karena tangannya ditarik Ardian.


"Duh... Kaget gue... Eehh... Aku kaget tau Ar!"


"Kamu ngapain sayang?"


"Eehh... Nggak... Nggak ngapa-ngapain kok. Aku cuma mau taruh buku ini di nakas kok!" Nada Lilia jadi sedikit panik.


"Liii..." (Tiba-tiba suara Ardian menjadi lirih seksi) "Aku boleh nggak kecup-kecup kamu?"

__ADS_1


"Iihhh... Ardian apaan sih. Mesum tauuu. Udah bobok lagi gih. Aku juga mau bobok nih. Rasanya capek ngalah-ngalahin pas ujian sekolah deh".


"Hahaha... Kamu nih ada-ada aja deh sayang. Hari ini kan kita capek fisik karena acaranya panjang. Lha kalo ujian sekolah mah capek mikirnya kali Li. Ya udah bobok yuk. Boboknya pelukan boleh?" Lilia balas mengangguk dan senyum meringis.


"Eehh... Bentar. Aku alarm dulu ya. Tadi kata mama kita disuruh siap-siap jam 4 udah harus berangkat soalnya".


Ardian membalas dengan senyum, lalu ia bergeser kesamping kiri agar Lilia dapat segera merebahkan raganya. Kecupan hangat dilayangkan Ardian dari kening, lalu 2 pelupuk mata, pipi kanan kiri, dan berakhir di bibir. Setelah itu mereka tidur saling berhadapan.


Beberapa menit kemudian mata Lilia membuka 3 centi. Dia menatap hangat wajah suaminya kini yang makin terlihat tampan. Seperti dibius oleh wajah tampan Ardian, mata Lilia lama-kelamaan menjadi sayu. Dan seketika terlelap karena matanya sangat berat.


Seakan tertular lelap Lilia, kini mata Ardian ikut sayu, melemah. Rasa lelah itu membuat kantuknya tidak dapat ditahan lagi.


Sekali lagi ia mengecupi kening, pipi, dan bibir mungil istrinya. Lalu Ardian ikut terlelap. "Tuhan.... Semoga selalu seperti ini kedepannya. Restui kami agar selalu bersama seperti ini. Aamiin". Lantunan doa yang Ardian panjatkan sebelum kesadarannya benar-benar menghilang.


Sudah 2 jam lamanya mereka terlelap dengan nafas yang tenang, dan masih berpelukan. Lilia mengeliapkan matanya yang masih berat. Alarm yang ia pasang tadi sudah berdentang. Jam 14.00.

__ADS_1


(Lilia menepuk lembut pipi Ardian) "Ar... Ardi... Bangun yuk udah jam 2 nih Ar. Kita tadi lupa belum zuhuran. Mau jama'ah apa sholat sendiri-sendiri?"


(Ardian memuletkan seluruh badannya, tapi matanya masih terpejam) "Mmm... Jama'ah aja yuk. Bentar 2 menit lagi ya sayang!"


"Iiissh... Bangun sekarang Ar... Nanti nggak keburu nih. Kalo kamu nggak bangun sekarang aku sholat duluan aja deh!"


Mendengar kata-kata Lilia, Ardian langsung membelalakkan matanya lalu turun dari ranjang. Selesai wudhu mereka sholat berjamaah di dalam kamar. Setelah selesai sholat, mereka bergantian mandi. Lilia yang selesai mandi terlebih dahulu turun ke kamar tamu untuk mengambil pakaian yang sudah mama Dinda siapkan untuk mereka. Lalu Lilia bergegas kembali ke kamarnya dan mulai berganti pakaian.


🌷🌷🌷🌷🌷


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘😘


Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari😍😘😘

__ADS_1


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2