BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Kembali kemode.


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


Pagi harinya mereka sedang sarapan bersama, Dari awal mulai sarapan sampai selesi sarapan suasana di meja makan hening tak seperti biasa.


"Kalian sudah selesai(sarapan)?, kalau sudah kita berangakat sekarang, Karen hari ini kalian akan latihan dens untuk persiapan mini album kalian" jelas Hira datar, lalu pergi di susul Han, gavin dan lainya untuk berangakat ke gedung Z&Z di mana mereka biasa latihan.


Kini Han dan member lainya sedang berlatih dens bersama pelatih mereka. mereka merasakan keanehan dal latihan kali ini.


" kalian ada yang aneh tidak denga latiha dens kita hari ini? " Tanya Han kepada member lainya.


"Iya aku juga, aku merasa latihan kita ini lebih berpower padahal ini adalah gerakan yang kita buat sendiri, yang menjadi pertanyaan sekarang siapa yang sudah menyempurnakan gerakan dens kita ini" tanya Gavin balik.


"Kalu aku lihat dan rasakan seperti tidak asing dengan semua ini, jangan-jangan...? "


"Pagi menjelang siang untuk kalian, " Tanya seseorang yang terdengar suaranya saja. menyela ucapan Bora.


"NONA Zahira!!" Jawab mereka serempak.


" Hemm yah aku, Hari ini kalian akan menjalani pengarapan mini album kalian, semua sudah aku siapkan dan kalian tinggal berlatih, kita akan mengunakan lagu ciptaan Han, bora dan Erza, semua lagu milik kalian, dan dence kalian, semua gerakan kolaborasi dengan gerakan dence miliku, aku hanya menabah kan sedikit saja agar lebih sempurna, jadi berlatihlah denga serius.


"karena semu ini karaya kalian, aku beri waktu kalian satu bulan untuk menyelesaikan semua nya, dan dalam dua bulan kalian sudah harus loncing mini album kalian ini" jelas nya, suara itu adala milik Zahira/Hira.


"Setelah latihan ini kalian akan miting, membahas keputusan final pembuata album mini kalian" jelas Hira lagi.


"Baik, kita akan berlatih dengan sungguh-sunguh apalagi anda bersama kami." jawab Han.


"Iya, kita akan selesai kan semua jadwal, sesuwai arahan anda Nona." imbuh Kenzo.


"Nona Zahira, Anda akan selalu membimbing kita kan? tanya Gavin, namun tidak ada jawaban lagi.


"Nona zahira anda masih di sana? tanya Han.


"Seperti sudah tidak ada, Han." Jelas Erza.


"Iya, tapi tidak masalah yang jelas kita pasti akan melakukan yang terbaik untuk nona Zahira dan fens kita, karena kita sudah di latih dengan Nona Zahira lagi." Jelas Rey, dengan penuh antusias.


"Harusnya, tapi kenapa aku sedikit kawatir yah."


"Apa yang kamu kahwatirkan Erza? tanya Han.


"Tidak tau, yang jelas ini semua ada hubungnya dengan nona Zahira atau bagas." jelas Erza.


"Suda jangan di pikirkan lagi, ayok kita latihan lagi, habis ini kita masiah ada jadwal lagi selain miting, kemungkinan kita akan pulang dini hari lagi." jawab Han.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan latihan, lalu mereka pergi dan tentu masih di kawal oleh Hira, mereka pergi untuk menyelesaikan jadwal mereka, dari menjadi bintang tamu, menjadi model fesyen, dan lainya. dan benar saja mereka pulang dini hari lagi.


Saat perjalanan pulang Hira menjelas kan sesuatu kepada mereka.


"Sebentar lagi genap tiga bulan akau menjadi bodyguar kalian...?


" Apa kamu akan memperpanjang kontraknya?" tanya Han menyela ucapan Hira.


"Jangan menyeka kalau aku belum selasai berbicara, Han! " jawab Hira dingin namun sedikit tegas.


" maaf. Bagas."


