BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Danau hijau


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


"Hira, Hir maaf kan aku...?"


"Lalat, aku tau apa yang akan kamu katakan, aku tidak apa-apa, itu semua bukan salah kalian, ini semua salah ku, salahku yang tidak pernah menceritakan masalah ku pada kalian." ucap Hira menyela apa yang akan Laras katakan seakan dia tahu apa yang dainfikir kan.


" Tapi Nyet, aku merasa bersalah, kamu selalu ada di saat kita sedang terpuruk, kamu. selalu. membantu kita, apa pun masalah kita."


Laras menghela nafas berat, karena merasakan sesak didada nya. lalu melanjutkan kembali ucapan nya.


"Hir, aku sangat merasa bersalah, mungkin panda juga merasakan apa yang aku rasakan, kita tidak ada di saat kamu membutuhkan kita, di saat kamu sedang terpuruk menghadapi masalah mu, di saat kamu kehilangan semua yang kamu miliki, kita berdua tidak ada." ucap Laras lagi


Tak terasa air mata Laras jatuh bercucuran, menggingat semua yang sudah Hira alami selama ini, menghadapi masalah terberat dalam hidup nya, kehilangan ayah dan kehilangan semua harata yang ayah hira miliki.


"Ras, kamu jangan merasa bersalah, aku kan sudah bilang ini semua bukan salah mu, ini sudah takdir dari Nya, takdir yang membawa ku dalam kesendirian, tanpa ayah dan mama, terlepas dari itu aku masih bersukur, aku masih punya bu Mee dan pak Agus, mereka adalah orang tua pengganti yang di berikan oleh Tuhan untuk ku, mereka yang merawat ku sejak kecil hingga sekarang." ucap laras sembari tersenyum kepada Laras.


Itulah hira, hira yang selalu terlihat kuat dan tegar di depan semua orang, padahal sebenernya dalam hati Hira sangatlah hancur sehancur-hancurnya, tapi Hira selalu menutupi semua kepada teman-teman nya.


"Ras, sudah kamu jangan menagis seperti itu, aku saja tidak apa-apa kamu malah menagis sampai segiti nya, coba kamua liahat wajah kamu terlihat jelek sekali." Hira mencoba mencairkan suasana, karena dia sendiri sudah tidak kuat menahan air matanya.


"Biar aku terlihat jelek di hadapan mu, aku tidak masalah dengan semua itu." Laras masih saja menangis.


" Apa kamu mau aku sedih kembali karena melihat mu menagis seperti ini?" tanya Hira.


"kalau kamu mengginka itu, baiklah, teruskan tangis mu itu." jawab hira.


"Tidak!, aku tidak mau kamu bersedih lagi, aku tau kamu pasti sudah bersusah payah untuk tidak beraedih lagi, coba kamu lihat aku sudah tidak menagis lagi kan." Laras menghapus air matanya dan mencobaa tegar di hadapan Hira.

__ADS_1


"Hahaha, kamu lucu Ras, sudah sana kamu cuci muka sana, mukamu jelek sekali," ledek hira.


" Benarkah, muka ku jadi jelak, baiklah aku ke toilet sebentar." Laras bergegas meninggal kan Hira ke toilet.


Di saat Laras pergi air mata Hira sudah tidak bisa Hira tahan lagi, Hira menagis dalam kesendirian tanpa di Ketahu Laras.


" Ras, kalau kamu tau yang sebenarnya, aku takut kamu akan terus memikirkan ku dan mengganggu karir mu." gumam nya.


"Ayah, Hira ragu, apa hira kuat menghadapi semua ini sendiri?, ayah, Hira kangen sama ayah, Hira pengen ikut ayah saja, Hira tidak mau sendirian." guama nyalagi.


AYAAAAAAAAAAAAAA!!! Hira kangen sama ayah, hira pengen ikut ayah ?!" Hira tidak mau sendirian ayah, Hira takut ayah, hik hik hik." Hira sudah tidak bisa menahan rasa sesak di dadanya dan meluap kan emosi nya.


Setelah merasa sediki tenang Hira mengapis airatanya seolah tidak terjadi apa takut apa bila Laras datang dan melihatnya menagis.


" Hira!!" panggil laras, hira yang berdiri tepat di pinggir danau menoleh ke arah Laras. Saat Hira menagis Hira berjalam memdekati bibir danau agar tidak ada yang melihat nya menagis.


" Hir kemarilah, aku bawakan makanan kesukaan mu!!" panggil laras lagi.


Laras melakukan semua itu karena dia tau bahwa laras sedang bersedih tapi tidak mau bercerita dengan nya. Di saat Hira sedang besedih Hira selalu makan-makanan kesukaan nya terutama pisang. jadi Laras mebelikan itu semua untuk nya.


"Apa yang kamu lakukan di sana, apa kamu mau menangkap ikan ?" Laras pura-pura bertanya.


Hira hanya menanggapi dengan senyuman.


" Hir, aku bawakam cemilan kesukaan mu, ada pisang, sate, es criem, dan kripik kentang." jelas Laras.


"Benarkah, kebetulan aku sedang lapar. jawab nya. " Kamu memeng sahabat yang pengertiaan." puji Hira.


Hira langsung memakan buah pisang dengan lahap nya. tak terasa Laras menitihkan air mata karena melihat cara hira makan, laras paham betul di saat Hira sedang kalut Hira akan makan buah pisang dengan lahap nya.


"Hira, sebegitu keras kepala nya kamu, hingga kamu tidak mau bercerita masalah mu dengan ku, Hir, aku janji selama aku masih ada di sini , aku tidak akan membuat mu merasa kesepian, aku akan membuat mu kesal karena ku." ucap Laras dalam hati.

__ADS_1


Laras mulai akasinya dengan membuat Hira kesal, dengan cara melakukan apa yang hira tidak suka, salah satunya ikut makan buah pisang yang di bawa tadi.


"Hir aku juga mau pisang nya, bawa kemari." pinta Laras.


"tidak boleh, kamu makan yang lain saja," cegah Hira.


"Tapi aku juga mau pisang nya,itukan aku yang bawa." tak maungalah.


" pokonya tidak boleh!." tegas nya lagi.


" Hus dasar siluma monyet,kalau sudah ketemu pisang lupa sama temen. " omel Laras.


" apa kamu bilang !" kamu masih berani ngatain aku siluman monyet!" jawab hira dengan suara lantang.


"Iya, emang kenapa ? " tanya laras dengan nada menantang.


"sudah bosan hidup rupanya kamu, kesini kamu !, kamu harus di kasih pelajaran." amcam Hira.


"Emang sekolah di kasih pelajaran, wekk." laras menjulurkan lidah nya meledek hira, lalu berlari menjauh dari Hira. Hira yang melihat Laras berlari setelah meledek nya berusaha mengejar nya.


" Eh Lalat kemari kamu jangan kabur, awas kamuyah kalau ketangkep." ancam Hira lagi, dan mengejar Laras. Hingga akhirnya terjdi kejar kejaran di antara mereka.Laras yang pernah menjadi atliet tingkat kota berlari dengan gesit sehingga Hira tidak mampu menangkap nya.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya autho yang lain


-Arabella.


\- Rahasia Si Cupu.

__ADS_1


-Langait dan Bumi.


Terimakasih


__ADS_2