Between Friendship And Love

Between Friendship And Love
Ketidaksukaan


__ADS_3

"Yee Cici mah gitu, suka ngancem bawa bawa mami lagi" ucap Rendy sambil memonyongkan bibirnya. Karena apapun yang di sampaikan oleh Syifa kepada maminya, maminya Rendy akan mempercayai Syifa apapun itu termasuk berita hoax yang akan mengancam keselamatannya Rendy. Jika maminya Rendy yang mengamuk hancur leburlah hidup Rendy. Karena amukan sang mami tidak jauh beda dengan amukannya Syifa.


Di sela pertengkaran Syifa dan juga Rendy seseorang datang menghampiri Syifa sehingga mebuat mereka berhenti dalam pertengakaran mereka itu.


"Hai" sapanya kepada Syifa


"Eh, hai kak" balas Syifa sambil merekahkan senyumnya.


"Gue mau balikin ini soalnya tadi nggak sengaja ketemu di lantai waktu lo mau pesen makanan" ucap seseorang itu kepada Syifa sambil menyerahkan sebuah liontin yang berinisialkan R kepada Syifa.


"Eh, iya bener ini punya gue kak. Makasih ya" ucap Syifa sambil memeriksa kalun di lehernya ternyata tidak ada dan ternyata yang di temukan oleh Dion tersebut adalah miliknya Syifa.


Orang menemukan kalung Syifa adalh Dion, karena waktu memesan makanan Dion juga ada di situ tanpa sengaja mereka bertabrakan dan tanpa di sadari ternyata kalun yang di pakai oleh Syifa terlepas dari lehernya.


Syukurnya Dion melihat kalung tersebut, kalau tidak ntahlah, ntah apa yang akan terjadi selanjutnya.


Sedangkan Rendy yang melihat kalungnya Syifa ada di tangannya Dion ia langsung menarik kalung tersebut dan ia pasabgkan di lehernya Syifa, sedangkan Syifa hanya menuruti dengan perlakuan Rendy itu.


"Makasih ya, lo udah balikin kalungnya Cici. Sekarang lo udah bisa pergi dari sini" ucap Rendy dengan sinis.


"Ihh Putra kamu nggak boleh kasar gitu dong ngomongnya. Kak Dion itu kakak kelasnya kita, dia juga ketua OSIS kamu kok jafi nggak sopan gitu sih" ucap Syifa dengan kesal karena sahabatnya ini selalu kasar ngomongnya dengan orang lain kecuali oara cewek, karena jika bersama cewek mulutnya akan menjadi begitu manis.


"Kok kamu jadi belain dia sih Ci?" kesal Rendy.


"Bukan gitu Put"


"Santai bro, gue cuma mau balikin kalungnya Syifa dan gue juga nggak mau cari masalah sama lo seenggaknya lo juga dengerin kata teman lo supaya bersikap baik dan sopan kepada orang yang lebih tua dari lo" ucap Dion kepada Rendy dengan sinis dan kemudian meninggalkan tempat itu.


"Kamu suka banget deh ngomong kasar sama orang lain. Eh kalo ngomong sama cewek mulutnya manis banget, heran deh" gerutu Syifa sambil menyerahkan segelas air minum dan memberikannya kepada Rendy karena ia telah selesai menyuapi bayi besarnya itu.


Walaupun mereka sedang bertengkar tapi mereka akan tetap saling perhatian.

__ADS_1


Oh iya btw kini hubungan Syifa dan juga Dion sudah membaik, karena waktu mereka mos Dion hanya melaksanakan tugasnya yang sebagai ketua osis makanya ia bersifat tegas kepada Syifa dan juga Rendy. Jangan tanya bagaimana hubungan Rendy dan juga Dion, Rendy selalu bersikap kasar dan tidak menghormati Dion. Karena ia merasa sangat kesal kepada Syifa setiap kali Rendy dan juga Dion beradu mulut pasti Syifa akan berpihak dengan Dion.