"Aku tidak melanjutkan kontarak ku, tapi aku sudah mencarikan penganti ku, soal kualitas jangan tanyakan itu, akau selalu memberi yang terbaik untuk kalian, dia seorang pemuda, umurnya lebih muda dari kalian, meski muda postur tubuh nya sedikit lebih besar dari kalian, besok dia akan tiba, seharusnya hari ini tapi terjadi keterlambatan karena dia mengendari motor dari Kota X ke kota J ini" jelas Hira.


"Tapi Bagas, kita sudah nyaman dengan mu." tolak Gavin.


"Tidak ada penolaka, semua sudah aku bicarakan dengan menejer kalian dan presedir," jawab Hira.


Setelah mendengar jawabn Hira suasana kembali hening, sepanjang perjalanan yang harus mereka tempuh hampir satu jam lamanya, tidak ada terjadi percakapan atau ocehan dan gurawan merek, semua diam hanya berkutik denga pikiran mereka masing-masing.


"Adu!, aku lupa membeli makana si manis." ucap kenzo sambil menepuk jidatnya sendiri.


"aku sudah membeli nya, ada di bagasi belakang." jawab Hira.


"Sunggu, terimakasih bagas." ucap Kenzo lega.


" Han, Bagas sekarang lebih dingin dari pertama dia datang, sebenernya apa yang yang tejadi dengan nya?.


"Sudah ayok masuk, jangan kamu pikirkan terusa Rey, aku tau kalian sangat dekat dengan nya tapi mau bagai mana lagi, kita tidak bisa memakasa nya untuk dekat kembali dengan kita." jawab Han.


"Han, nanti aku tidur dikamar mu yah," pinta Rey,


"Iya, kamu boleh tidur di kamar ku." jawa Han. Han menuruti kemauan Rey karena di antara mereka Rey termuda, dan sebagai Leader dan sekaligus yang paling tua dia atara mereka, Han merasa bertanggung jawab atas keadaan ke lima memeber.


di saat mereka masuk, Mereka melihat Hira sedang bermain denga si manis sejenak lalu meletakan nya kembali di atas sova lalu pergi masuk ke dalam kamar.


"Hai manis, kemari lah." Pangil Kenzo. "Manis kamu tau apa yang terjadi dengan Bagas kesayangan kita?, tanya Kenzo ke pada kucing itu.


"Meong, meong, meong" respon si kucing.


"kamu tau! tapi kamu tidak mau mengatakan nya ke pada ku, ok, ya sudah kalau kamu tidak mau cerita."


"Kenzo, apa kamu sakit?, kamu kesambet setan dari mana? " tanya Bora.


"Heheheh, tidak aku sehat,yah siapa tau si manis tiba-tiba bisa ngomong."


"kenzo, kalau si manis tiba-tiba ngomong auto kabur kita."

__ADS_1


"Bener kamu vin," imbuh Rey.


"Iyalah gavin selelu bener." jawabnya dengan pede.


Di kamar Han, Han dan Rey telihat gelisah mereka belum juga bisa tertidur, tak lama Bora datang menyusul mereka.


"Tok tok tok, Han aku masuk yah,"


"ya, masuk lah.


"Ada apa Bor? tanya Rey,


"Aku mau ikut tidur di sini.


" ya sudah tidur lah." jawab Han.


Mereka pun tidur bertiga, tak lama pintu kamar di ketuk kembali yang datang adalah Kenzo dan Erza.


"Kalian juga mau tidur di sini? " Tanya Han.dan hanya medapat anggukan dari mereka.


"Baiklah, di bawah ranjang masih ada kasur nya tinggal kamu tarik, bantal dan selimut ada di lemari." jelas Han.


Saat Kenzo dan Erza akan merebahkan tubuh nya, Gavin datang dan ikut tidur bersama mereka dan ikut masuk kedalam selimut.


Akhirnya malam ini mereka tidur dalam satu kamar yaitu kamar milik Han yang mempunyai kamar dan ranjang besar.


Di kamar Hira, Hira melihat semua apa yang mereka lakukan, Hira tersenyum melihat mereka yang sangat kompak dalam segala hal, ikatan mereka sangat kuat meski mereka tidak ada ikatan dara.


Tapi rasa kekecewaan terhadap mereka sangat besar, segingga memaksa Hira untuk menjauhi dari mereka.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya autho yang lain


-Arabella.


 


\- Rahasia Si Cupu.


 


-Langait dan Bumi.


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2