Between Friendship And Love

Between Friendship And Love
Episode Empatdua


__ADS_3

Sejak kejadian sore hari yang penuh haru dan sarat akan penyelasan. Kini keadaan keduanya sudah menjadi lebih baik. Thomas dan Grace bahkan terlihat berjalan bersama dengan senyum di kedua wajah mereka masing – masing.


Grace sedang tersenyum akan kata – kata lucu yang di lontarkan Thomas. Begitu pun sebaliknya. Semua orang dikantin menatap keduanya dengan tatapan yang berbeda – beda. Ada yang terpukau, ada yang kesal karena melihat Thomas jalan dan tertawa dengan perempuan lain, dan ada yang meneriaki mereka dengan kata – kata ledekan karena kini tampil berdua dengan wajah yang terlihat sangat bahagia. 


Seolah tidak menganggap ledekan teman – teman Thomas penting. Laki – laki itu mengajak Grace duduk di kursi yang masih kosong. "Kamu mau makan apa?."


"Bakso. Minumnya es teh." Thomas mengangguk lalu pergi ke arah penjual bakso yang ada di kantin mereka. hingga kepergian Thomas di gantikan sosok lain yang saat ini duduk di kursi sebelah Grace.


"Boleh aku bicara sama kamu, Grace?." Ucap laki – laki yang tak lain adalah Jason.


Grace membuang nafasnya dengan pelan kemudian mengangguk. Dia tahu, kalau masih ada hal yang harus di perjelaskannya kepada Jason. “Ada apa, Jason?."


"Aku mau kita bicara di tempat lain, bisa?." Ajakan Jason langsung di tolak Grace. Saat ini dia sedang bersama Thomas. Dia tidak ingin laki – laki itu sakit hati akan sikap Grace yang tiba – tiba saja pergi dari kantin. Grace tahu hal ini sangat menyakiti hati Jason. Dan Grace juga merasa bersalah kepada temannya. Tapi, sejak dulu. Tidak pernah ada status lebih yang bisa di berikannya kepada Jason. Laki - laki baik itu adalah teman nya. Meskipun sikapnya nanti akan menyakiti Jason. Tapi Grace tidak ingin kehilangan teman sebaik Jason.


"Bisa bicara disini saja?." Pinta Grace. Dia menata pilu ke arah Jason. Maaf Jason. Maafkan aku.

__ADS_1


"Oke. kalau begitu aku langsung ngomong disini sama kamu."


Disaat itu, mata Grace bertatapan dengan Thomas yang sedang melihat keduanya dengan tatapan datar. Tapi, wajah itu langsung berganti dengan wajah tersenyum dan anggukan ketika Thomas melihat Grace yang menatapnya seolah memberikan kode kepada Thomas untuk menunggunya berbicara dan menyelesaikan masalah ini dengan Jason segera.


"Jadi?."


"Grace, kamu mungkin  tahu apa yang akan aku ucapkan sama kamu saat ini." Grace mengangguk, "Kamu mungkin juga sudah tahu kalau aku sudah memiliki perasaan ini sejak lama?." Kembali Grace mengangguk.


Maaf Jason.


Jason menatap Grace dengan pandangan sendu. Mungkinkah ada kesempatan?


“Grace, aku menyukai mu. apa kamu mau memberiku kesempatan untuk jadi pacar kamu?." kata – kata itu keluar dari mulut Jason. Dia tahu jika dia pasti di anggap laki – laki yang menyedihkan bagi Grace. Tapi, dia tidak bisa menyimpan perasaan ini lagi. dia ingin Grace juga memberinya kesempatan seperti Thomas. 


Sejak melihat kedatangan Grace dan Thomas di kantin tadi. Jason sudah yakin jika Grace pasti sudah kembali kepada Thomas. Dan Jason menyesali hal itu karena dia sudah terlambat untuk mengungkapkan perasaannya. Sungguh sangat terlambat.

__ADS_1


Tapi, kali ini dia ingin jawaban yang serius dari Grace. Supaya dia bisa mengambil langkah selanjutnya. Apakah dia harus mundur atau masih ada kesempatan untuknya?. Sejak Grace dijauhi Thomas. Hanya Jason yang berada di sampingnya saat itu. Jason berfikir jika Grace pasti akan luluh suatu saat nanti. Dia selalu mencoba dan mencoba.


"Jason, sejak aku kenal kamu waktu kita masih smp. Aku senang karena kamu sudah pernah bilang kalau kamu suka sama aku. Meskipun saat itu hati aku milik orang lain. Kamu masih mau berteman dengan aku."


"Hingga saat dimana aku bertengkar dengan Thomas, dan Thomas menjauhi ku. Kamu justru menjadi teman yang sangat baik karena selalu ada disaat aku sedih. Dan aku selalu berterima kasih karena itu. keberadaan kamu itu adalah anugrah buat aku. Tapi , ..."


Grace mengambil nafasnya kemudian membuangnya dengan pelan. Dia memegang tangan Jason dan menepuknya dengan pelan. "Tapi, aku minta maaf Jason. Sejak dulu, hanya nama Thomas yang ada di hati aku. Aku tahu aku udah jahat sama kamu karena udah manfaatin kamu. dan aku minta maaf akan hal itu. aku juga tahu kalau kamu mungkin tidak ingin berteman lagi dengan aku. Aku juga akan memaklumi hal itu. tapi, meskipun begitu, kamu masih tetap menjadi teman terdekat aku yang paling berharga Jason. Sekali lagi aku minta maaf kalau sudah menyakiti hati kamu, Jason."


^


^


^


Kepergian Jason dari meja Grace dengan wajah sendu membuat beberapa siswa disana menatap heran. Bahkan ada beberapa perempuan yang juga mengagumi Jason karena ketampanannya yang hampir sama dengan Thomas melirik sinis ke arah Grace. Mereka kesal kenapa selalu Grace yang dikelilingi oleh laki – laki tampan di sekolah ini. Di ujung lorong dekat kantin. Ada seseorang yang menatap kedua pasangan itu dengan tatapan jahat dan senyuman sinis yang terpantri di wajahnya.

__ADS_1


"Perempuan tidak tahu malu. Liat aja apa yang bisa gua lakuin buat lo."


^^^


__ADS_2