BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Bertemu kembali


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


"Ya tidal lah" Jawab Han.


"Ya sudah kamu di sini saja, disini lebih aman,"


Hira bergegas pergi menuju toilet sekolah.


Saat Hira keluar dari toilet dan berniat kembali kepada Han dan lainnya dia di kejutkan dengan seseorang yang memangil nya.


"Ka ZA!!, pangil nya.


Hira langsung menoleh dan ternya Brian dan Arkana yang memangilnya. "Brian, Arkana, Kalian sekolah di sini ?" Tanya Hira.


"Iya, kita pindah sekolah" Jawab Brian.


"Terus yang lain mana ?


"Aku di sini kak za! " Jawab Sesorang lagi


"Toni, kamu juga sekolah di sini juga? Terus Pia sama joni kemana.


"Joni, dia sudah tidak ada, dia meninggal dunia, kalau Pia dia mengalami cedera kaki dan tidak bisa berjalan lagi." jelas Arkana, dengan sendu


"Apa!!, Memang apa yang terjadi dengan mereka ?" Tanya Hira lagi.


"Mereka mengalami kecelakaan, Karena berkendara dalam keadaan mabuk." jelas Brian.


"Kenapa bisa seperti itu? " tanya Hira dengan tegas.


"Mereka berdua pergi ke club malam." jawab Toni, mereka menjawab semua pertanyan Hira sambil menunduk tak berani menatap Hira.


"Apa!! mabuk!, Astagaa kalian kan masih di bawah umur sudah bertidak sejauh itu! Kalain juaga? " tanya hira lagi dengan tegas.


"Ha tidak!, kami tidak ikut!," jawab mereka serempak.


"kita sudah memperingati nya, tapi, mereka tidak mau mendengarkan kita." Jawab Toni.


"Dasar anak Bodoh!, sudah aku bilang jangan pernah mabuk mabukan, masih saja di lakuin, itulah akibat nya. untuk kalian bertiga ini peringatan buat kalian, jangan pernah lakukan hal bodoh seperti Pia dan Joni lagi!!" Ucap Hira dengan tegas.


"Baik kak, kita tidak akan pernah lakukan itu." jawab Brian.


"Kalian tau dari mana kalau aku Za ?" tanya Hira setelah sadar kenapa mereka bisa mengenali nya.


"Hee, maaf kak, kita pernah melihat kakak di danau Hijau, Pas kakak lagi melepas masker." Jawab Brian.

__ADS_1


"Kalian memeta-mata'i ku ?" tanya hira denga tegas.


"Tidak, tidak kak, kami tidak sengaja," jawab Toni sedikit takut.


"Kak Za jangan khawatir, kita akan tutup mulut, kita tidak akan pernah bilang kesiapa-siapa." imbuh Arkana.


"Bagus kalau gitu. oh iya, kalian jangan pernah pangil kak ZA lagi, pangil aku Bagas, mengerti kalian" jelas Hira.


"Iya kita sudah tahu kak," jawab Brian.


"Apa saja yang kalain tau tentanh ku?


"Akau tahu nama lengakao kakak, nama kakak Zahira Bagas Adipura.


"Tau dari mana kalian ?"


"kita pernah tidak sengaja denger, Ada seorang ibu memangil kak Za dengan pangial Kak Hira, terus kita juga pernah denger lagi, kakak sedang berbincang dengan seorang Cewek cantik, lalu dia memangil kakak dengan pangila Zahira." jelas Toni.


"Tepat nya saat kakak di danau Hijau." imbuh Brian.


"Jangan-jangan kalian tau juga asal usuk ku ?" tanya Hira lagi.


"Heheheh iya Kak, kita janji, kita bakal tutup mulut kita rapat-rapat, Pia juga sudah janji, apalagi Joni sudah rapat banget tuh mulut." jawab Arkana.


"Terus kenapa kalian pinda ke sini, bukannya sekolah kalian lebih bagus di kota X, dari pada di sini? "


"Awalnya kita mau pisah sekolah, dan tidak mau bersam-sama lagi, lalu kita merahasiakan kemana kita pindah, eh taunya kita pindah di sekolah yang sama, yah begini lah jadinya," jelas Berian.


