
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
Pagi hari nya, Hira sudah berada di Gedung Z&Z group. Dia menunggu kedatangan Han dan member lainya di lobi gedung, dua puluh menit sudah Hira menunggu mereka namun tak kunjung datang, hingga menejer Ho yang juga menunggu mereka datang menayakan keberada'an mereka.
"Bagas, kemana Anak-anak?, mereka belum datang?
"Belom aku juga tidak tahu, semalam aku tidak menginap di drom.
"Tidak menginap di drom?, lalu semalam kamu kemana?
"Aku semalam menginap di rumah presedir, semalam di menjemput ku semalam, karena sudah larut jadi aku menginap di sanan.
"Lalu siapa yang mengawasi mereka?
"Ada, anak buah ku yang mengawasi, tidak cuma itu aku juga sudah menyambungkan Cctv yang ada di drom dengan ponsel ku dan menambah-kan Cctv di titik tertentu, jadi aku bisa memantau keadaan di sana." jelas Hira.
"Anak buah?, para preman itu?
"Iya, tenang saja, mereka dapat di percaya,aku tidak semabarangan mengirim orang.
"Ok, baiklah semoga saja begitu, tapi, kenapa mereka belum juga datang, apa terjadi sesuatu dengan mereka ?
"Tidak tahu, anak buhku tidak memberi kabar sama sekali, kalau gitu biar aku hubungi mereka."
Hira menghubungi Han dan member lainya, namum tak satupun dari mereka yang mengangkat pengilan nya, bahkan anak buahnya juga tak bisa di hububgi.
"Bagai mana?, apa mereka sedang dalam perjalanan?"
"Tidak di angkat, bahkan anak buah ku juga tidak bisa di hubungi.
"APA!! bagai mana ini, kemana mereka, apa terjadi sesuatu dengan mereka?"
"Sebentar aku akan memeriksa cctv," Hira mengecek rekaman cctv tidak ada yang aneh. "semua aman, tunggu! kenapa cctv yang mengarah ruang tengah dan dapur mati semua?, bukan,bukan mati tapi di tutup dengan sesuatu." ucap nya.
"Apa!! apa yang terjadi dengan mereka, apa jangan-jangan anak buah mu yang melakukan nya?" menejer Ho menjadi panik
Hira langsung bergegas berlari keluar gedung, Dia masuk ke dalam mobil yang terparakir di lobi gedung tersebut, entah mobil siapa yang dia bawa. Hira membawa kedaranya dengan kecepatan di atas rata-rata. Hira kembali mengecek rekaman Cctv, bahkan sampai cctv yang ada di luar rumah,
Hira menghubungi menejer Ho " menejer Ho, aku akan mengirim data rekaman Cctv, kamu cek apa yang terjadi semalam" Pinta Hira kepada menejer Ho melalui sambung telfon.
" Baikalah, jawab menejer Ho di ujung sambung telfon.
__ADS_1
Tak lama Hira sudah sampai di lokasi, Ia tak langsung masuk ke dalam, tapi dia mengecek keada'an di sekitar terlebih dahulu.
"Aman, Baiklah aku akan masuk melalu pintu samping."
Dengan berlahan Hira masuk kedalam drom, dengan senjata otomatis berada di tagan nya, meski keadaan aman saat di lihat dari cctv ,Tapi, dia tidak mau gegabah, dia takut itu hanya jebakan. kini Hira sudah memasuki rung tenggah namun kaadan ruanga tersebut gelap karena tirai jendela tertutup dan lampu mati.
"surprise!!!,sela....? Bukan Hira yang terkejut namun Han, Gavin dan lainya yang terkejut karena Hira mengarahkan senjata nya ke arah mereka.
"Apa yang kalian lakukan!! apa kalian pikir yang kalainlakukan ini semua sebuah lelucon!?" Bentak Hira ke pada mereka semua.
"Kita hanya ingim memebrikan mu kejutan,Bagas." jawab Gavin.
"Kejutan?, whhh aku terkejut sangat terkejut!" berbicara dengan nada emosi. Mereka semua terdiam karena melihat reaksi Hira yang tak sesuwai harapan mereka.
