BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Tiket konser


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


" Kamu nagis memang tidak salah kak Zydan kecelakaan pesawat juga tidak salah, yang salah ucapan mu itu, ' kak Ziydan kenapa kakak ninggalin hira, haaaaa'." Laras menirika ucapan dan tangisan Hira.


Hira di bikin bingung oleh nya."isss apaan sih kamu, terus apa yang salah?" tanya Hira belum paham.


" Ya salahlah itu kamu, kamu pikir kak Zydan udah meninggal kak zydan dan windi masih hidup mereka cuma kritis dan patah tulang di kaki dan tulang rusuk nya." jelas laras ketus sedikiy ketus.


"hufffff , aku pikir ka Zydan meninggal, kamu juga jelasnya kayak gitu, ka Zy anu itu anu ya jelas bikin orang salah faham." omel zahira.


"heee maaf."


" ya sudah kita lanjut cerita di kamar yuk, " ajak Hira.


Satujam sudah mereka berbicang-bincang dalam kamar, Hira harus menyudahinya karena harus pergi narik ojek.


"Lat soryy ya, aku harus pergi."


"kamu mau kana nyet?" tanya Liras.


" Ngojex, Aku jadi dryfer ojek onlain sekaranh." jawab nya.


" Ha!!, kamu tidak salah, kenapa harus ojek sih, emang tidak ada yang lain? " tanya Laras


" Banyak, tapi aku mencari yang bisa bikin aku nyaman, dan ojek bisa aku nyaman untuk saat ini." jelas Hira.


Hira melepas jaket yang dia pake denga jaket lain. Saat Hira meletakan jaket itu ada sesuatu yang terjatuh dari saku jaket itu.


"nyet,keras apa yang jatuh? tanya Laras.


" mana?" tanya Hira balik.


"Itu di bawah kakimu."

__ADS_1


Hira mengambil, dan memberikan ke Laras.


" Nih cobak kamu periksa, aku mau ganti baju di kamar mandi."


Laras menerima kertas itu dan membuka nya. Tiab-tiba Laras berteria histeris.


" Aaaaaaaaaa, Nyettyy!" Kesini cepet!." pangial Hira dengan siara keras. " Nyet capetan! " panggil Laras agi.


Hira yang terkejut dengan teriakan Laras langsung keluar dari kamar mandi. bahkan belum sempat menggati baju nya.


" Apa'an sih, teriak-teriak " omel Hira.


"Nyet coba kamu lihat." Laras menyodorkan dua kertas tersebut.


" Apa'an!."


" Nyet itu tiket konser boyband yang lagi tenar itu, bahakan itu tiket Vvip." jelas Laras dengan heboh nya.


" Oh." jawab hira.


Laras tak percaya dengan reaksi Hira.


" Terus aku harus bagai mana?" tanya Hira. " Aku harus berteriak histeris kayak kamu tadi, engga banget!." jawab Hira ketus.


" Ya paling engga respon nya jangan,"oh" saja." jelas. Laras.


" Tau ah, kalo kamu mau abil aja, kamu lupa mereka siapa dan aku siapa, udah bosen liat mereka." Hira kemabali masuk kekamar mandi untuk bergantu baju.


Kini hira sudah siap untuk pergi. Laras kembali mempertanyakan keputusan nya mejadi ojek onlain.


"Nyet kamu yakin bekerja sepeti itu(ojek onlain)?" tanya Laras.


" Aku yakin, kamu kan tau aku bukan orang kaya lagi aku udah miskin, semua kakayaan yang ayah ku punya sudah tidak ada, jadi aku harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan kubdan membantu ibu." jelas Hira.


"Tapi tidak harus ojek kan Nyet" keluh nya.


"Laras, dengerin aku, kamu kan tau siapa aku, aku akan melakukan hal apa pun yang bisa membuat ku nyaman, bahkan mejadi pedagang asongan aku juga pernah, padahal waktu itu aku masih mempunyai bayak uang, aku tidak merasa malu ya pasti bukan menjadi Zahira Bagas Adipura aku menjadi Za." jelas nya lagi.

__ADS_1


"Terus aku di tinggal sendiri di rumah? "


"Gini saja bagaimana kalau kamu ikut aku saja, sekalian jalan-jalan." pungkas nya.


" Ide bagus tuh, ya sudah aku ganti baju dulu." Laras langsung membuka kopernya untuk mengganti baju dan celana, karena saat ini laras mengunakan deres.


Tak butuh waktu lama Laras sudah siap untuk pergi. Laras mengunakan calan jes, kaos berwana hitam dan jaket hitam, serta topi dan masker. Sama seperti Hira yang mengunakan celana jes, kaos putih, dan jaket hitam yang mempunyai penutup kepala, serta tak lupa memakai masker dan topi.


Kini mereka sudah siap untuk pergi, sebelum pergi hira berpamitan dengan bu Mee dan pak Agus yang sedang berada di depan rumah.


"Bu pak, Hira pergi dulu yah." pamit Hira.


"Kakak mau ngojek lagi?" tanya bu Mee.


"Iya bu."


"Ya sudah kakak hati-hati yah." ucap bu Mee lembut.


"Bu Laras juga pamit, laras mau ikut Hira."


" apa Non Laras tidak capek? non laras kan baru saja tiba?" tanya bu Mee. "Apa tidak sebaiknya istirahat dulu?" tannya bu Mee lagi.


"Tidak bu, Laras tidak mau jauh dari Hira, Laras kan cuma beberapa hari disini, Laras masih kangen sama Hira." jawab Laras.


" Ya sudah, kalian memeng keras kepala, kalau sudah jadi kehendak tidak bisa lagi di cegah." omel bu Mee ke mereka.


.


.


.


Catatan;


Kantan Nyet adala monyet, pangialan husus dari Laras untuk Hira.


Sedangakan Lat adalah Lalat, pangialan khusus dari Hira untuk Laras.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2