"Oh ya Ci gimana di kelas?" tanya Rendy sembari mengelus elus kepalanya Syifa. Mereka itu seperti seorang kekasih karena perhatian yang mereka berikan layaknya seperti seorang kekasih padahal mereka hanyalah sebatas sahabat, tak taulah dengan perasaan mereka yang sebenarnya.


"Tadinya sih aku kesepian nggak ada kamu, tapi nggak papa kok nih aku udah punya teman" ucap Syifa denga irama manjanya sambil menunjuk para teman teman barunya itu. Sedangkan yang di tunjuk oleh Syifa tersenyum ke arah Rendy dan memperkebalkan diri mereka kepada Rendy.


Di tenga tengah perkenalan mereka tiba tiba Riko ikut bergabung ke arah mereka.


"Kenalin juga nama gue Riko" ucap Riko sambil mengulurkan tangannya ke arah Anggun. Karena sedari tadi Riko selalu menatap Anggun yang hanya diam.


"Anggun" ucap Anggun ikut membalas uluran tangan Riko.


"Pas banget" ucap Riko sambil menatap wajah Anggun dengan takjub tanpa melepaskan tangannya dengan Anggun.


"Maksudnya?" tanya Anggun dan mencoba menarik tangannya dari genggaman Riko tapi Riko sama sekali tidak menyadari itu sehingga ia tetap menahan tangannya.


"Ehemm" dehem Bima dengan keras.


"Aduh, sorry gue nggak sadar tiba tiba ada bidadari di depan mata gue. Dan gue pikir gue sekarang ini lagi mimpi" ucap Riko masih dengan menatap Anggun dengan tatapan memuja.


Sedangkan Anggun yang mendengar pernyataan Riko jadi tersipu malu dengan ucapan Riko yang menurutnya itu adalah sebuah gombalan semata.


"Lo jangan sampai percaya sama kata katanya itu, dia itu buaya darat" ucap Aldi sambil menoyor kepala Riko dan juga ikut memperkenalkan dirinya kepada teman teman barunya Syifa itu. Dan juga di ikuti dengan Bima dan Riko.


"Btw, kalian nggak pesen makanan kalian gitu?" tanya Zizah kepada para lelaki itu.


"Nggak" jawab Aldi


"Kenapa?" tanya Gita.


"Kita cuma mau absen para ciwi ciwi cantik di sini. Eh taunya nggak ketemu, yang ada cuma bidadari yang nggak tau turu dari mana sekarang malah ada di depan mata gue" ucap Riko dengan gombalan mautnya yang menatap Anggun sambil mengedip ngedipkan matanya kepada Anggun.

__ADS_1


"Gombal mulu kerjaan lo" ucap Syifa sambil menoyor kepalanya Riko.


"Aduh Fa, yang lembut dikit dong kaya Anggun nih. Udah namanya Anggun cara ngomongnya juga anggun" ucap Riko yang terus terusan memuji Anggun.


.


.


.


.


**Jangan lupa tinggalin vote, komen dan juga likenya ya kakak kakak sekalin.


Walaupun ceritanya cuma sedikit tapi pegal juga nih jari kalau ngetik. Terkadang aku juga kehilangan akal buat bikin cerita yang selanjutnya.


Para author yang lain ngerasain nggak kaya aku rasain sekarang yaitu kehilangan akal pas lagi buat cerita? Kalo ada juga yabg ngerasain kaya aku, berarti kita sehati dong.


Aku mau curhat dikit nih ya. Aku kalo kehilangan aka mau buat cerita apa selanjutnya, aku itu langsung tidur buat nenangin fikiran. Terkadang aku juga nonton film apalah itu buat dapet inspirasi supaya lebih semangat buat lanjutin ceritanya.


Kepada kakak kakak sekalian mohon votenya yaa like dan komennya juga supaya aku tetap semangat buat lanjutin cerita aku, dan aku juga berharap kalian bisa memberikan aku motivasi karena aku juga baru memulainya.


Mohon ya kak buat vote, like dan komennya.


Mohon ya kak buat vote, like dan komennya.


Mohon ya kak buat vote, like dan komennya.


Mohon ya kak buat vote, like dan komennya.


Mohon ya kak buat vote, like dan komennya**.

__ADS_1


__ADS_2