BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Percakapan Taro.


__ADS_3

Happy reading.....


Malam hari di markas militer.


"Hay, boleh gabung." Tanya Taro yang melihat Hira duduk sendiran.


"Boleh, duduk ah." Jawab Hira.


"Tumben sendiri keman yang lain?" tanya Taro.


"Sedang bersama Haru dan lainya." Jawab Hira.


" Za aku boleh bertanya sesuatu dengan mu? ." tanya Taro.


"Tanyakan saja, bila aku bisa menjawab akan aku jawab." Jawab Hira.


"Apa kamu yang menyerang ku kemarin malam? " Tanya Taro.


"Iya." jawab hira jujur.


"Kenapa? " Tanya Taro.


"Cuma mau lihat seberapa kuat dan sebrapa hebat teknik mu dalam bertarung." jawab Hira.


" Apa yang kamu dapat?"


" Hasilnya sangat bagus, Cuma satu kelemahan mu, kamu mudah emosi." Jawab Hira.


"Benarkah, kenapa bisa begitu.?"


"Karena aku bisa melihat itu." Jawab Hira.


"Contoh nya?"


" Apa harus aku jelas kan?, aku rasa tidak kamu bisa pelajari itu sendiri karena kamu pasti sudah pernah di ajari sana Jenderal." jawab Hira.


"Ya kamu benar, tapi sayang kau sampai sekarang belum belum bisa memahami betul." Jelas Taro.


" Bagai mana dengan adik dan Ibumu?" tanya Hira.


"Mereka baik." Jawab Taro.


Saat Hira dan Taro berbincang diam-diam Laras melihat dati jauh kedekatan mereka.


"Kenapa Taro medekati Hira." batin Laras yang sedikit cemburu melihat keduanya.

__ADS_1


Dan tanpa Laras sadari Hira juga melihat laras yang melihat nya dari kejauhan.


" Laras, kenapa dia?, apa dia cemburu melihat Taro bersama dengan ku? " Batin Hiran.


"Eh kenapa dia pergi?, Ah Seprtinya di cemburu. " Batin Hira lagi.


"Ejen Za, kamu kenapa? apa yang kamu lihat ?, Tanya Taro yang melihay Hira melihat kearah tertentu.


"Oh tidak, tidak ada apa-apa." jawab Hira.


"Za, aku boleh tanya suatu lagi? " Tanya Taro


"Tanya kan saja," Jawab Hira sambil meminum air putih yang dia depan nya.


"Apa ejen Putri cucu kandung jendral." Tanya Taro.


" Kenapa kamu bertanya seprti itu?" Tanya Hira.


"Ahh Tidak, cuma ingin tahu saja." Jawab Taro.


"Benarkah, tidak ada maksud lain." Tanya Hira.


"Tidak ada, sungguh tudak ada." Jawab Taro.


"Benarkah?, Jangan membaca ekspresi wajah ku." Pinta Taro.


"Apa tebakan kau benar, lihat dari cara mu melarang kamu pasti jawaban ku benar." Jelas Hira.


"Sudah lah jangan di bahas," pinta Taro.


" Za, kenapa kalian kembali kesini lagi?, bukan kah kalian pergi dsri sini karen menolak tugas dari Jendral laku kabur.?" Tanya Taro yang mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Emmm kanapa yah, mungkin sifat kekanak-kanakan ku lebih dominan, jadi kita kabur dari Markas. " Jawab Hira.


"Terus selama ini kalian tinggal di mana?" Tanya Taro.


"Kita hidup di negara masing-masing, tinggal dan bersekolah seprti remaja lainya, selesai sekolah aku mebatu perusahan ayah ku, Putri enjadi model terkenal , dan Lee menjadi desainer dan foto grafer yang terkenal juga." Jelas Hira.


"Lalu kamu mebantu ayah mu dalam bidang apa?,


"Semuanya, tapi lebih dominan ke dunia musik, karena aku suka musik." jelas Hira.


"Produser maksud kamu." tanya Taro.


"Iya," Jawab Hira.

__ADS_1


Lalu kenapa sekarang kamu kembali?" Tanya Taro.


" Maff kalau yang itu aku engga bisa jawab."


"Oh, ok tidak masalah."


"Ohw iyar Tar, aku masih ada urusan aku tinggal yah, kalau kamu mau beryemu lar..... eh maksudnya Putri kamu temui dia saja di bawah pohon apel, biasanya di disana kalau pohonnya asih ada." Jelas Hira.


" Oh, dia di sana?, baiklah nanti akan aku temui dia." Jawab Taro.


"Ya sudah aku permisi." Pamit Hira.


*******


Satu bulan sudah Hira dan Lainya berada di Markas Militer, Hari-hari hira habiskan untuk berlatih dan terus berlati, baik bela diri atau yang lainua. Hubungan Laras dan Taro juga semakin dekat, Mereka juga sering mendapat misi yang tidak terlalu sulit sehingga mereka cepat kembali kemarakas, Hingga tiba saatnya Hira medepat tugas yang memaksanya untuk pergi jauh dari markas dalam waktu yang cukup lama.


" Ejen Za, kali ini kamu dapat tugas untuk mencari keberadaan seseorang yang sudah melakukan penipuan, dia melakukan penipuan dengan cara membawa uang infestor dan rekan keraja nya." Jelas jendarla Hideyoshi.


" setelah tuga ini selesai kamu boleh tidak kembali kesini lagi, dan akan aku hububgi saat ada tugas untuk mu." imbuh Sang jendaran.


"Apa cukup besar penipuan yang dia lakukan hingg harus di datangkan ejen khusus?" Tanya Hira.


" Iya, bakan beberapa koraban meninggal karena steres perusaanya gulung tikar. apa bila aku sebut salah satu perusaan yang ikut menjadi korban kamu pasti akan dengan senang hati meneriama tugas ini." Jelas sanga jendral.


"Apa itu, apa berhubungan dengan perusaan ayah ku? " tanya Hira.


"Yah, orang itu yang sudah membuat perusa'an orang tuamu bangkrut," Jawab Sang jendral.


"Baik aku teriama misi ini. Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?."tanya Hira tanpa berpikir panjang.


"Jadi begini, Pelaku mempunya se-orang putra yang masih bersekolah tingkat SMA dan sekarang di bersekolah khusus pria di Kota J." Jelas Jendaral.


"Kota J?, Kenapa juga harus kota J, itu sama saja kakek nyuruh Hira pulang kek." Jawab Hira.


"Yah mau bagai mana lagi, putra dari target kita bersekolah disana," pungkas Sang jendral.


"Tapi Tenang saja, kamu tidak akan ketahuan siapa pun kalau kamu suah kebali ke kota J." Jelas Sang jendaral.


"Maksida kakek, Hira akan menyamar gitu." Tanya Hira.


"Iya, ini ID bari kamu." sang jendara embriak ID bari kepada Hira.


" Hira terkejut saat mengetahu ID yang di berikan oleh sang Jendaral


Bergabung......

__ADS_1


__ADS_2