
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
"Iri, kamu iri kenapa ? tanya Kenzo,
"Aku iri, karena taman-teman ku tidak ada yang bisa di ajak kompak, bisanya cuma merengek." jawab nya.
"Maksud kamu, Lee ?." tanya Gavin.
" Iya, siapalagi, teman ku masih ada satu lagi sih, tapi dia masih sibuk."
"Sibuk apa ?" tanya Erza.
"Jadi model, dia masih satu azensi dengan kalian di perusahaan yang lama, harusnya dia sudah kembali, karena kontrak nya sudah habis," jelas Hira.
" Kalau, satu azensi dengan kita, Apa kita mengenl nya ?." tanya Han.
"Mana ku tau, kalian mengenalnya atau tidak, sudah jangan di bahas, makanlah bubur ayam kalian selagi masih hangat. "
"Bagas, ini cuma Enam porsi, kamu gimana ?" tanya Gavin.
"Kalian makan lah, tau kan kalau aku tidak makan nasi, jadi aku makan ayam panggang dan ayam krispi ini saja." jawab nya.
"Oh iya aku lupa, Bagas...? "
"Hemm ya, ada apa Vin ?."
"Tadi aku sempat merebus pisang apa kamu mau?" tanya Gavin.
"Pisang, boleh juga, sekarang mana pisang nya ?"
"Sebentar aku ambilkan, sepertinya sudah matang." Gavin segera bergesa mengambil pisang rebus yang masih ada di atas kompor.
Tak lama Gavin sudah membawa pisang tersebut dan menyerahkan ke pada Bagas.
"Tara !, pisang rebus ala cehf Gavin sudah matang."
"Lebay kamu Vin, cuma pisang rebus aja bangga." Rey meremehkan.
"Maksud mu, cuma pisang rebus,! emang selama ini kamu sarapan siapa yang masak kalau bukan aku, setiap giliran kamu yang masak rasanya selalu tidak karuan, aku juga yang repot bikin sarapan lagi." Protes Gavin.
"Hee, maaf, kan di sini cuma kamu yang pinter masak," Jawab Rey sembari ketawa.
" Rasain lo Rey, kena semprot mami Gavin," ledek Hira.
"Mami!, Enak saja, muka ganteng kayak gini kamu bilang mami," protes Gavin.
Pagi ini sarapan merek berjalan tidak seperti biasanya, yang biasanya hannya Han dan member lainya yang sarapan sembari bergurau, kali Hira ikut bergabung bersama mereka. tapi tetap saja mematuhu peraturan Hira yang tidak boleh berbicara saat sedang makan.
" Hari ini jadwal kalian sangat padat, di waktu yang sama tapi dengan tujuan yang berbeda. untuk Han, Rey dan Erza, kalin ada pemotret'an iklan di gedung SMA 12, sedangkan Gavin suting iklan di pantai, kalau Bora dan Kenzo menjadi bintang tamu di sebuah acara Tv, jadi siapa nih yang mau aku kawal ?" Tanya Hira kepada mereka.
__ADS_1
"Gimana kalau aku saja yang kamu kawal, aku kan sendiri, dan lokasinya cukub jauh di tepi pantai."
"Bener juga kamu Vin, Yasudah kalau gitu Han dan lainya akan di kawal oleh paman Jono lalu Kenzo dan Bora di kawal sama Paman Joni, Gimana, setuju? "
"Apa tidak sebaiknya kita saja yang kamu kawal ?," tanya Han.
"Memangnya kenapa kalau kamu di kawal. dengan paman Jono, Han ?. tanya Gavin.
"Kamu kan tau, aku akan melakukam pemotret'an di gedung SMA 12 yang masih di jam kelas, pasti di sana banyak para siswa dan siswi, sedangkan mereka patuh dan nurut dengan Bagas" jelas Han.
"Iya juga sih, Vin, kamu tidak apa kan di kawal dengan paman Jono?. tanya Hira.
"Tidak apa, engga di kawal juga tidak apa-apa, tenang saja aku bisa jaga diri." jawabnya sedikit kecewa.
"Vin,kamu marah ?" tanya Hira.
"Tidak, aku tidak marah, buat apa marah,"Jawab ya lagi.
