Between Friendship And Love

Between Friendship And Love
Episode Sembilan


__ADS_3

“That's never happen to us, ma. Lagian masih smp juga udah bahas suka - sukaan."


Kate menatap Thomas heran. "Kenapa harus mengelak sih thom. Kalau suka ya ungkapin. Jangan sampai kamu nyesel kalau pas SMA nanti dia udah punya pacar." Tambahnya.


“Aku itu cuma sahabatan ma. Kalau sahabat itu yah gak mungkin bisa lebih dari itu." Dia masih kekeh dengan prinsip yang dibuatnya sejak kecil. Hal yang tidak mungkin di langgarnya.


“Ok! Kita akan lihat nanti. Siapa yang bakal nyerah duluan dan nyatain cintanya."


Thomas geleng – geleng kepala melihat tingkah mamanya saat ini. Di pikirannya, Kate pasti habis membaca novel romansa miliknya.


Hingga dia tidak sadar menggunakan kata – kata yang ditulis didalam novel itu. "Mama habis baca novel ya? Pasti kata – katanya mama ambil dari salah satu koleksi novel mama itu." Kate tersenyum. Dia mengakui jika kata – kata yang tadi dibacanya sangat mirip dengan situasi sang anak. Jadi, sebagai motivasi untuk Thomas. Kate mencoba menggunakan kata – kata itu.


“Sirik aja kamu. Udah mama peringatkan ya, Awas nanti kamu menyesel kalau Grace pacaran sama orang lain." Ledek Kate sebelum dia pergi meninggalkan kamar Thomas.


“That's never gonna happen, ma. Aku bakal selalu awasin Grace kalau dia sampai pacar - pacaran."


^


^

__ADS_1


^


Beberapa bulan kemudian,


Hari ini adalah hari dimana Grace dan Thomas akan menuju ketingkat sekolah menengah atas. Ada kegugupan didalam diri Grace.


Semalam, dirinya tidak bisa tidur nyenyak menunggu surat yang akan diberikan sekolahnya kepada setiap anak murid. Surat yang bertuliskan, apakah dirinya lulus atau tidak.


Setelah akhirnya mereka selesai mendengarkan ceramah dari sang kepala sekolah. Mereka pun kini membuka amplop itu.


“Yeay!." Suara teriakan tiap murid saling sahut – bersahutan. Dengan gemetar Grace membuka miliknya. "Alhamdulillah." Ucap perempuan itu ketika melihat hasil yang menyatakan dirinya lulus.


Semua murid mulai saling berteriak. Sang kepala sekolah mengatakan akan mengadakan prom night untuk pelepasan para murid. Dan hal itu disambut baik dengan semuanya.


Acara akan dimulai pukul 7 malam ini. Kepala sekolah tidak menyuruh para muridnya untuk memakai pakaian sekolah. Acara akan dilakukan seperti gala dinner jadi lebih terlihat berbeda dari yang lainnya.


Grace menggunakan dress yang ditemukannya saat dirinya memasuki kamar sepulang sekolah tadi. Hadiah yang diberikan Renata sebagai hadiah kelulusan. Grace sebenarnya berniat akan mencari sendiri. Atau, dia bisa meminta bantuan Kate, ibunda Thomas untuk menemaninya mencari gaun.


Tapi, dia tidak ingin membuat masalah. Lebih baik dia menggunakan apa yang sudah ada didepannya.

__ADS_1


“Yup.. sudah rapi." Dia melihat dirinya didepan kaca. Hingga sebuah ketukan membuatnya membalikkan badan.


“Grace! Wow! Kamu cantik," renata terkagum – kagum dengan penampilan Grace. Dia juga turut senang karena Grace menggunakan hadiah pemberian darinya. "Makasih ma." Balas Grace.


Anaknya masih terlihat dingin dengan dirinya. Dan, Renata memahaminya. maka dari itu, dia akan mencoba mencairkan hati anaknya yang sudah kecewa terhadap dirinya dan juga sang suami.


“Thomas udah didepan, sayang." Grace mengangguk. dia segera mengambil tas kecilnya. Dia keluar kamar diikuti Renata. Hingga dirinya bertemu dengan Thomas.


Grace tertegun. Wajahnya memerah melihat pemandangan didepannya.


Demi apa! Thomas ganteng banget, batinnya.


Malam ini, Thomas mengenakan tuxedo dan dasi kupu - kupu. Walaupun laki – laki didepannya ini masih di tingkat sekolah menengah pertama. Tapi, dia terlihat tampan dengan berpakaian seperti itu.


“Hai. Yuk berangkat." Ajak Thomas. Laki – laki itu mengambil tangan Grace untuk di tautan di lengannya. Grace yang terkejut dengan aksi tiba – tiba itu kembali tersipu malu.


Getaran hatinya berdetak dengan sangat cepat.


‘Ayolah Grace!, dia hanya anggap kamu sahabatnya jangan lupakan ucapannya semalam!',

__ADS_1


Entah kenapa, jika Grace kembali mengingat malam itu. hatinya sedih. Dia tahu jika dirinya tidak akan mungkin punya kesempatan untuk memiliki hubungan lebih dengan Thomas.


^^^


__ADS_2