BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Kucing lucu.


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


" Aku mau tanya dengan kalian semua, dan jawab dengan jujur, jangan bohong kalau bohong awas," ancam Hira.


"Emanga apa yang mau kamu tanyakan? " tanya Bora.


"Dari mana kalian tau kalau aku ulang tahu? apa kalian masuk ke dalam kamar ku? " tanya Hira.


"Maaf bagas aku yang masuk kedalam kamarmu," jawab Rey. " Tapi, tapi aku bisa jelasin kenapa aku masuk kedalam kamar mu," imbuh Rey lagi sedik takut kalau Hira marah kepada nya.


"Jelaskan" jawan Hira.


"Jadi semalam saat kamu pergi kita juga pergi keluar, tapi cuma ke taman komplek nyusul Han," jelas Rey.


"Terus,kenapa Han pergi. " tanya Hira lagi.


"Tidak tahu, tanya saja sendiri dengan orangnya." jawab Rey.


"Lanjutkan penjelasanmu, kenapa kamu masuk kedalan kamar ku?" tanya Hira lagi.


"Terus, saat kita berhasil membujuk Han untuk pulang, kita melihat anak kucing lucu di atas pohon, saat Kenzo mau manjat mengambil anak kucing itu dia cegah sama anak buah mu, katanya takut kenzo jatuh, awalnya kita takut dengan anak buah mu, setelah mereka menjelaskan baru kita tidak takut lagi dan mereka mengabilkan anak kucing itu,"


" Apa hubunganya Han pergi dengan anak kucing dan anak buah ku, dengan kamu yang lancang masuk kedalam kamar ku, Rey?" tanya Hira dengan tegas.


"Jelas Ada, karena aku sedang menjelaskan dari awal kenapa aku bisa masuk kedalam kamar mu," jelas Rey.


"Ok lanjutkan, aku tidak akan menyela ceritamu lagi."


"Jadi penyebap utamanya adalah anak kucing itu, saat sampai di rumah aku lepas kucing itu untuk mencariakan dia makanan eh malah dia kabur masuk kedalam kamar mu, soalnya pintu karmu tidak tertutup sempurna, saat aku mengejar anak kucing itu tanpa sengaja aku mejatuhkan kalender yang ada di nakas tempat tidur mu, di sanalah aku tahu kamu ulang tahun. jelsa Rey. " maaf ya Bagas," ucap Rey tulus.


"Baikalah aku maaf kan." jawan Hira.


"Kalai soal anak buahmu aku iket karena mereka tidak bisa di ajak kompromi, mereka telalu takut atau terlalu patuh nengan mu." imbuh Kenzo.


"Terus sekarang mana anak kucing nya ?"


"Ada di karmar ku, sebentar aku ambilkan." Kenzo bergegas mengabil anak kucing yang letakan di kamar nya.


Saat Kenzo kembali Hira sangat antusias melihat anak kucing yang berwarna putih dan terdapat bulu hitam seperti panda di sekitar mata dan ekornya yang panjang


"Iyyuu lucu banget, jadi emess liat nya," Hira meraih kucing dari tangan Kenzo.

__ADS_1


"Ternyata kamu juga suka dengan kucing, aku kira tidak suka ?" tanya Han.


"Aku suka anak kucing, tapi aku tidak mau memeliharanya, aku takut sakit saat mereka pergi" jawab Hira.


"Kalau ajing kamu suka tidak." tanya Erza.


"Tidak, aku tidak suka dengan anak AJING." jawab Hira dengan menekan kata anjing ke arah Bora yang berada di samping nya.


" Kata anjingnya jangan sambil melihat ke arah ku, kesannya kayak aku mirip anjing." protes Bora. Dan disambut gelak tawa mereka semua kecuali Bora.


**********


Kini sudah hampir Tiga bulan Hira menjadi Bodyguar mereka, semua berjalan sebagaimana mestinya, hingga tiba-tiba sikap Hira kembali seperti saat awal dia menjadi bodyguar, yaitu; dingin, cuek,ketus, dan terkesan galak, dia lebih sering menyendiri saat di drom bahkan dengan para member yang dulunya dekat kini Hira menjadi jauh, bahakan berbicara dengan mereka seperlunya saja.


Malam Hari saat di drom.


