BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
Tidur bersama


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Follow juga Akun author


(Wong-biyen)


Selamat membaca.


******


" Tidak tau, mungkin keadaan hatinya sedang buruk." jawab Gavin.


"Sudah lah biarkan saja dia, besok baru kita tanyakan." sahut Erza.


" Apa dia tadi pergi ke rumah sakit, dan melihat Bagas dengan dokter itu? " ucap Bora.


" Mungkin juga, Mungkin Han melihat Bagas sedang bersama Dokter itu dan dia cemburu." imbuh Rey.


" Mukin Saja. " Jawab Gavin ketus.


"Yang cembur nabah satu nih, Erza enggka sekalian ikut cemburu." ledek Bora.


" Engga, aku sudah iklas, melepas Nya, mungkin dia bukan jodoh Ku." Jawab Erza.


" Bagus deh kalau gitu, ya sudah aku mau istirahat." pamit Bora, di ikuti Arkana dan Rey.


Pagi harinya di aperteman Zydan.


Zydan yang mendengar kabar melali brita dan dunia maya, segera kembali dari perjalanan bisnis nya dan membatalkan semua jadwal agar bisa kembali dan menemuain Hira.


Zydan menemui Hira diapertemam nya karena sebelum nya dia suadah menghubuigi Hira sebelum nya.


Saat Zydan samapi di aperteman mewah milik nya. Aperteman telihat sepi, tidak ada tanda-tanda Hira Ada di sana, namun sebelum nya dia bilang dia ada di sana. Zydan bergegas menuju kamar utama di lantau dua aperteman nya. Zydan membuka pintu dan telihat Hira sedang tertidur pulas


" Ternyata kamu masih tidur, " gumam Zydan.


Berlahan Zydan berjalam memdekat ke arah ranjang di mana Hira tidur lalu ikut berbaring di samping nya dan membelai lembut kepala Hira.


"Ayah Hira masih mengantuk jangan bangunkan aku, biarkan Hira tidur sebentar saja, paling satu jam. " Ucap Hira setengah sadar dari tidur nya.

__ADS_1


"Ternyata kamu merindukan Ayah," gumam Zydan. " Maaf kan kakak yang belum bisa menjadi penganti Ayah." ucap Zydan sendu.


" Kak Zydan, kapan kakak datang?" tanya Hira yang terbangun dari tidur nya.


" Sutttt, tidurlah kakak juga ingin tudur di samping mu." mancegah Hira yang ingin bangun dari tidur nya.


" Baik lah, sudah lama juga kita tidak tidur barsama." ucap Hira.


Di Gedung Z&Z.


Windi/wingki terlihat mondar mandir yang tadinya naik ke atas menuju ruangan Zydan tak lama turun lagi lalu mencari kasana kemari bertanya kepada setiap orang namun tak ada yang yang tau di mana orang yang sedang dia cari.


" Tunggu para pria tampan, windi cantik mau tanya." pangil windi denggan centil kepada menejer Ho, Han dan lainya.


"Ada apa Win? " tanya Menejer Ho.


"Ada yang tau di mana ayang Bos? " tanya windi.


" Pak presedir? tidak tau win, kita baru saja datang." jawab Menejer Ho. dan mendapat anggukan kepala dari lainya tanda merea juga tidak tau.


" Apa semalam atau pagi ini tidak datang ke drom? " tanya windi lagi.


"Tidak, semalam atau pagi ini tidak ada yang datang. " jawab Han.


"Tidak tau, dia tidak pulang semalam, kata Zeno di pulang ke aparteman dokter Aditia." Jawab Bora.


" Iti bari kemungkinan, Zeno bilang atara pulang ke ruamah Presedir, atau aparteman peresedir dan aperteman dokter Aditia." jelas Gavin.


"Oh gutu ya sudah, terimakasih bay para pria tampa." pamit windi. " Eh tunggu satu lagi," cegah windi kepada mereka yang hendak akan pergi juga.


"Apa lagi? " tanya Han.


"Kemana Bayi besar? " tanya Windi.


" Bayi Besar? semua binggung dengan pertanyaan windi dan mengulang apa yang windi katakan.


"Oh maksud windi, bodyguart baru kalian Zeno." jelas Windi.


"Oh Zeno, ada di belakang, itu dia." Arkan menujuk ke arah Zeno yang batu saja datang.

__ADS_1


" owwww bayi besar windi, tambah ganteng maco, sekarng sudah telihat dewasa," ucapa Windi centil.


" Hemm, " jawab Zeno.


"Haisss, Ha hem ha hemm ha hemmm terus jawab nya." grutu Windi.


" Ada apa nyariin?" tanya Zeno datar.


"Aisss, engga yang paling tua tidak yang paling muda kalau lagi mode kutup ketus banget kalau di tanya." perotes Windi.


Zeno tak menkawab hanya memandang windi datar.


" Emm bayi besar tau dimana Ayang bos? " tanya windi sambil glemdotan di tangan Zeno.


" Kakak windi yang caem, yang tiap hari ngintilin kan kak windi kenapa nayak ke zeno." jawab Zeno gemes.


" kemarin dia pulang duluan saat kita ada di korea, dan windi ditinggal tanpa kasih tau windi. saat windi samapi windi langsung ke sini, tekfon ruamah kata bibik belom pulang, ponsel nya tidak aktif." jelas Windi.


" Oh gitu, paling di aperteman," jawab Zeno sambik melangakah pergi


" Tunggu bayi besar mau kemana? bukanya ngikutin mereka? (menujuk ke arah Han dan lainya) , kenapa berbalik arah." tanya Windi.


" Mau ke aparteman lihat keadaan kakak." jawab Zeno.


" ikut." pinta windi manja.


"Zen, kita boleh ikut juga?" tanya Gavin.


" Tidak boleh, Ayang bos tidak mengijinkan orang lain masuk ke dalan apartemen nya" cegah Windi.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya autho yang lain


-Arabella.


\- Rahasia Si cupu.

__ADS_1


-Langait dan Bumi.


Terimakasih


__ADS_2