BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#18


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


Suasana pagi ini begitu terasa sayhdunya. Rumah yang bernuansa putih itu tampak seperti surga dengan dekorasi yang serba putih pula. Ya... Pagi ini di rumah keluarga Mahardhika akan digelar akad nikah. Ritual suci untuk mengikat janji suci antara sepasang anak manusia.


Tepat jam 8 rombongan dari keluarga Ananthara sudah menapakkan kakinya dilatar rumah keluarga Mahardhika. Bersiap memasuki rumah yang seperti surga dengan gemuruh didada yang bergenderang. Ardian dan keluarga besarnya memasuki istana itu. Nuansa yang tentram itu membuat gugup Ardian sedikit mereda.


(Fandi berbisik menggoda) "Dek... Jangan nervous ya. Kalo nervous ntar lo lupa dialog ijabnya kan gak lucu..." Kik... Kik... Kik...


Deegg... (Batin Ardian : "Duh ****** gue. Saking groginya gue tiba-tiba ngeblank niii. Kak Fandi pakek resek godain lagi. Tambah gak inget dialognya gue..") Deguban jantung Ardian yang tadinya sudah mulai tenang kini berontak lagi.


Haris yang mengetahui tingkah nakal sang kakak hanya bisa geleng-geleng kepala.


(Haris menepuk lembut bahu Ardian) "Ambil nafas nak. Coba tenangkan pikiranmu sedikit. Jangan terlalu grogi. Percayalah semua akan berjalan lancar!"

__ADS_1


(Ardian mengambil nafas panjang) "Fiyuuuuh... Makasih pi. Semoga lancar sampai akhir!" Sambil mengusap sedikit peluh dikeningnya, sambil berjalan memasuki rumah.


Kedatangan Ardian dan keluarga besar disambut hangat sambil mempersilahkan duduk. Ardian langsung dibimbing untuk duduk didepan pak penghulu dan papa Lilia.


"Nak Ardian sudah siap?" Ardian balas mengangguk. "Silahkan mempelai wanita duduk disebelah mempelai pria. Kita akan segera memulai proses akadnya". Seru bapak penghulu diseberang meja Ardian.


Lilia yang muncul dengan balutan kebaya simple dengan make-up yang ringan dituntun sang mama dan Sinta duduk disebelah calon suaminya. Ardian yang makin kagum dengan kecantikan calon istrinya itu terpana sampai pikirannya menjadi kosong. Keluarga besar kedua mempelai yang melihatnya juga ikut melongo dengan tampilan Lilia bak dewi yang baru turun dari kahyangan.


"Baiklah... Karena kedua mempelai sudah duduk bersanding, mari segera kita laksanakan akadnya. Pak Fardan, silahkan dijabat tangan Nak Ardian!" Pinta bapak penghulu.


Fardan segera mengulurkan tangannya yang seketika dijabat oleh Ardian.


"Siap pak!!" Jawab Ardian tegas.


"Baik... Pak Fardan silahkan mengucap ijabnya!" Pak penghulu mengarahkan Fardan untuk menjabat tangan Ardian.


"Bismillahirrahmanirrahim... Ardiansyah Ananthara, aku nikahkan engkau dengan putriku Lilia Syahfa Mahardhika dengan mas kawin emas 20gram dibayar tunai!"

__ADS_1


Dengan hentakan tangan Fardan, Ardian langsung menjawab ijabnya


"Saya terima nikahnya Lilia Syahfa Mahardhika dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!" Sahut Ardian dengan tarikan satu kali nafasnya.


Penghulu : "Bagaimana saksi?"


Saksi : (Serempak) "SAAAH..."


"Alhamdulillah..." Acara kemudian dilanjut dengan doa yang khidmat dan tanda tangan buku nikah serta beberapa dokumen. "Sekarang nak Lili sudah bisa salim sama suaminya". Kata bapak penghulu.


Lilia yang menyambut tangan Ardian yang sedikit anyep itu dengan mata harunya. Diciumnya punggung tangan lelaki yang kini sudah SAH menjadi belahan jiwanya. Dan kini Ardian membalas dengan mencium kening istri yang amat ia cintai itu. Tepuk tangan yang riuh menjadi saksi ikatan perjalanan kisah cinta mereka yang baru saja dimulai. Hati Lilia dan Ardian menghangat seketika.


🌷🌷🌷🌷🌷


🌬️ BERSAMBUNG.....


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘😘

__ADS_1


Komen nya dong biar meriah... Yang suka jangan sungkan klik gambar jempol nya ya sayaaang. Vote juga jangan ketinggalan biar author semangat buat up tiap hari 😍😘😘😘


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


__ADS_2