BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#17


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


(Sambungan eps #14, baca kembali kalo masih bingung ya kakak πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Jangan pelit klik tombol LIKE + VOTE nyaaa 😘😘😘)


Dada Lilia rasanya sedang bergemuruh. Ia melanjutkan video yang masih dilihatnya. "Begitukah tingkah dan ekspresi seorang perempuan yang sedang dijelajahi suaminya? Sepertinya si perempuan terbawa suasana yang diberikan oleh si laki-laki. Apa nanti gue juga bakal gitu ya?"


Sembari melanjutkan tontonannya. Pikiran Lilia tiba-tiba pecah, saat pintu kamarnya diketok, lalu langsung dibuka...

__ADS_1


"Kak... Kamu lagi ngapain sih? Mama panggil-panggil kok tumben nggak nyaut?" Tiba-tiba si mama menghampiri karena melihat raut muka putrinya yang mendadak memerah.


"E... Eeehh... Mama, kaget Lili! Ada apa ma?" Sudah hampir nyunyut jantung Lilia melihat mamanya yang semakin mendekat.


"Mama cuman mau ngobrol aja sih sama anak mama yang udah gede ini. Kamu lihat apa sih kak? Fokus banget sampek mama panggil-panggil gk nyaut?" Dinda duduk dikursi ranjang Lilia sambil mengintip HP anak tercintanya.


(Membatin : "Oooohhh... Lihat itu to. Pantesan aja mukanya tegang banget kayak lihat film action. Hehe... Sudah jadi orang dewasa bayi kecil mama ini")


"Mau ngobrol apa ma? Kok kayaknya mama sedih gitu ma?!"


"Maaa... Kok mama malah nagis sih ma? Katanya mama happy, Lili kan jadi mau ikutan nangis ma..." Meletakkan ponsel nya, lalu memeluk sang mama.


"Gapapa sayang... Mama cuma kelewat bahagia kok. Kamu jangan ikutan nangis dong. Ntar matanya jadi bengkak kan sayang, besok kan udah mau didandani jadi putri raja". Sambil mengusap-usap rambut anaknya.

__ADS_1


Hiks... Hiks... "Makasih ya ma. Mama udah jadi mama yang terbaik buat Lilia. Lili juga mau jadi istri dan ibu kayak mama Lili! Istri yang penuh pengertian, dan seorang ibu yang penuh kasih sayang". Air mata Lilia kini membanjiri kedua pelupuk matanya.


"Li... Lilia harus jadi orang yang sabar, penuh pengertian, tidak gegabah yang artinya berusaha serasional mungkin dalam menyikapi masalah yang ada. Jangan lupa akan selalu ada Allah dan juga mama papa yang siap membantu Lilia dalam kesulitan apapun nak. Jangan menutup diri kalau memang masalah yang Lili hadapi nantinya berat. Berbagi itu cara termudah untuk menyikapi semua masalah sayang, entah itu dengan berdoa, dengan pasangan, ataupun dengan keluarga. Lili harus ingat baik-baik nasehat dari mama ini ya nak. Karena menikah diusia yang sangat muda ini memberikan kita banyak ujian. Tapi juga banyak hal positif yang kita petik nantinya. Lili jangan ragu berbagi dengan mama, maupun mami Farah nantinya. Ingat Tuhan yang selalu ada buat Lili ya nak!" Dinda memberi wejangan sambil mengusap linangan air mata yang menumpang dipipinya.


(Lilia memecah tangis yang menjadi-jadi) "Iya maaa... Lilia akan berusaha jadi istri yang terbaik..." Hiks... Hiks... "Lilia akan selalu ingat kata-kata mama". Tenggelam dalam pelukan sang mama.


Dua perempuan itu saling menumpahkan kebahagiaan mereka dengan deruan air mata yang penuh haru.


🌷🌷🌷🌷🌷


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘😘

__ADS_1


Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari😍😘😘😘


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2