"Kaka ZA, eh kakak Hira..


Bagas Toni" sahut Hira


" Oh iya Maaf belu terbiasa. Apa kakak sedang mengawal para artis itu ? tanya Toni.


"Heem."


"Kakak tidak apa-apa jadi bodyguard artis yang kakak Rekrut sendiri ?" tanya Toni.


"Tidak, karena mereka tidak mengenali ku, mereka taunya aku Bagas dari desa bukan Zahira orang yang telah merekrut merek. Jadi, jaga rahasia ini rapat-rapat, kalau kalian ember tau sendiri akibatnya." Ancam Hira.


"Siap, Kami akan patuhi semua yang kakak perintahkan. " jawab mereka bertiga.


" Satu lagi, kakak mintak tolong, Minta kepada semua murit di sini jangan ada yang mendekat ke area taman, kalau mau foto nanati ada jadwal nya, nanti akan saya atur buat kalian."pinta Hira.


"Baik laksanakan." jawab mereka lagi.


"Ya sudah, kakak kembai kesana kalian belajar yang tekun."


"Tentu, kita akan belajar dengan giat." jawab Brian.

__ADS_1


*****


Setelah sesi pemotret'an selesai Han dan lainya bersiap untuk menuju lokasi lain, bergabung dengan yang lainya.


"Han, apa kalian mau menemui para siswa di sini sebentar ?" tanya Hira.


"Boleh, Apa tidak apa-apa kita menemui mereka." tanya Rey.


"Tidak, semua sudah ada yang mengatur, kalain cuma berfoto secara bersama-sama dengan mereka, buka individu," cuma sebentar saja."


"Baiklah, kita percaya dengan mu." jawab Erza.


Hira dan Ke tiga member berjalan menuju ke Aula sekolah yang sudah di siapakan oleh Brian, Toni, Arkana dan anak Osis lainya.


Setibanya di aula sekolah, meraka sudah di sambut oleh para siswa dan siswi. mereka sangat antusias menyambut kedatangan Han, Rey dan Erza. Cukub singkat Hira memberi waktu kepada Anak-anak itu untuk bertemu dengan Han, Rey dan Erza, hanya sekitar limabelas menit. Lalu, Hira mengajak mereka untuk pergi menuju lokasi selanjutnya, takutnya Gavin dan lainnya sudah menunggu.


Saat Hira akan pergi meninggalkan Gedung sekolah tersebut, ada beberapa siswa yang menghadang langkah Hira, Han, Rey dan Erza.


" Berhenti kak. " cegah mereka.


"Kenapa kaliam menghalagi jalan kau.?" tanya Hira dengan tegas." minggir lah kalain, bukan kan tadi saya sudah memberi kalain waktu untuk berfoto bersama?" tanya Hira lagi dengan tegas.


"Kak, kita bukan mau bertemu dengan mereka tapi dengan kak bagas, kita fans kak bagas bukan Artis itu," jawab salah satu dari mereka.


"Iya ka, kita fans kak Bagas," imbuh yang lain.


"Apa, fens ku?,Ayolah jangan bercanda aku bukan artis, aku hanya Bodyguard." jawab Hira.


"Sungguh kak, kami ber tujuh fans kakak. " jawab mereka lagi.


"Sudahlah Bagas, Turuti saja mereka." sahut Rey.


"Baikalah, sekarang kalian mau apa, cepat lah, kita masih banyak jadwal yang harus kita selesai kan." jelas Hira.


"Kita minta foto bersama, ka Han foto'in kita yah," pinta anak itu.


"Adayah artis disusuru foto'in, yang ada kita yang di foto," grutu Han. meski mengerutu Han tetap saja melakukan nya. " sudah nih," Hengembalikan posnsel anak itu lagi.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya author yang lain


-Arabella.


\- Rahasia Si Cupu.


-Langait dan Bumi.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2