
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
"Ka Za itu cewek yang pelnah kakak temui wakcu itu." jawab bocah perempuan kecil itu,polos.
"Hadeh, tau kalau itu mah bocil, maksut nya itu Za itu orang mana, keluarganya siapa, gitu." ucap bora kesal atas jawab bocah itu.
"Oh itu, kita juga tidak tau kak, yang kita tau kak Za anak orang kaya, dia baik, dan juga ayah ka Za yang memebangun taman kota itu, beserta fasilitas nya. jelas bocil lain.
" kalau orang kaya kenapa narik ojek ?" tanya Rey.
" Bukan nalik ojek saja, kadang kadang kak Za jualan siomay, bakco, jualan sayullan di pasal,
tapi klau jualan makana kebanyakan abis di makan sendili, so'al nya ka Za hobi makan." jelas bocil perempuan cesadal itu. .
"Maaf ka kita harus pergi, maaf tidak bisa lama-lama." cegah anak laki-laki yang datang bersama dua bocil perempuan tadi, yang tak mau mereka banyak bertanya, karena mereka sedikit tau siapa Za sebenar nya.
"Eh, tunggu kita belum selasai..!" pangil Han, tapi tetep saja mereka pergi tak mendengarkan pangilan Han.
" Padahal masih banyak yang mau kita tanyaka." sahut kenzo, dengan nada kecewa.
Kembali ke kampung Zeno.
Hira dan Zeno sedang berjalan-jalan mengendari si hitam.
"Ka, kita ketempat tongkrongan anak-anak taruna yuk." Ajak Zeno.
"Boleh." sahut nya." tapi nanti saat ada yang tanya siapa aku, kamu jawab aku kakak angkat kamu dan nama ku bagas, jangan Za atau Hira, mengerti."
"Kakak masih mau menutupi identitas kakak lagi, tidak capek ekting terus ?".
" Yah mau gimana lagi." jawab Hira pasrah.
"Baik lah, yang penting ka Hira nyaman dan kakak senang, aku juga ikut senang."
Tak butuh waktu lama, mereka berdua sudah samapai di tempat tujuan mereka.
" Malam semua," sapa Zeno kepada teman-teman nya yang semuanya laki-laki.
"Malam zen, bawak sipa tuh cakep bener ? tanya salah satu pemuda itu.
"Iya cakep, pengunjung kampung kita yah ?" tanya pemuda satunya lagi.
__ADS_1
"Hay cantik, kenalan dong, aku Akbar, pemudah paling keren di kampung ini." ucap salah satu pemuda lain yang mengaku namanya Akbar dengan PD nya.
" Eh zen, di tanya diam aja, jawab kenapa." sahut pemuda lain nya lagi.
"Udah ngomongnya, kalau belum lanjut kan, kalau udah diem beri kesempatan aku ngomong." Jawab zeno dngan sedikit kesal dengan mereka yang nyerocos terus.
"Maaf." ucap anak taruana serempak.
" Ya sudah aku kenalin siapa dia," Zeno menujuk ke arah Hira. " kenalkan ini kakak ku, nama nya Bagas dia baru datang dari kota, dia bukan pengunjung tapi dia akan tinggal di kampung kita untukvsementara." jelas Zeno memperkelkan Hira kepada mereka.
"Hay bagas, kenalin nama ku Erik." sembri mejulurkan tangan ke Hira untuk berjaba tangan
"Aku Ari," mengulurkan tangan.
"Aku andre.
"Aku Dayat.
"Aku Akbar.
"Aku Aris.
"Aku Nur.
Mereka memperenalkan diri mereka masing- masing.
"Oh iya kak, mereka semua adalah anak karang taruna inti, jadi mereka semua yang bertugas untuk mengatur kemajuan kampung kita ini." jelas Zeno.
"Engga nayak." jawab Hira
Jleb
Zeno terdiam dengan jawabn Hira. melihat eksprei zono Hira tetawa lepas.
