
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
"Kamu tau hal seperti itu Erza? tanya Bora.
" Sedikit, tidak banyak, oh iya, ini resmikan?" tanya Erza ke Bagas.
"Jelas lah, mana ada seorang Bagas punya barang ilegal" jawab Hira dengan bangga.
"Bagai mana caranya bisa punya barang ini ? tanya Erza dengan antuasias.
"Erza!, baut apa kamu bertanya hal semacam itu? tanya Menejer Ho,sedikit ketus.
"Hanya ingin tau saja Ho, memang tidak boleh." jawab Erza.
"Engga, kamu memang lebih pendiem dari yang lain tapi keraskeplamu melebihi yang lain." jawab Menejer Ho dengan tegas.
"Bener kamu menejer Ho," sahut Hira. "Erza kamu tidak perlutau aku dapet dari mana baranga ini, soalnya ini tidak mudah untuk mendapat kannya. Gini saja, aku beri kamu pilihan, kamu bisa dapetin ini tapi resikonya kamu bakal kehilangan popularitas mu, seandainya mau balik terkenal lagi harus ngulang dari Nol, yah itu saja kalau kamu cepet lulus, kalau engga lulus-lulus, kamu bakalan kehilangan semuanya." jelas Hira.
"Tuhakan Erza berat, mending jangan kepo, dan jangan penasaran?" imbuh Kenzo.
"Betul, kalai mau pegang kayak gituan mending di tempat biasa kamu latihan" Han ikut mencegah Erza untuk tau hal semacam itu lebih lanjut.
"Iya iya, janji engga bakalan nayak-nayak hal kayak gitu." jawab Erza sedikit kesal.
"Satu lagi, Jangan Browsing , nanti engga dapat info dari Bagas kamu cari di internet." Cegah Rey.
"Iya!! Bawel kalin semua." sahut Erza.
"Pak presedir, bapak juga punya benda kayak gitu ?" tanya Rey menjuk senjata Api Hira.
"REYYYYY!!! " pangil menejer Ho dan ke lima member.
"Mangap mangap mangap," jawab Rey sambil nyegir kuda.
******
Malam Harinya sekitar hampir dini hari, Hira dan para member barusaja kembali ke drom, karena telalu banyak nya jadwal mengharuskan mereka pulang samapi dini hari.
sesampai nya di rumah.
"Dor dor dor dor dor!! Rey menembaki para member, semua member jatu terkulai di sofa dan sebagian di lantai dan saling tindih bahakan ada yang terlentang.
Lalu Rey menbak ke arah Hira.
"Dor dor dor dor dor!!, Rey menebak Hira berkali-kali.
"Ah mati," jawab Hira.
__ADS_1
"Bagas, ada yah orang di tembak bilang * ah mati*? tanya Rey.
" Ada, aku barusan yang bilang, sinika pisang ku, ini pisang bukan pistol, kalau ini baru pistol, Hira mengarahkan pistol ini ke kepala Rey.
"Bagas bagas, bagas jangan percanda, itu postol beneran, entar kalau kamu tembak aku mati beneran." ucap Rey gemetar katakutan.
" Terlambat Rey, celetek... I live you I live you I love you, meong meong meong." bunyi pistol yang ditembakan oleh Hira.
Rey langsung lemes karena berhasil di kerjai Hira, para member yang melihat hal itu tertawa terbahak-bahak.
"Puas kalian puas, jahat kamu Gas, udah tau aku paling takut dengan gituan." omel Rey.
"Cemen kamu Rey, Udah ah, aku mau kekamar, kalian segerah istirahat, jaga kondisi kalian jangan sampai sakit, Erza, nih buat kamu, kamu mainan pistol ini aja." Hira memberikan pistol mainan otubke Erza, di ikuti gelak tawa teman-teman karena melihat ekspresi Erza yanh di beri pistol mainan.
"Jahat kamu, Emang aku bocil, kasih Rey saja dia kan bayi di sini." proyes Erza
"Bagas tunggu!, pangil Han. saat melihat Hira pergi.
"iya, apa Han?
"Bagas, aku mau minta maaf soal tadi pagi."
"Iya bagas, aku juga minta maaf," imbuh Gavin
"Bukan cuma Han dan gavin yang minta Maaf, tapi kita juga semua mau minta maff," imbuh Erza lagi.
"Tidak masalah, seharusnya aku juga minta maaf, tidak seharusnya aku berbuat demikian, aku hanya cemas saja tadi pagi karena kalian tidak ada kabar sama sakali." jawab Hira.
"Bukannya tadi pagi kamu tarok di sini?" tanya Bora balik menujuk ke arah meja yang ada pojokan.
"Paling petugas kebersihan yang membereskan," jawab Han.
"Mungkin di letakan lemari pendingin, cari saja di sana." imbuh Erza.
"Oke, kita lanjut pesta ulang tahun nya, aku ambil dulu kue nya." Rey bergegas menuju dapur untuk mengambil kue ulang tahun tadi pagi.
tak lama Rey kembali namun tak membawa apa-apa.
"Rey mana kue nya?." tanya kenzo.
"kue nya tidak ada, mungkin di bawa sama petugas yang mebersihkan drom." jawab Rey sedikit kecewa.
"Tidak masalah, aku akan membuatkan sepesial buat Bagas, jawab Gavin.
"Tidak usah vin, sudah malam, kita istirahat saja, kita lanjut besok pagi." tolak Bagas.
"Tapi..?
" Tidak apa-apa, toh semalem aku sudah merayakan bareng Presedir. tolak Hira.
"Oh yasudah kalau gitu." jawab Gavin.
__ADS_1
******
Pagi hari nya, Rey yang sedang beain vidio geem semdirim, Hari ini mereka tidak ada jadwal pagi, adanya nanati siang.
"Rey kamu sendiri, kemana yanglain? Hira bertanya sambil duduk di sebelah Rey yang sedang bermain vido geem.
"Kalau Han dan Erza sedang live, kalau yang lain aku tidak tau. jawab Rey sambil terus bermain. " Bagas, bisa temaniku main?, tanya Rey balik.
"Boleh, saiapa takut. Jawab Hira.
Rey dan Hira dengan seru bermain Vidio geem, tanpa dia sadari Han dan lainya sudah bergabung dengan mereka.
"Yeeee, aku menaaaaangg!" seru Rey dengan gembira.
"Apa'an kamu Rey , skor kita masih sama," protes Hira.
"Ternyata Rey dan Bagas sama-sama pengila vidio geem ?" Tanya Kenzo, yang membuat Rey dan Hira terkejut.
"Monyet lo," Rey latah, karena terkejut. sedangkan Hira hanya terkejut saja.
" Sejak kapan kalian di sini? tanya Hira.
"sejaka tadi, jawab Han.
"Masak, Kita tidak liat kalian datang ?" tanya Rey.
"Mana bisa kalian lihat kita datang, kalian saja sibuk main." jawab Bora.
"Bagas, ternya kamu jago juga main nya, saya kira kamu anti dengan namanya Vidio geem, perlu kamu tahu yah, di drom ini hanya kamu yang bisa mengibangi permainan ku." jelas Rey.
"Bagus lah kalau gitu. kapan-kapan aku adalah orang pertaman yang akan mengalah kan kamu." jawab Hira.
"Aku tunggu tantangan mu." jawab Rey.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Rahasia Si Cupu.
-Langait dan Bumi.
Terimakasih
__ADS_1