
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
Di gedung Z&Z. Semua karyawan staf dan para artis yang bekerjasam dengan Z&Z entertainment berkumpul di lobi gedung menyambut kedatangan sang presedir dan sekertarisnya yang barudatang, dan juga ucapan selamat atas sembuhnya mereka dari sakit akibat kecelakaan pesawat yang mereka alami.
"Persedir bermuka dingin, sekertaris stengah meteng, baru sembuh dari kecelak'an pesawat, fiks, ini pasti mereka berdua. gumam Hira.
Tak lama terdengar kericuhan menyambut kedatangan orang yang mereka tunggu-tunggu.
Hira berjalan menghadang jalan yang akan di lalui oleh sang presedir. Denga berdiri tegap dan berkaca pinggang seolah dia sedang menantang sang presedir. Sang presedir berheti setelah meliha Hira yang berdiri menghadang jalanya. tak cuma sang presedir dan sekertaris nya yang melihat ke arah Hira, tapi, semua orang melihat ke arah Hira, tak terkecuali Menejer Ho, dan para memeber.
"Sedang apa dia?" bisaik karyawati.
"iya, kenapa di menghadang jalan presedir ?" bisik karyawati lainya.
"Dia tidak tau apa, kalau sang presedir itu galak ?, untung cakep nya mintak apun." bisik karyawati yang lainya.
Begitu juga dengan Duo J yang berdiri di belakang sang presedir.
"Alamat perang dunia ke Tiga ini Jon ?" bisik jono.
"Siap-siap aja, Jon ?" joni ikut berbisik.
"Aaaaaaaa!!! peri kecil eyke!!. Sekertaris sang prsedeir yang terkenal lemah gemulay beteriak histeris melihat Hira dan berlari ke arah Hira. Saat dia sudah dekat dan ingin memeluk Hira hira menghindar dan mencekal kakinya, otomatis sekertaris itu nyunsep kelantai.
"DUBRAK !!,Atu.. atu.. atu. Ah peri kecil kenapa menghindar pake cekal kaki yey pulak, Windi kan jadi jatoh." Omel sang sekertaris.
Hira hanya menatap tajam kerahnya lalu beralih kembali ke arah sang presedir. Semu orang terkejut melihat apa yang di lakukan Hira. kecuali Duo J yang cekikikan melihat windi yang jatuh karna ulah Hira.
"Ihss paman jangan ketawa !, bukan bantun eyke berdiri malah ngetawin, eh, kalian berdua bantuin eyke berdiri dong jangan ngelati aja!." Windi menujuk Han dan Gavin yang berdiri di hadapan nya.
"Oh baik lah Nona Wingki." Ledek Han.
"Han!, yang benerdong kalau menggil, udah Nona tapi pake nama Wingki, yang bener itu Ayang windi." protes Windi/wingki.
"Oh, maaf salah ya, ya sudah ayok kita bantu berdiri." Han memberi kode kepada Gavin untuk mengerjai Windi lagi. Saat mereka menarik ke dua tangan windi mereka melepas nya kembali, windi pun jatuh lagi dengan posisi duduk.
__ADS_1
"BRUK !!... atuh...atuh... pantan eyke sakit. hey, yey sengaja ya!."
"Maaf win, kita berdua kepleset, abis tangan kamu licin banget sih." ledek Gavin.
"Udah jangan bercanda, bantuin eyke berdiri, awas jangan jatohin gue lagi!."
Han, gavin dan member lainya sudah mengenal Windi dan akrab dengan nya.
sedangkan Hira dan sang presedir masih saling tatap. Tak lama Hira beranjak pergi meninggalkan semua.
" peri kecil!, peri kecil mau kemana ?" Windi memangil Hira yang bernajak pergi. Tapi Hira masih saja diam tak menjawab.
"Ayang bos! Peri kecil pergi, cegah dong jangan biarkan dia pergi." Windi meminta sang presedir dengan memanggil dengan sebutan ayang bos.
