Between Friendship And Love

Between Friendship And Love
Episode Empatempat


__ADS_3

Butuh waktu beberapa hari bagi Thomas untuk mengumpulkan bukti yang bisa membuat orang - orang yang membuli Grace tertangkap. Ada berita mencenangkan yang harus dia ungkap di balik fakta yang di temukan Thomas. Dan itu semakin membuatnya geram.


Orang - orang jahat dan licik itu harus segera di tangkapnya. Jangan sampai topeng mereka tidak terbuka. Saat ini adalah saat yang tepat untuk membuat mereka jera.


Nginggg! Bunyi suara mesin pengeras suara yang di hidupkan membuat beberapa orang yang ada di sekitar lapangan, yang masih bercengkrama di dalam kelas karena masih waktu istirahat bergerak untuk melihat akan apa yang terjadi


Banyak para siswi perempuan yang terpesona dengan siapa sosok yang memegang mesin pengeras suara itu di bawah sinar matahari.


“Woy! Gua minta buat semua penghuni sekolah ini untuk keluar dari kelas dan mendekat kelapangan saat ini!." Suara nyaring Thomas yang saat ini menggema di lapangan terdengar oleh seluruh kelas.


Thomas, yang saat ini sedang mencari mangsanya bersiap ketika dia melihat sosok itu mendekat kearahnya.


Heh! Ada senyuman sinis yang terlihat di sudut bibirnya.


Bagus. Dan satu lagi muncul kita bisa mulai acaranya.

__ADS_1


“Cindy!." Panggilan terkhusus Thomas untuk Cindy hingga kini perempuan yang dipanggilnya tersenyum. Ada apa Thomas memanggilnya? Apa dia akhirnya sadar dan akan menyatakan cintanya didepan seluruh siswa di sekolah? Isi pikiran Cindy membuat wajahnya tampa sadar tersenyum puas penuh kemenangan.


Dia melihat Grace di ujung sana yang berdiri di sebelah Gina, Tobi, dan Jason. Tak lupa Cindy memberikan senyuman mengejek karena Grace telah kalah.


Tanpa mau menunda hal indah yang sudah dibayanginya itu. kini Cindy diikuti oleh seluruh siswa berkumpul. Beberapa guru sempat protes karena aksi Thomas yang mengganggu proses pembelajaran. Tapi, mereka masih menunggu akan hal apa yang akan dilakukan salah satu murid teladan yang menjadi kebanggaan sekolah mereka itu.


Tentu Thomas akan mendapatkan hukuman karena hal ini. Tapi, para guru memberikan keringanan karena dia pernah membawa harum nama sekolah.


Disaat semua siswa sudah muncul di lapangan. Thomas sudah bisa melihat Cindy yang akhirnya memunculkan wujudnya di sana. Perempuan itu bahkan berjalan mendekat ke arah Thomas dengan penuh senyuman yang membuat Thomas jijik karenanya.


“Oke! kali ini, gua mau lo semua buka akun instagram sekolah!." Perintahnya kepada seluruh siswa. Semua siswa dan guru – guru pun membuka akun instagram yang diucapkan Thomas.


“Gua baru tau kalau beberapa waktu belakangan ini ada kabar gak enak yang udah nyebar di akun itu. Dan salah satu nama yang selalu di bawa – bawa adalah nama perempuan yang saat ini mungkin sedang menangis dengan wajah menunduk." Thomas masih mengatur wajahnya datar meskipun hatinya sudah penuh dengan amarah.


“Gua gak tahu apa motif orang yang menjelek – jelekkan perempuan itu hingga dia di permalukan seperti ini." Thomas mengarahkan atensinya kepada Cindy yang saat ini sudah terdiam. Banyak guru yang terkejut dengan siswanya. Bagaimana mereka bisa berkata sangat kejam dan bertingkah laku seperti orang yang tidak ada adat. Padahal di sekolah mereka mengajarkan tata krama dan bertutur kata yang baik.

__ADS_1


“Hal yang paling mengejutkan buat gua, bukan hanya kalimat bullying yang kalian kasih buat dia. Tapi aksi bullying yang sudah kalian lakukan untuk fisiknya." Ucapan Thomas membuat semua guru terkejut. Kekerasan? Sungguh tidak bermoral. Kepala sekolah yang sejak tadi terdiam kini menatap semua siswanya seperti laser. Dia benar – benar harus menemukan siswa – siswa yang tidak memiliki adab ini.


“Saat ini, kalian pasti saling menebak – nebak siapa pelakunya. Tapi, ... gua tahu. Dan kalian gak akan bisa kabur lagi."


“Thomas!." Bukan suara Cindy yang memanggil. Tapi satu sosok perempuan yang sudah di tunggu – tunggunya sejak tadi.


ketangkap kalian.


“Kamu sudah membuat keributan di sekolah. Sebaiknya kamu berhenti menghabiskan waktu semua siswa dengan mengumpulkan kita semua disini." Katanya lagi.


Kini Thomas tersenyum. Dia berjalan mendekat ke arah kedua perempuan yang berdiri didepannya.


“Akhirnya! Kalian bisa melihat siapa pelaku dibalik kasus pembulian yang diderita Grace." Thomas berjalan kedepan mereka.


“Cindy! Salsa! Gua harap lo akan mendapatkan ganjarannya setelah ini." Ujarnya dengan sinis.

__ADS_1


^^^


__ADS_2