"Kalau kamu tidak suka sebaiknya Bagas bersama mu saja Vin, kita tidak apa-apa dengan Bodyguard Jono," Jelas Rey.
"Tida, sebaiknya Bagas bersama kalian saja. Ya sudah kita berangkat." Ajak Gavin, mengalihkan pembicaraan mereka.
Sepanjang perjalanan Gavin lebih banyak diam, Sedangkan lain menikmati perjalan mereka.
Hira terus saja meperhatikan Gavin yang terlihat kecewa dengan keputusan itu.
"Sebegitu kecewa nya kamu Vin," gumam Hira.
Setibanya di Gedung Z&Z intaertaimen, Gavin langsung pergi mengunaka mobil lain bersama Jono, lalu Kenzo dan Bora juga pergi mengunakan mobil lain bersama joni,sedangkan Han,Rey dan Erza mereka belum berangka karena jadwal mereka sedikit lebih siang.
"Baika lah." Jawab Rey.
"Han, aku semakin penasaran dengam hubungan Bagas dengan Pak peresedir? " tanya Rey, sembari menatap Hira yang berjalan menuju lift khusus.
"Iya, apalagi saat dia bersikab tegas dan dinggin, sorot matanya mirib sekali dengan Za." Jawab Han.
"Di pikiranmu hanya ada Za terus." sahut Erza.
"Aku juga tidak tau, Mata indah itu sulit aku lupakan." Jawab Han.
"Sudahlah kita pergi jalan-jalam sebentar dari pada kita di sini tidak jelas." ajak Rey.
"Maukemana? kalau Bagas mencari kita giman ?"
"Paling kita di marahi," Jawab Erza.
"Hey Kalian mau kemana ?" tanya menejer Ho yang melihat mereka dari kejauhan.
"Kita mau pergi sebentar, tidak akan lama." jawab Han sedikit berteriak. Han dan lainya pergi tanpa menunggu persetujuan dari menejer Ho.
"Anak ini selalu saja seperti itu," gerutu menejer Ho.
****
__ADS_1
Di ruangan Zydan. Hira sedang menikmati Es crem yang dia ambil dari dalam kulkas yang ada di ruangan itu, Hira menunggu Zydan yang belum datang.
" Kemana sih kak zydan, kenapa lama," Guman nya.
"Ada perlu apa kamu nungguin kakak ?" tanya Zydan yang barusaja datang dan mengejutkan Hira.
"Astaga kakak!!, kakak mengejutkan ku, hampir saja aku tersedak es crem."
" kamu terkejut, ah,maaf kan kakak, kaka tidak bermaksud."
"Hemm Baiklah, Lah Windi mana Kak? " tanya Hira sambil melanjutkan makan Es crem nya.
"Dia lagi kakak tugaskan menemui klien, kalau kamu ada perlu apa? " Tanya Zydan balik.
"Tidak ada, aku cuma mau bertemu dengan mu saja."
"Rupanya adik ku yang cantik ini masih merindukan ku rupanya, kenapa tidak tinggal dengan kakak saja," tanya Zydan Lagi.
"Kalau aku tinggal dengan kakak bagai mana denga artis ku itu, mereka kan tanggung jawab ku, yah walau sekarang tugas ku cuma menjadi bodyguard nya."
"Apa kamu mau terlibat kembali seperti dulu? tanya Zydan.
"Tidak, sepertinya mereka sudah bisa mandiri dengan para staf yang membantu mereka, aku cukup puas dengan hasil nya, tidak buruk." Jelas Hira.
"Baiklah kalau itu mau mu, kakak menemani tapi tidak lama, kakak harus miting."
"Tidak apa, Hira juga akan pergi mengawal Han, Rey dan Erza, melakukan pemotret'an di SMA 12."
******
Kini Hira, Han, Rey dan Gavin sudah berada di Sekola SMA 12.
"Kalian jangam keman-mana aku mau ke toilet sebentar."
"Bagas, mau aku antar ? tanya Han.
"Apa !!.
"Maksud ku, aku anter sampai pintu toilet, dan aku nunggu di luar, gitu maksud ku," Jelas Han.
"Kamu mau di krubuti siswi di sini?. tanya Hira.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya author yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
-Langait dan Bumi.
__ADS_1
Terimakasih
.