" Kenapa kalian diam! kalian sedang berpikir atau mengerutu dalam pikiran masing-masing, Dengar-kan baik-baik, karena ulah kalian,Hari ini aku membawa kabur mobil orang, karena ulah kalian aku membahayakan penguna jalan karena cara berkendara yang ugal-ugalan karena panik memikir-kan kalian, dan satu lagi kalau saja tadi aku bertindak ceroboh salah satu dari kalain sudah mati tertembus senjata ku!" Hira berbicara denga suara lantang.
"Bagas, maaf-kan kita, kita tidak bermaksud untuk itu, kita cuma ingin memberi kejutan di hari ulang tahun mu." Kini Han yang menjawab
"Tapi aku tidak butuh semua ini!!, sebaik nya Cepat berkemas, hari ini kalian ada miting dengan sponsor besar yang bisa mendongkrak karir kalian, mereka ingin bertemu dengan kalian secara langsung!" pinta Hira dengan lantang.
"Tapi bagai mana dengan ini? tanya Rey, Hira hanya menatap tajam ke arah Rey. " Baik lupakan pesta nya." menjawab pertanyaan nya sendiri.
"tunggu! kalian apa-kan penjaga kalian? " Hira teringat dengan anak buahnya yang tiba-tiba menghilang.
"Astaga, sebentar." Han bergeges masuk kembali ke dalam rumah di ikuti dengan anak-anak yang lain menuju dapur,krena saat itu mereka sudah sampai di halaman.
"Bos, maaf bos kita ceroboh" ucap salah satu anak buah Hira.
"Apa yang terkadi dengan kalian?
"Tidak tahu bos, yang kita tau, mereka memangil kita untuk ikut makan malam, setelah selasai makan kepala ku terasa pusing dan tidak tau Apa-apa lagi, kita tersadar karena mendengar keributan di luar, dalam posisi terikat." Jelas anak buah Hira.
"Ya sudah tida apa-apa, Di antara kaliam ada yang bisa mengendarai mobil? bertanya kepada anak buah nya.
"Saya bisa bos, jawab salah satu dari mereka.
"punya Sim," tanya Hira lagi.
"Punya bos."
"Kalau punya Sim kenapa jadi preman tidak jadi sopir saja?" tanya Hira ke anak buah nya. "Ya sudah jangan di bahas kamu fikir sendiri, ini kunci mobil, di depan ada mobil waran Hitam, kamu kembalikan mobil itu ke gedung Z&Z, lalu kamu serahkan konci nya ke penjaga di sana,dan bilang dari ku." jelas Hira ke anak buah nya. "dan ini ongkos untuk kaliam pulang."
"Baik Bos, kita berangakat sekarang.
"Iya, hati-hati"
__ADS_1
"Bos kuwatir denga kita? Tanya anak buah Hira.
"Tida!, aku kuwatir dengan mobil nya, jangan samapi lecet, mobil mahal itu." jawab Hira.
"Yah kiraian, ya sudah kami pergi Bos.
"Hemm, kita juga akan pergi kesana."
Hira dan para member masuk kedalam mobil mereka, Hira duduk di bagian kemudi. sepanjang perjalanan baik Hira maupun para member yang ada di dalam mobil tak satupun ada yang berbicara. bahkan sampai di depan lobi gedung mereka masih saja diam. Menejer Ho yang melihat mereka datang langsung mengahapiri mereka.
"Han, Gavin, apa yang terjadi?"
"Tidak ada Ho, kita cuma..?
"Apa anda tidak mengecek rekaman Cctv yang aku kirim menejer Ho? menyela ucapan Han
"Sudah, aku sudah memeriksa nya?
"Lalu kenapa anda harus bertanya, membuang-buang waktu saja!," Menejer Ho ikut kena imbas nya. "bukankan hari ini ada miting? apa mereka belum datang? " tanya Hira.
"Sudah, mereka sudah datang, mereka sedang menunggu di ruang miting bersama presedir.
"Kalau gitu lekas temui mereka." pinta Hira dengan tegas.
"Yang menejer siapa yang bodyguar siapa. kenapa jadi galakan dia. seolah olah di adalah produser bukan Bodyguat" grutu menejer Ho.
"Dinikmati aja Ho." jawab Rey.
"Kalain sih bikin ulah, aku jadi kena imbas nya." omel menejer Ho.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
- Rahasia Si Cupu.
-Langait dan Bumi.
__ADS_1
Terimakasih