
“Gila Grace ... Kamu hebat barusan." Kata Salsa yang memujinya sambil memberikan dua jempolnya untuk Grace.
“Kamu juga ... By the way, Thanks buat yang tadi." Salsa tersenyum lalu mengangguk.
"Take it slow, Grace ... we're friends. Jadi, udah seharusnya aku bantu kamu tadi." Balas Salsa.
^
^
^
“Eh Thom! gua dengar pacar lo baru aja dilabrak sama para fans lo tuh." Lapor Tobi yang baru saja datang dari kantin dengan Gina.
Dilabrak? Sialan! Kenapa gua baru tahu!
Thomas kesal dibuatnya. Ketika dia baru berdiri dan berniat untuk melihat keadaan Grace. Bel masuk bunyi.
__ADS_1
“Apa sekarang mereka masih disana?." tanya Thomas penasaran. Dia khawatir dengan Grace. Dia tahu Grace pasti takut dan ingat masa lalunya. Dia tidak mau Grace trauma lagi.
“Mereka udah pergi kok. Tenang Thom ... Grace-lo tadi hebat banget kok." Jelas Gina.
Hebat? Grace?
“Maksud lo gimana, Gin?." Dia melihat Gina yang menghadap depan kembali mendengarkan guru yang ternyata sudah datang.
“Nanti gua ceritain. Sekarang lo fokus belajar dulu." Bisik Gina dari kursi depan.
Sialan lo Gin! bikin gua mati penasaran saja. Gimana bisa Grace? Masa iya? Haduh! cepet kelar kek nih kelas! Gua penasaran!
“Yaelah ... penasaran amat lo, Thom." Ledek Tobi disebelahnya. Karena dia lagi malas meladenin Tobi. Lebih baik dia hiraukan saja laki – laki aneh itu.
“Tadi, gua sama Tobi gak sengaja lewat depan kelasnya. Gua lihat banyak banget anak perempuan yang kerubungin dia. terus mereka ngomong banyak disana. mereka nyuruh lo putus lah sama Grace, mereka bilang Grace gak pantas lah buat lo, dan lainnya. Then, gua pikir Grace bakal diam saja. Ternyata dia ngelawan."
“Terus dia bilang, memang mereka siapa bisa larang dia pacaran sama lo. pas dia bilang gitu. Dia sempet didorong. untung aja temannya itu bantu dia. Tadinya, mau gua samperin tuh orang - orang. Tapi, ternyata dia juga udah punya bala bantuan." tambah Gina.
__ADS_1
“Siapa? Jason?" tanyanya dengan nada tidak suka.
“Bukan. Lo cemburuan amat sih sama Jason." balas Gina.
“Terus siapa?."
“Salsa. dia yang bantuin pacar lo tadi."
fyuhh ... Syukurlah kalau ada Salsa. Bukan si curut yang ada disana .
Thomas masih ingin mendengar kelanjutannya. dan selanjutnya Gina menjelaskan jika Grace dengan berani melawan mereka. "Gua jadi pengen ketemu pacar gua." ucap Thomas kepada kedua sahabatnya.
“Ciee ... kemarin aja sok - sok an stuck di status sahabat. Gak boleh merusak hubungan sahabat yang sudah terjalin dari kecil lah katanya. Eh Sekarang ... " Ucap Tobi sambil menunjuk dirinya "Sekarang lo malah kemakan omongan lo sendiri." Dia langsung tertawa dengan Gina.
“Besok - besok kalau mau kekantin gua gak bakal ajak lo berdua lagi. Gua bakal pergi sama Grace. Jadi, gak ada lagi traktiran buat lo berdua karena udah ngeledek gua barusan." Thomas melihat keduanya langsung terdiam dan mengeluarkan wajah melas mereka.
“Yah Thom ... lo gak asik amat. Gitu aja ngambek. Giliran punya pacar lupa sama teman." Balas Gina.
__ADS_1
“Tahu lo! Masa sama teman perhitungan. Jangan ngambek lah. hehe..." Thomas membiarkan saja keduanya memohon - mohon untuk membuatnya luluh. Dia malas meladeninya. Lebih baik ketika pulang nanti, dia langsung menuju ke kelas Grace dan mengajaknya untuk makan siang bersama. Ide bagus Thomas.
^^^