
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
Ke esokan hari nya, Hira dan lain nya sudah bersiap untuk pergi jalan-jalan ke pasar untuk mengisi hari luang mereka, walau haya sebentar.
"Gimana, kalian sudah siap ?" tannya Hira kepada mereka, termasuk menejer Ho yang ikut bersama mereka.
"Kita sudah siap, yuk berangkat" ajak Han.
Di saat mereka akan keluar ruamah, mereka di kejutankan dengan ke datangan Franda atau Lee.
"Pagi semua! panda comel come beck!!." ucap franda tiba-tiba yang berhasil membuat semua orang terkejut.
"Astaga ! Nona Lee, anda mengejutkan Kami." ucap menejer Ho.
"Panda!! sudah bosen idup kamu, pagi-pagi bikin orang jantungan !" ucap Hira dengan tegas.
"Soryy soryyy soryyyy, bercanda kali nyet, jangan marah kenapa, entar cantiknya ilang loh." ledek Franda.
"Sudah cantik dari lahir, engga bakal ilang." sahut Hira dengan ketus.
" idih narsis." jawab franda.
"Iya dari semalem bagas narsisi terus, entah kenapa dia, kesambet setan kali." sahut Bora.
" Enaka saja ngatain kesabent setan !" protes Hira. " emanga iyakan aku cantik dan imut." imbuh Hira.
"Kamu memang cantik ko gas," jawab Gavin lirih.
"Kamu ngomong apa vin? " tannya Hira yang mendegar gavin berbicara tapi pura-pura tidak mendengar dengan jelas.
" Tidak, tidak ada ngomong apa-apa ko." jawab Gavin sedikit gugub.
"Oh kiraian ngomong apa." Jawab Hira. " Oh iya Panda, kamu ngapain pagi-pagi kesini?, apa ada yang penting?" tanya Hira.
"Ada, aku punya kejutan buat kamu, sekarang kamu tebak, siapa yang datang bersama ku?" ucap Franda.
"Emmmm, windi." jawab hira.
"Windi, buat apa aku bawa cowok setenga matang kesini." protes nya.
"Pacar nona Lee." tebak Rey.
"Pacar?, bukan aku belum punya pacar. . " jawab Franda.
"Pacar baru nona Lee." Tebak Gavin.
" pacar baru, pacar lama saja tidak punya mau yang baru." protes Franada.
"Pangeran." tebak Hira.
"Maunya siah, tapi sayang bukan." jawab Franada.
"terus siapa?, paman jono joni pasti bukan, bapak sama ibuk pasti buka, zeno apa lagi, terus siapa ?" tanya Hira.
" Ada satu lagi, masa kamu luapa ?" tanya Franda.
"Satu lagi, siaapa yah? emmmm, Yaaaaaa!! akau ingett!!!" uacap hira dengan keras. sontak membuat semua orang terkejut Karen Hira tiba-tiba saja Hira berteriak.
"Ataga bagas, jangan teriak kenapa, apes banget pagi-pagi sudah kaget dua kalia, lama-lama bisa jantaungan."protes menejer Ho yang berdiri tepat di samping kanan Hira.
"Iya benar, akua juga kaget." imbuh Kenzo yang juga berdiri tepat di saping kiri Hira. di ikut anggukan Han, Gavin dan lainya.
"Pasti dia." ucap Hira, tak meperdulikan ucapan menejer Ho dan Kenzo yang kesal karena terkejut.
__ADS_1
"Lalat masuk! di sampingku ada bangke nih!! " Pangil Hira dengan suara keras.
"Yah kamua nyet gitu amat." protes Laras, sambil berjalam masuk kedalam rumah, karena posisi nya masih diluar ruamah.
Tak lama perhatianya terahlihkannke kenzo.
"Aaaaaaaaaa Kenzoooooooo!!!!" Laras Histeris melihat Kenzo ada di sana dan ingin berlari ke arah nya namun keburu kenzo kabur.
Lagi-lagi ke tujuh pria tersebut terkejut di buat nya.
Ya TUHAN!, apes banget aku hari ini, mimpi apa aku semalem," keluh menejer Ho sambil mengelus dada nya karena terkejut.
"Bagas, jadi yang kamu maksuk bangake tadi Kenzo," Tanya Han.
"Iya, jawab Hira, sambil nenahan tawa karena meliahat Kenzo yang lari terbirit-birit dan melihat menejer Ho yang kesal karena lagi-lagi dia terkejut.
"Yah kenzo... kenapa lari? emang muka Laras serem yah, Laras engga cantik ?" tanya Laras dengan sendu dan sedikit manja. " Kenzo aku pada mua tau, Kenzo lop lop lop lop You." Imbuh Laras dengan centil.
"Laras jangan gitu ah, bikin malu" protes Franda.
