
"Ini engga salah dengan ID baru yang di berikan untuk ku?." tanya Hira.
"Tidak, " Jawab sang jendral.
"Kakek, kenapa Hira haru menjadi murit, kenap tidak menjadi guru atau apa gitu." pinta Hira.
"Tidak, cara yang tepat adalah menjadi murit agar kamu bisa dengan mudah mencari informasi yang kamu butuhkan kan." Jelas Sang jendarl.
"Baik lah ke, akan Hira selesaikan misi ini dengan cepat." jawab Hira.
"Inget temukan buka kamu hilangkan nyawa nya." pinta Jendral Hideyoshi.
"Siap Jendral." jawab Hira.
Ada apa Nyet?, apa kamu mendapat misi lagi." Tanya Laras yang kini Hira sudah berada di kamar mereka.
"Iya, tapi sepertinya kita akan berpisah dalam jangka waktu yang lama." Jelas Hira.
"Kenapa?. tanya Laras lagi.
"Aku mendapat misi di kota J, dan jenderal meminta ku untuk tidak Kembli ke sini dan akan jendral hubungi saat mendapat misi selanjut nya." jelas Hira.
"Yah aku sendiri dong disini." keluh Hira.
"Kan masih ada Franda." Jawab Hira.
"Franda juga mau pulang, karena Frnda akan mengurues agma flower yang sudah lama kita tinggal kan." jelas Laras.
"Kamu benar, tapi kan masih ada Taro, kelihatanya kalian makin dekat." Jawab Hira.
"Ah biasa aja." Jawab Laras.
"Ke esokan Harinya Frnda dan Hira sudah siap untuk pergi meninggalkan markas militer.
__ADS_1
"Nyet, Ndak, Kalian hati-hati yah di sana, jaga diri baik-baik, dan jangan lupakan aku di sini." Pinta Laras.
"Pasti, kita tidak akan lupa kamu," jawab Franda.
"Nyet, salam yah buat Kenzo, bilang ke dia Laras yang comel ini merindukannya." pinta Laras.
"Dasar bucinya Kenzo." protes Franda.
"Sirik aja lo, Biarin aku kan Frans berat nya Kenzo." Jawab Laras.
"Terus yang ada di samping lo itu mau di kemanakan" Tanya Hira.
" Aku kan cuma nge-fens sama Kenzo, bukan suka," Jelas Laras.
"Terserah kamu aja lah, pusing kepala ku." keluh Frnada.
"Ya sudah kita pamit, Taro Titup putri yah." pinta Hira.
Skip.
Setelah menepuh perjalan selama 7 jam di pesawat, Hira kini sudah tiba di Kota J, kota dimana seliruh keluarganya tinggal.
"welcome back to town J." pungkas Hira.
Hira meniggalkan bandar dan menuju Apartemen yang sudah disediakan untuk nya.
Setelah tiba di apartemen Hira mengistirahatkan tubuh nya sejenak, karena Hira tiba di kota J pada malam Hari, Hira pun langsung tidur dan menyelesaikan urusannya besok pagi nya.
pagi harinya, Hira yang susah siap untuk pergi membeli perlengkapan untuk menyesuaikan dengn ID baru nya.
Setelah Selesai berbenja Hira pergi ke lestoran yang tidak Jauh Dari Mall.
"waiter, Panggil Hira.
__ADS_1
"Iya embak mau pesan Apa? " Tanya waiter tersebut.
"Aku mau pesen yang tidak ada di menu bisa." Tanya Hira.
"Kalau carinya gampang kami bisa sediakan. " Jawab Waiter tersebut.
" Gampang ko, Aku cuma mau pisang kuju aja, dan minum nya Susu coklay pisang, sate, bakso dan minimnya satu lagi teh manis aja." jelas Hira.
" Oh iya aka Kami siapa kan." jawab Pelaya itu.
Tak jauh dari Hira ada 3 pemuda yang terus melihat kearahnya.
" Bukanya itu kak Za," Tanya Toni, ketiga pemuda itu adalah Toni, Brian dan Arkana.
"Sepertinya iya, " Jawab Arkana.
"Ah bener itu kaka Za yuk samperin." Ajak Brian yang sempat melihat wajah Hira dengan jelas.
"Kakak Za." panggil Brian saat sudah berada di dekat Hira.
"Kalian, ngapain kalia disini.?" tanya Hira.
"Sekolah sedang libur hari ini, jadi kita Jalan-jalan." Jawab Arkana.
"Dari mana kalian tau aku di sini? Tanya Hira.
"Kebatulan saja. kita melihat kakak hira duduk sendirian di sini, tadi kita duduk di meja sebalah sana." Jelas Toni.
"Oh gitu, Karena kalian sudah tau gue sudah kembali, jadi saya minta jangan beri tahu siapa pun keberadaan ku di kota Ini." pinta Hira.
"Baik Kakak, Kita janaji." Jawab Mereka bertiga.
bersambung...
__ADS_1