Between Friendship And Love

Between Friendship And Love
Episode Dualima


__ADS_3

"Thomas, jika kamu suruh aku untuk kayak dulu lagi. Aku gak yakin kalau aku bisa bersikap seperti itu lagi. Aku gak tahu. Aku juga bingung sama perasaan aku. Aku senang kita udah dekat lagi. Tapi, aku juga gugup dan canggung kalau kita begini."


“Muka kamu merah Grace." Thomas melihat wajah yang memerah itu dan dia menarik tangannya mengelus pipi Grace. Manis. Hal yang tanpa sadar membuat Grace menarik nafasnya.


"Ih! Thomas. Orang aku lagi ngomong tau." dia melepaskan tangan Thomas dari wajahnya. Aksi tiba – tiba Thomas bisa membuat jantung Grace berdetak dengan tidak beraturan.


Disatu sisi Thomas mencoba untuk memfokuskan dirinya dari wajah Grace yang baru kali ini dia sadari telah berubah. Entahlah, menjadi lebih cantik seiring waktu, "Iya. Iya. Terus? Kamu jadi gak mau dekat - dekat aku lagi? Walaupun kamu udah maafin aku, tapi kamu gak mau dekat aku lagi, gitu?" Ucap Thomas mencoba menerangkan maksud ucapan Grace tadi.


Grace menggeleng. Bukan itu maksudnya, "Terus gimana?."


“Aku itu cuma butuh waktu Thomas. Aku ... aku itu ..."


“Kamu gak punya pacar kan?." Tanya Thomas penasaran. Dia hanya bingung, kenapa Grace butuh waktu untuk bisa bersikap seperti dulu lagi. Mereka kan teman kecil, apa susahnya?


“Bukan Thomas."

__ADS_1


“Bukan? Berarti Iya. Si Jason,ya?" Ketika Thomas mengucapkan nama Jason, dia sungguh berharap kata bukan adalah kata yang dikeluarkan Grace.


“Kita kenapa bahas Jason sih? dia gak bisa kamu libatkan di sini, Thomas" Elak nya.


“Aku penasaran. Jadi dia pacar kamu?." Thomas masih menatap Grace dengan tajam.


Please, bukan. Batinnya.


“Bukan. Aku gak pacaran sama dia."


"Jadi, kenapa kamu butuh waktu untuk dekat sama aku lagi?"


“Aku juga bingung Thomas. Kamu kasih aku waktu ya? Biar aku gak canggung lagi dekat kamu. Waktu kita gak bicara itu bukan satu dua minggu. Itu udah cukup lama Thomas. Dan kamu tahu, aku orang yang sangat sulit untuk dekat dengan seseorang" Jelasnya.


“Grace, we've been friends since we were kid. Masa kamu harus canggung lagi sama aku?. Iya aku akuin. Aku salah waktu itu udah marah dan bentak kamu. Terus tiba - tiba jauhin kamu. Tapi kan aku udah minta maaf. Dan kita bisa berteman lagi." Kata Thomas dengan sedikit kesal.

__ADS_1


Grace tahu Thomas pasti kesal dengan sifatnya ini. Tapi, mau bagaimana lagi. Memang beginilah dirinya. Entah kenapa kata - kata Thomas yang dulu mengatakan jika dia hanya menganggap Grace sebagai sahabat sempat membuatnya sakit hati.


“Aku tahu Thomas. Bisa kita tidak membahas ini lagi? Karena aku juga sebenarnya bingung sama diri aku sendiri." Suasana ini sungguh tidak mengenakan.


“Ok! Kita keluar. Tapi grace, ..." melihat Grace yang terlihat buru - buru ingin membuka pintu membuat Thomas makin penasaran.


Sebenernya Grace ini kenapa? Apa dia benar - benar tidak nyaman bersama dengannya? Atau dia memang mau masuk kelas buru - buru? Tapi, ini kan masih setengah tujuh lewat. Bel saja bahkan belum berbunyi.


“Kenapa Thom?"


“Gak papa. Yasudah kamu turun gih." Ucapnya pada akhinya. Sepertinya, Thomas harus mencoba menjalani ini dengan pelan – pelan. Dia tidak bisa memaksa Grace untuk kembali seperti dulu.


“Oke. Aku duluan ya."


^^^

__ADS_1


__ADS_2