BENIH CINTA NIKAH MUDA!!

BENIH CINTA NIKAH MUDA!!
#2


__ADS_3

Ini hanyalah cerita fiksi. Tidak ada unsur menyinggung atau merugikan pihak manapun. Dan cerita ini tidak diambil dari kisah nyata.


Selamat berfantasi 😍😍


🌷🌷🌷🌷🌷


"Li... Mami tadi kan udah bilang. Kami akan terima semua keputusanmu. Jadi kamu nggak perlu takut Li. Jangan sampai kamu tertekan atas jawabanmu sendiri" Ardi menyemangati Lilia agar tidak taku dengan keputusan yang akan diambilnya.


"Makasih Di... Mmm... Jujur Lili sebenernya nganggep Ardi seperti kakak Lili sendiri......" Lili terdiam lagi.


Ardian sudah bersiap-siap jikalau hatinya akan remuk malam ini. Karena sejak kanak-kanak hingga saat ini, Ardian selalu menganggap Lilia adalah 'WANITA ISTIMEWA' yang selalu ada dihatinya.


🌷🌷🌷🌷🌷


(1 hari sebelum acara lamaran, saat sarapan keluarga Ananthara)


"Mmm... Ar..." Suara Haris mengawali percakapan mereka dimeja makan.


"Iya ada apa Pi?"


"Kamu tau kan kalau Papi-Mami dulu nikah muda?!"


"Iya tau pi, terus?"


"Kamu juga tahu kan kalau papa Fardan dan mama Dinda juga nikah muda kayak papi-mami?!"

__ADS_1


(Ardian mengernyitkan alis) "Iya Papiii.. emangnya ada apa sih Papi sayang? Tumben sih papi obrolannya aneh pagi ini?"


"Mmm... Ya itulah makanya..."


"Maksud Papi kamu, kita mau jodohin kamu sama Lilia, Ar!" (Farah menyerobot kesal karena kata-kata suaminya yang terlalu bertele-tele).


Uhuuuk... Uhuuuuk...


Ardian langsung keselek mendengar pernyataan maminya.


"Lilia anaknya Mama Dinda? Kok tiba-tiba mami-papi jodohin Ardi sama Lili sih? Gk rundingan dulu sama Ardi sih?" Ardian yang masih kaget dengan percakapan pagi ini.


"Sebenernya... Dulu setelah kamu dan Lilia lahir, Mami-Papi dan keluarga Mahardhika sepakat mau menikahkan kalian ketika umur kalian sudah cukup nak". Farah menjelaskan rencana perjodohan yang sudah merek buat sejak anak mereka masih bayi.


"Memangnya kamu nggak suka kalau dinikahin sama Lilia? Atau kamu sudah punya pacar?" Haris sedikit menyelidik.


"Itu kan bisa diatur sayang. Sekarang jaman kan sudah canggih. Nanti kamu bisa pakek k**dom kan biar gak kebobolan. Seenggaknya sampai nanti kalian lulus sekolah!" Farah memberi solusi dengan kekhawatiran anak bungsunya itu.


"Duh... Mami... Kok nggak difilter sih obrolannya. Lagian iya kalau Lili nya mau terima Ardi. Kalau enggak gimana, malu kan jadinya Ardi miii"


"Papi mau tanya kamu ya Di... Kamu suka gak sama Lilia?


"Ya suka lah Pi. Kalau gak suka kan gak mungkin Ardi berteman sama Lili dari orok!"


(Batin Haris, "Duuuh..kok anak gue kelewat oon gini sih...😤")

__ADS_1


"Maksud Papi, kamu cinta gak sama Lilia? Suka sebagai laki-laki pada perempuan.."


Entah kenapa pertanyaan papinya membuat wajah Ardian tersipu malu. Haris yang mengetahui hal ini pun sudah mengerti akan jawaban yang akan dilontarkan sang anak.


"Sejak kapan?"


"Hah?? Apanya Pi?"


"Kamu sukanya, CINTA nya sama Lili sejak kapan?"


(mukanya yang mulai blushing menunduk kebawah), "Mulai dari kecil Ardi sudah suka pi sama Lili. Dimata Ardi, Lili itu wanita yang spesial, bahkan dihati Ardi cuma Lili wanita yang Ardi harapkan".


(Athor : Suit...suittt...yang lagi bucin ni yeee 🤣)


"Oke... Papi sudah ngerti gimana perasaan kamu. Papi jadi yakin kalau kamu bisa menjaga Lilia dengan baik ketika kalian sudah SAH kelak!


Miii... Siapkan keperluan kita untuk besok. Besok kita akan melamar Lilia untuk anak kita ini".


"Siap ndan... Akan mami urus hari ini. Semangat ya anak mami!!!"


("Oh anakku... Cepat sekali kamu tumbuh. Kini sudah akan menjadi calon imam", batin Farah).


*****


🌬️ BERSAMBUNG.....

__ADS_1


Support aku dengan like dan vote kalian sayang 😘😘😘


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄


__ADS_2