
Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.
Selamat berfantasi 😍😍
🌷🌷🌷🌷🌷
(Lilia POV)
Lilia dan Sinta tengah menunggu mobil Ardian yang akan menjemput. Tak lama mobil Bagas datang menjemput Sinta.
"Li... Gue anter balik sekalian yuuk", ajak Bagas.
"Nggak usah deh Gas, Ardian udah otewe jemput gue. Ntar dia nyariin kasihan. Lo duluan aja gapapa".
"Beneran lo mau tungguin Ardian sendirian Li? Mendung nih. Ntar lo kehujanan gimana? Lo kan lagi demam. Apa kita temenin dulu aja?" Sinta merasa tidak tega meninggalkan sahabatnya sendirian.
"Nggak usah deh Ta. Paling bentar lagi Ardian udah nyampek. Kalian duluan aja gapapa. Gue bakalan baik-baik aja kok".
Sinta dan Bagas berlalu meninggalkan Lilia. Beberapa menit kemudian ia menerima pesan WA dari nomor asing. Ia membuka pesan itu.
✔️✔️ : Lo harus dateng ke taman depan Resto Bahagia sekarang. Lo akan segera tau kebohongan yang selama ini disembunyikan!!!
__ADS_1
Lilia mengernyitkan dahinya. Ia melihat foto yang dikirim nomor asing. Foto mobil Ardian.
"Katanya udah jalan jemput, kok malah ke Resto?"
Lilia yang masih kebingungan memesan taxi menuju tampat yang disebutkan tadi.
Sesampainya di taman depan Resto, ia melihat mobil Ardian yang masih terparkir. Ia menelusuri tiap orang didalam Resto. Dan benar saja Ardian sedang berbincang dengan seorang perempuan.
"Siapa? Maya??"
Lilia kaget bukan main saat Maya menggenggam tangan suaminya. Ketika ia masih tercengang dengan apa yang dilihatnya, tiba-tiba turun hujan lebat. Tanpa sadar air mata Lilia menyatu dengan hujan yang mengguyur dirinya.
Ia sempat duduk dibangku taman karena merasa kepalanya yang semakin pusing. Tak lama kemudian ia segera mencari taxi.
Lilia tidak membilas tubuhnya, ia hanya berganti pakaian lalu menyelimuti tubuhnya yang mengigil dengan selimut tebalnya. Sambil menangis akhirnya Lilia terlelap. Kepalanya yang masih nyut-nyutan bertambah kencang rasanya. Ia harap besok dapat meminta Ardian penjelasan.
🌷🌷🌷🌷
Ardian pulang dengan muka yang kusut. Ia segera naik ke lantai 2. Melihat mbok Idah ia menanyakan apakah Lilia Sudah pulang. Kata mbok Idah Lilia sudah pulang 30 menit yang lalu dengan badan yang penuh air hujan. Ardian mengetuk pintu kamarnya. Tidak ada jawaban. Ia membuka pintu yang ternyata tidak terkunci. Dilihatnya Lilia sudah terlelap.
Ardian segera membilas tubuhnya yang penuh dengan pertanyaan. Setelah selesai, ia juga langsung pergi tidur tanpa mengecup Hunny yang sebenarnya sudah sangat ia rindukan.
__ADS_1
Pagi harinya, Ardian yang mendengar suara sayu-sayu orang yang sedang merintih. Ia mengerjapkan matanya. Dilihatnya jam diatas nakas masih menunjukkan jam 3 dini hari. Ia menoleh ke arah suara rintihan itu berasal. Ternyata itu suara Lilia yang seperti sangat kedinginan, tubuhnya bergetar hebat. Ardian langsung terperanjat dari ranjangnya.
Saat menyentuh tubuh Lilia ia merasakan panas yang tidak normal. Ia mengguncang sedikit tubuh istrinya. Tapi Lilia hanya menggumam tak jelas. Ia segera mencari termometer sambil menghubungi tante Risa untuk segera datang. Dan betapa kagetnya Ardian saat melihat termometer ditangannya. 39.7° celsius, ia mencoba mengajak Lilia berkomunikasi, tapi Lilia tetap hanya mengigau kacau.
Beberapa menit kemudian tante Risa datang dengan perlengkapannya.
"Gimana Lilia tante? Badannya panas banget! Lili nggak kenapa-kenapa kan tante?"
"Kenapa bisa sepanas ini Ar? Kalo penanganannya telat bisa-bisa Lilia kejang. Itu nggak baik Ar. Kalo kalian ngerasa nggak enak badan cepet periksa, atau minum Paracetamol dulu. Untuk sementara Lilia gapapa. Udah tante kasih suntikan biar panasnya turun. Kalo smpek besok panasnya masih tinggi cepet bawa Lilia ke RS ya".
"Iya tante... Makasih. Maaf ngerepotin tante lagi".
Ardian langsung mengampiri Lilia. Ditatapnya wajah Lilia yang sangat pucat dengan ekspresi menahan sakit.
"Kemarin mbok Idah sudah bilang Lilia pulang kehujanan. Seharusnya gue langsung periksa keadaannya. Lagi-lagi gue lalai nggak bisa jagain kamu sayang. Maaf ya Hunny". Ardian terlelap sambil memeluk tangan Lilia.
🌬️ BERSAMBUNG.....
Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘
Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘
__ADS_1
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️