"Bagas, yuk kita main vidio geem, ajak Rey.


"Maaf saya tidak bisa." jawab Hira datar lalu pergi meninggalkan Rey.


Saat Hira pergi menghidar dari Rey dia bertemu dengan Gavin. "Bagas, aku buatkan menu favorit mu nih, " Gavin meyodorkan piring berisi pisang keju,


"Hemm, terimakasih." Hira mengabil nya lalu pergi begutu saja.


"Bagas, kita duduk di teras blakang yuk, lagi terang bulan, dan banyak bintang-bintang." ajak Han, Hira kembali bertemu dengan Han saat pergi dari Gavin.


Han hanya bisa diam mendengar Hira menjawab seperti itu.


Saat Hira sedang duduk sendiri di teras belakang, Anak kucing peliharaan kenzo menghampiri nya.


"Hay manis, kamu kesini? mau temani aku lihat bualan yah? " Hira berbicara dengan kucing itu.


Saat hira sedang bermain dengan kucing itu, terdengar suara Kenzo memangil kucing itu.


"Manis, kamu di mana?, manis manis manis kamu di mana!" pagil Kenzo, dan manis adalah nama yang di berikan kenzo untuk kucing itu.


"Meong meong meong meong. " kucing itu merespon panggilan Kenzo.


Kenzo bergegas menuju suara kucing nya yang bersama Hira.


"Manis kucariin malah di sini? Bagas lihatlah dia sekarang makin besar dan gendut, dia tambah lucukan."


"Iya" jawan Hira lalu memberikan kucing ke kenzo lalu bangkit dari duduk nya dan pergi menuju ke tengah taman yang ada di depannya dan duduk di bangku yang ada di taman itu.


Kenzo hanya bisa diam melihat Hira yang berubah beberapa hari ini.

__ADS_1


Saat Hira duduk di bangku taman terlihat Bora yang sedang ngerecoki Erza yang sedang latihan menembak denga pistol mainan, sehingga Erza kesal dan mengejar Bora dan sambil menembaki Bora ke arah kaki nya. Erza mengejar Bora yang berlari ke arah Hira yang sedang duduk. saat mereka samapi di mana Hira duduk mereka langsung duduk di samping kanan dan kiri Hira. Belum juga mereka berbicara Hira langsung bernjak dari duduk nya dan pergi meninggalkan mereka dan kembali masuk kedalam ruamah. mlewati Kenzo yang sedang bermain dengan si manis, lalu melewati Rey, Han dan Gavin yang sedang bermain Vidio geem. Hira lewat tanpa menoleh ke arah mereka barang sedetik pun.


Lalu menutip pintu kamar nya sedkit keras.


"BARKKK.


Semua orang terpana melihat semua itu.


"Ada yang tau kenapa beberapa hari ini Bagas berubah? tanya Han kepada ke lima member yang semuanya sudah berkumpul, sambil terus menatap pintu kamar Hira.


" Tidak, jawab mereka.


"Sudahlah kita akan cari tau kenapa dia berubah," Jawab Gavin lagi.


"Sebaikaya kita tidak usah ikut campir urusan pribadi nya lagi, aku takut di marah kalau dia tau kita kepoin dia, kitakan tau seperti apa Bagas Itu." cegah Erza.


"Tapi..?


" Han kamu leader disini, sebaikaya kamu mencegah nya bukan malah kamu yang lebih antusias dari kita, aku memgerti perasaan mu," cegah Erza lagi.


"Han, ibarat kata kamu sekarang Punuk merindukan bulan," ledek Kenzo.


"Aduh aduh aduh aduh Han gavin sakit." Rey mecengkram dada nya yang dia rasa sakt.


"Kamu kenapa Rey, dada kamu sakit?" tanya Bora dengan panik


"Iya, Sakit banget." jawab Rey.


"Kenapa? tanya Kenzo.


"Sakit, Sakit hati karena cinta ku belum terbalas sudah harus kandas." jawab Rey dan langsung mendapatkan toyoran dari Han dan Gavin. Lalu mereka teryawa terbahak bahak kecuali Han dan Gavin.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya autho yang lain


-Arabella.


 


\- Rahasia Si Cupu.


 

__ADS_1


-Langait dan Bumi.


Terimakasih


__ADS_2