"Hahahha, liat wajah mu jeleka banget, engga usah manyun, kakak cuam bercanda." jelas Hira. Zeno memutar bola matanya jengah karena terkena kejahilan Hira.
"Bisa-bisa nya kakak tiba-tiba jahil, aku udah serius malah kaka jahili." omel zeno kesal, sembari melangkah duduk bersana teman-teman ya.
"Ih nganbek, ucu ucu ucu, adek ku yang ganteng yang manis yang tinggi kayak tiang suyet, yang kegantenganya udah galahin Han artis yang lagi naik daun kayak ulet bulu, jangan ngambek dong, nanti aku kasih pisang." bujuk Hira, bukannya membuat zeno berheti ngambek malah membut zeno semakin kesal dengan ucapan Hira, apa lagi semua anak taruan menertawakan nya.
"Puas-puas kalian ketwa, kaka juga, bukanya di bujuk malah di bikin semakin kesal, dasar kakak luknat." jawab Zeno yang semakin kesal. "lagian kenapa di kasih pisang, di kasih apa gitu yang bikin aku seneng, kalau pisang mah kakak yang senang bukan aku." ucap zeno lagi yang masih kesal.
"Haha, baru kali ini ada orang berani ngatai kamu Zen." ucap Dayat di selah-selah tawanya.
"Siapa juga yang berani ngatain zeno, liat muknya udah males, punya muka cuam punya satu ekspresi, Cuma datar muluk kayak tembok." imbuh Ari.
__ADS_1
"Emang gitu," tanya Hira.
"Iya kak, dia itu orangnya cuek banget, susah di ajak ngomong, kayak anak majikan ibunya nona Za, kalau di ajak ngomomg cuma" hem hem hem." Jelas Ardan yang sukses membuat Zeno cekikikan.
"Iya bener tuh, Awas tuh Zen jangan cuek-cuek amat jadi orang entar susah cari jodoh." imbuh Nur.
Zeno semakin terbahak meliaht wajah Hira yang terlihat asem mendengar ucapan Ardan dan Nur.
HAHAHAAAAAA !!!
"Bener tuh bener." ucap Zeno di selah tawanya, yang membuat teman-temanya binggung.
"Di bilangin malah ketawa," proyes Ari.
"Kamu kenapa sih ?" tanya andre binggung dengan tingkah Zeno yang tertawa lepas tidak kayak biasanya.Zeno yang biasa telihat dingin, cuek dan tidak banyak bicara,tiba-tiba tertawa lepas.
Tiba-tiba datang seorang wanita yang datang menghapiri mereka, wanita yang telihat centil dan sok modis.
"Hay semua, hay zeno, lagi pada ngumpul yah, lagi miting apa lagi nongkrong ?" tanya Wanita itu dengan centil
"Kita cuman nongkrong aja ko." jawab Ari.
"Nongkrong, lagi berak kalia nongkrong." sindir Hira
"Eh, kamu siapa, nyahut aja !" ucap wanita itu dengan nada tak suka.
"Oh kenalin dia Bagas." jelas Ardan.
"Cih, Bagas, nama ko Bagas kayak nama cowok, nama nya jelak kayak orang nya." sahut wanita itu dengan centil. " punya nama tuh yang bagus kayak aku udah cantik, terkenal, artis sosmed, followers banyak, perfeck pokonya." ucap nya dengan sombong. " kenalin nama ku Yura, bunga desa di kampung ini." jelas wanita itu, memeprkenalkan diri tanpa mengulurkan tangan nya.
"Bunga desa, Bunga pasir iya," Jawab hira.
"Apa kamu bilang !, kamu kira aku tahi kucing apa !!!" ucap wanita yang benama Yura dengan emosi.
"Kalau tidak mau bunga pasir ya bunga Raflesia arnoldi aja." jawab hira lagi. berbicara dengan santai sembari duduk di atas motor nya.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
__ADS_1
-Langait dan Bumi.
Terimakasih