"peri kecil, tunggu kamu mau kemana!?, Hira berheti karena sang presedi memangil nya. " peri cantik, peri cantik marah ya sama pangeran, maaf'in pangeran pangeran ngaku salah, maaf'in yah.?" pinta sang presedir yang bernana Zydan kakak angakat Hira dengan lembut.
Melihat kejadian itu Duo J memerintahkan karyawan dan karyawati untuk membubarkan diri.
"Peri cantik, Maaf'in Pangeran, pangeran janji akan melakukan apapun buat peri cantik, asalkan peri maaf'in Pegaran." Hira masih tidak mengubrias nya.
"Pangeran akan turutun semua kemau'an mu, peri cantik mau apa ? Bakso, sate, kripik kentang, Es cerm, atau mau pisang ?" bujuak Zydan lagi. " oh iya pisang, Pangeran punya pisang, Nih !" memberikan pisang setengah yang barusaja dia ambil dari saku switer nya.
"Tidak mau!!, dengan tegas Hira menolak nya.
Pegawi dan staf yang melihat merek merasa heran, karen baru ini ada pegawai yang berani menentang sang presedir yang terkanal dengan akan galak, kaku dan dingin.
Mereka juga heran kenapa sang presedir melakukan hal itu bahkan di depan semua pegawai nya. sampai dengan pedenya menyebut dia sebagai pangeram dan Hira/ Bagas sebagai peri kecil.
"Eh lihat, pak presedir yang terkenal Galak, dingin kaku, Kenapa tiba-tiba bucin gitu.?" tanya pegawai wanita 1
"Iya, padahal selama ini yang kita tau pak presedir selalu menjaga imeksnya di depan semua orang, kenapa sekarang seperti ini ?" jawab pegawai peria.
" Siapa sebenernya Bagas, sampai-sampi pak Zydan yang terkenal galak dingin itu bisa tunduk ? tanya pegawai lainya.
"Mana menyebut Bagas peri kecil dan dia pangeran, Apa Bagas kekasih nya ? ibuh pegawai lainnya.
Sedangkan di pihak Ho dan member lainya. mereka juga Heran, kenapa anak dari mantan bos nya itu mau memohon dengan seorang bodyguar, bahkan dia baru pertama kali bertemu. Mereka menjadi semakin penasaran dengan siapa sebenernya Bagas itu, dia bisa kenal dengan Nona Lee disaiyner terkenal dan kenal dengan seorang CIO, sekaligis persedir Utama di perusah'Z&Z grub yang lumayan terkenal, bahkan mau menuruti semua kemauan nya hanya untuk meminta maaf. padahal yang mereka tau di hanya seorang gadis desa.
"Ho, Bukanya pak Ziydan itu terkenal galak, dan angkuh, kenapa tiba-tiba seperti ini ?" bisik Rey.
__ADS_1
"Diam Rey, ini bukan waktu yang tepat untuk ngehibah !" tegas Menejer Ho.
Kembali ke Zydan yang belum putus asa meminta maaf kepada Hira.
"Tida mau pisang, Kalu gitu gini saja, Kalau perawatan si hitam dan si belang seumur hidup, Giaman ?" Masi mencoba membujuk.
"Mereka bukan mahluk hidup," jawab Hira.
"Kalai gitu selama-lamanya, termasuk perawatan si hitam." desak Zydan.
"Si hitam?, kenapa si hitam ?!" tanya hira dengan tegas.
"Si hita itu, anu, itu...?
"Pangran jawab, jangan itu anu itu anu ?" tanya hira lagi dengan tegas.
"Itu, si hitam...?
" Si hitam kemaren di bawa sama Ayang Bos , tapi ...?
"nyusruk lagi, iya ?!" Windi yang menyela ucapan Ziydan di sela kembali oleh Hira.
"I iya, hehehe. jawan Ziydan sembari cengegesan.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
-Langait dan Bumi.
__ADS_1
Terimakasih