
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
Ssssttt
Aaaaaaaaa!! Lepas lepas sakit woyy !" Karena terkejut Hira meraih tangan Han dan memelintir tangan nya.
"maff, tidak sengaja." Hira langsung melepas tangan Han.
"Gila kamu, kamu mau membuat tangan Han patah!!" Kenzo sedit membentak Bagas akan tindakanya.
"Aku kan sudah bialang aku tidak sengaja!!" Bentak bagas.
"Sudah -sudah jangan ribut, kenapa kalian jadi malah ribut kayak gini,baru saja bertemu sudah pada ribut." Ho melerai keributan mereka.
"Baik lah kembali ke tujuan ku datang ke mari, jadi gimana, apa kaliam masih membutuhkan ku untuk menjadi bodyguard ?" hira bertanya dengan menatap meraka sumua dengan tajam.
"Ha kenapa auranya berubah gini yah." Gumam Rey yang bisa di dengar oleh Bagas.
"Apa kamu takut dengan ku Rey ?" Rey terkejut dengan ucapan Bagas.
"Ha, a a aku ti tidak takut sama kamu." Rey berusah untuk tidak takut tapi ucapanya terbata-bata.
"Cih, begitu saja sudah gemetar."Hira meremehkan Rey
" Tatapan matanya mengingatkan ku dengan Za." ucap Han lirih dan hanya bisa di dengar oleh Erza yang berada di samping nya.
"Benarkah, apa kamu masih memikirkanya, apa jangan-jangan kamu menyukai nya ? Erza bertanya dengan suara lirih.
"Hemm, mungkin." Jawab Han ragu.
"Ok, aku menerimamu sebagai bodyguard dan mulai besok kamu sudah bisa bekerja." Jelas Ho.
"Baguslah, sesuwai perjanjian, aku akan mendapat fasilitas tempat tinggal dan kendaraan." dengan santai bagas berucap demikian sembari berjalan kearah sova di sebelah Rey, karena sedari tadi bagas berdiri tak jau dari ambang pintu.
"Ais, belum apa-apa sudah mintak fasilitas." Sahut Kenzo.
"Sesuawat perjanjian." mejawab dengan santai
Sebelum hira datang ke kota J Hira sudah menandatangani surat perjajian kontrak kerja.
((Yang isinya.
1) Masa percobaan selama tiga bulan kerja.
2) mendalap faslitas tempat tinggal dan kendaraan.
__ADS_1
3) setelan tiga bulan pihak pertama (Bagas) dan pihak ke dua( menejer Ho) boleh memutuskan lanjut atau tidak untuk melanjutakan kontrak kerja.
4) Waktu kerja pihak pertama (bagas) tidak bisa di tentukan.
5) Gaji sesuwai kesepakatan.
6) pihak pertama (Bagas) tidak boleh mengundurkan diri sebelum tiga bulan atau harus membayar denda sesuai permintaan pihak ke dua( menejer Ho).
6) Pihak Ke dua (menejer Ho) tidak boleh memecat pihak ke pertama (Bagas) sebelum tiga bulan atau membayar denda sesuwai permintaan pihak pertama (bagas)
Itu lah surat perjajian yang sudah di sepakati oleh Ho dan Bagas.)
Kembali ke Bagas dan lainya
"Baiklah kamu akan tinggal dengan mereka di drom dan untuk kendaraan kamu akan aku beri mobil peribadi selama masih bekerja di sini." jelas Ho.
"Aku tidak mau mobil, aku lebih suka motor seport, jadi beri aku motor."
"Baiklah aku akan beri apa yang kamu mau." jawab menejer Ho.
Kini Hira resmi bekerja menjadi bodyguard untuk mengawal dan mengawasai Han dan member lainya.
Di drom/ rumah tempat tinggak Boybend itu.
Rey dan Gavin sedang duduk santau di ruang TV.
"Rey yang lain kemana, sepi amat ?"
"Woy pacaran muluk kalian berdua !" Kenzo tiba-tiba datang dan mengejutkan mereka berdua.
Karena terkejut Rey dan Gavin latah."Ada monyet betina makan pisang sambil Jalan !!!"
mereka latah denangan kompak.
"Apa !! kalain ngatain aku monyet !!" Bagas membentak mereka berdua, yang kebetulan Hira sedang makan pisang sambil jalan.
"Ha! bu bukan kita bukan ngatain kamu ko, aku lagi liat monyet lagi makan pisang di ponsel, dan kebetulan dih ogeb (nujujuk kenzo) ngagetin kita." Jelas Gavin sedikit takut.
"Alesan saja !!" bentak Bagas lagi.
"Beneran kita tidak bohong nih buktinya." Gavin menujukan layar ponsel kearah Bagas yang memperlihatkan foto Kenzo yang sedang makan pisang.
"Hemmm, bener juga, monyetnya sangat besar." ucapa Bagas
"Kalau ini punya ku." Rey menujukan kamera depan dan meperlihatkan wajah Bagas yang sedang makan pisang.
" REYYYYYY!!!.
"Hehehe magap ,mangap."
__ADS_1
"mangap terus kayak dugong !" sahut Bagas ketus.
"Jangan dugong keles, yang cakepan dikin napa." protes Rey.
BODO!!! jawab hira ketus, lalu pergi meninggal kan mereka.
"Nah loh Rey, kamu udah bikin anak orang ngambek, bakal abis kamu sama tuh anak." kenzo menakuti-nakuti Rey.
" Aku kan cuma bercanda, malah ngambek beneran tuh anak." Rey Cemas.
"Derita mu, aku engga ikutan." Gavin pergi meninggal kan Rey yang sedang cemas.
"Aku juga," Kenzo ikutan pergi.
"Eh ko gitusih, Kalian sungguh TER LA LU !!!
"BODO !!! jawab meraka berdua serempak, dan berlalu pergi dari hadapan Rey.
Han yang sedang duduk melamun di teras blakang di kejutkan denga ke datangan Erza dan Bora.
"Han, kamu melamun ?" tanya Erza, yang baru saja datang dan langsung duduk di bangku di depan Han.
"Eh, engga." kilah Han, yang sedikit terkejut.
"Jangan bohong kamu, semenjak pulang dari kota X kamu sering melamun, emang apa yang sedang kamu pikirin ?" tanya Bora yang juga datang bersama Erza, dan ikut duduk di sebelah Erza.
" Seperhatian itukah kalian dengan ku ?" tannya Han dengan sedikit meledek mereka.
" karena kita sahabat, dan kita sudah bersama -sama dalam waktu yang tidak sebentar, jadi kita saling memahami." jelas Erza.
"Iya, kalau kamu sedang ada masalah ceritalah dengan kita-kita, jangan kamu pendam sendiri." imbuh Bora.
"Huffff, aku tidak ada masalah, aku sedang teringat dengan Za, sorot matanya selalu terbayang di pikiran ku." Han bercerita sambil membayangkan sorot mata indah Za yang membuat dia mabuk kebayang.
"Apa kamu sedang jatuh cinta pada pandangan pertama ?" Tanya Bora sedikit meledek.
"Mungkin, aku sendiri tidak tau, tapi yang aku tau mata indah milik Za selalu dalam pikiran ku." Jelas Han.
"Wah wah kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nih." ledek Bora.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
__ADS_1
-Langait dan Bumi.
Terimakasih