"Kenapa? Aku kan Fens girl garis besarnya Kenzo." jawab Laras.
" Jangan giti juga kali, diyakan jadi takut." imbuh Franda.
" Takut kenapa, Laras jelek ya, muka Laras serem?" tanya Laras Lagi.
"Bukan gitu laras, takut nya nanti dia kamu cubit karena gemes, kamu cium, kamu peluk bahkan nanati kamu... 🌚?" ledek Hira. namum ucapannya mengantaung.
"Engga gitu juga kali, aku kan baru jadi fens, belun jadi istrinya, kalau mau kayak gitu kita ke penghulu dulu yuk" aja Laras. yang Faham masud ucapam Laras yang mengantung.
"Idih emang dia mau sama kamu? " tanya franda.
"Mau lah!" jawab Laras dengan pede nya.
"Emang kamu sudah siap jadi istri? tanya Hira.
"Heee belom"
"Biar bisa berdua'an terus sama kenzo."
jawab nya.
"Terus kalau kamu hamil, emang kamu sudah siap jadi ibu ? tanya Franda.
"Mau jadi ibu, ngurus dirinya sendiri saja belum bisa." ibuh Hira.
"Ko kalian jadi marahi aku sih" protes Laras.
"Abis kamu gitu sih, kenzo kan jadi takut sama kamu! bikin malu, model internasional kelakunya kayak giti !" protes Hira.
"Aku kan nge-fens, sama kenzo." prtes Laras Balik.
"Iya aku tau, tapi, jangan kayak gitu, kasian dia." jawab Franda.
"Nyet kamu ko jadi lindungin dia sih, aku kan cuma pengan ketemu sama dia dan foto bareng.
"Aku kan bodyguar nya, itu tugas ku ngelindungin dia dari fens alay kayak kamu!" Ucap Hira dengan tegas.
"Jadi engga boleh?
"Engga boleh Lalat ku sayang!!," jawab Hira ketus.
"Ya sudah aku peluk kamu saja,"
"Kalau peluk aku boleh, Sinih." Hira dan laras berpeluk untuk melepas kerinduan mereka.
"Aku engga di ajak." protes Franda.
__ADS_1
"Usss kasian, sini" Ajak Hira.Laras,Hira dan Framda berpeluk bersama.
"Terharu aku melihat kalian." ucap menejer Ho.
" Tuh kalian bisa kompak?" tanya Gavin.
"Memang kompak sekarang Vin, tapi liat aja entar," jawab Hira.
"Emang kita kenapa? " tanya Laras dan Franda
"Tida kenapa-napa." Jawa Hira.
"Nyetttttt." desak mereka.
"Kaliam berdua nyusahin!, bisa nya cuma ngerengek terus, nyet yuk kesan, yuk kesitu, anter aku kesana, ajarin aku ini itu, Awas saja kalau kalian kayak gitu, aku kirim kalian keperbatesan." Ancam Hira.
" Idih kaya kakek saja ngancem nya, Awas kalau kalian tida nurut kakek kirim kalian ke perbatasan." Laras menirukam uacapa kakek nya sendiri yang seorang Jenderal.
" Udah ah, ayok kita berangakt, keburu siang."Ajak Hira.
"Kaliam mau keman ?" tanya Franda.
"Jangan bilang ke pasar," sahut Laras.
"Iya Kita mua kepasar, aku penasaran dengan orang yang kemaren yang meletakan pisang dan buah-buah lainya di depan gerbang." jelas Erza.
"Iya aku juga penasaran dengan anak buah Bagas, yang katanya seorang gangster? " imbuh Bora.
"Gangster ??!" tanya Laras dan Franda serempak.
"Iya Lee, Bagas sekarang jadi Bos besar gangster terbesar di kota ini, Hebat kan" jawab Rey.
"Cuma tingkat kota? tanya laras dan Franda lagi.
"Iya, hebat kan, kenapa kalian bilang Cuma? Tanya kenzo.
"Sudah-sudah jangan banyak omong, jadi pergi tidak ?" tanya Hira.
"Jadilah." jawab mereka.
"Kalian berdua mau ikut tidak? " tanya Hira ke Laras dan franda.
"Aku ikut mobil kaliam muat engga? " tanya Laras.
"Bisa, kita bawa satu mobil saja. Tapi,kamu yang yetir yah." pinta Hira ke Franda.
"Kenapa aku." protes franda
"Mau engga, kalau engga ya udah, bawak mobil sendiri.
"Aku duduk samping Kenzo yah. pinta Laras.
"Engga! kamu duduk depan samping Panda." jawab Hira dengan tegas.
"Yah engga asik kamu nyet." protes Laras.
Akhirnya mereka berangkat bersama mengunakan satu mobil yang bisa menapung sepuluh orang.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
__ADS_1
-Langait dan Bumi.
Terimakasih