BODYGUARD SANG IDOLA

BODYGUARD SANG IDOLA
LEE


__ADS_3

Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..


Selamat membaca.


******


"Kamu pikir aku binatang liar mau di jinakan !" protes Hira ketus. "Sudah jangan banyak bercanda, cepat selesaikan pekerjaan kalian!" ucap hira lagi.


Setelah selesai pemotretan Han dan lainya beristirahat di ruangan ganti, sedangkan Lee mengajak Hira untuk berfoto bersama.


"Nyet, kita foto bareng yuk,dah lama kita engga foto-foto bareng." ajak Lee.


"Males" Jawab Hira ," dan berhenti panggil aku nyet." Uacap Hira datar.


"Baiklah nona muda" Jawab Lee, meledek Hira. Hira hanya menatap tajam ke arah Lee. " Udah lah yuk," Lee menarik paksa Hira.


Hira hanya bisa menurut kemua'an sang sahabat. dari dudu Hira tidak bisa menolak semua kemau'an kedua sahabat nya Frnada dan Laras.


*****


Malam hari nya di drom.


Hira sedang duduk santai di teras belakang sambil membaca buku.


"Hay, Bagas, boleh gabung ?" tanya Gavin, data menyapa Hira.


"Boleh," jawab nya.


"Kamu kenapa melamun di sini ?" Gavin memcoba untuk bisa dekat dengan Hira.


"Engga kenapa-napa." jawab nya datar


"Emm, Bagas kamu kan belum makan malam, nih aku bawakan nasi goreng sepesial pake telor dua." Gavin menyodor kan piring yang berisi nasi goreng yang dia masaka sendiri.


" oh, makasih, letakan saja di meja," jawab Hira


"Iya, aku letakan di sini nanti kamu makam yah," Gavin merasa senang karena Hira menerima pemberian nya.


"Hemm.


Tidak lama Rey dan Kenzo datang menghapiri mereka.


"wih, berduan saja kalian entar yang ketiganya seta loh." Rey yang melihat mereka langsung meledek nya.


"Lo setanya !" jawab Gavin ketus.


"Etssss jangan ngegas bapak, percada keles." ledek Rey lagi.

__ADS_1


"Wih ada nasgor sepesial nih,telornya dua." Uacap Kenzo yang melihat nasi goreng pemberian Gavin untuk Hira.


"Jangan kamu makan, itu sepesial buat Bagas," cegah Gavin ke kenzo yang hendak meraih piring nasi goreng itu.


"Kalau kamu mau makanlah, tapi telornya jangan," jawab Hira.


"Bagas, bemeran boleh"jawab Kenzo antusias,


"Aku juga mau," sahut Rey.


"kalian, itukan buat Bagas kenapa kalian yang makan." protes Gavin.


"Tidak apa vin, toh aku juga ikut makan, walau cuma telornya" jawab Hira.


"Baiklah, terserah kamu saja." Gavin pasrah dengan keputusan Hira.


Taklama terdngar suara gaduh seorang perempuan.


"Yuhuwww,,! selamat malam semua !" ucap wanita itu yang tak lain adalah Franda.


"Brisik,,! ini bukan hutan,!" jawab hira ikut berteriak.


"Ya eleh nyet, kamu juga teriak gitu, malah lebih kenceng." protes Franda.


"Bisa pelani engga suaranya, lama-lama aku sumpel pake telor goreng mulut mu." omel Hira lagi.


"Nih sepiring bertiga sama kita," sahut Rey yang sedang makan nasi goreng itu.


karena mendengar keributan di teras belakang Han dan Erza datang menghapiri mereka.


"Nona Lee, kenapa anda kemari, apa ada yang penting ?". tegur Han selaku Laider sedikit bertanggung jawab.


"Tidak ada, aku cuama main saja kemari." jawab nya sambil meraih telor goreng yang ada di piring Rey dan Kenzo.


"Nona Lee, anda tidak jijik makan satu piring dengan kita ?" Tanya Kenzo yang melihat Franda makan dengan santainya.


"Jijik?, kenapa? kamu engga mengandung firus berbahaya kan ?" tanya Franda balik.


"Ya engga lah, kita sehat- sehat saja." jawab Rey dan Kenzo.


"Ini kenapa kalian yang makan, aku bikin nasi goreng itu untuk Bagas bukan buata kalian," protes Gavin lagi, gavin sedikit jeles karena orang yang dia masakin tidak makan sedikit pun.


"Oh ini buat dia,(franda menujuk Hira) kamu kasih dia nasgor, engga bakal dia makan." jawab Franda sambil terus mengunyah telor goreng


"KENAPA,!! jawab mereka Serempak.


" Wih, Kompak amat kalian." seru Franda.

__ADS_1


"Emang kenapa Bagas tidak mau makan kalau di kasih nasi goreng ?" tanya Han mewakili teman-teman nya.


"Gini ya aku ingetin, sahabat aku ini engga makan nasi sama sekali, satu yang paling penting Jangan sampai dia makan olahan Seafood, kalau kalin tau di makan itu ada udang atau apa yang mengandung Seafood jangan biarkan dia makan, mengerti kalian." jelas Franda


"Apa dia alergi dengan makana seafood? " Tanya Gavin antusias denga penjelasan Frnada.


" Yup benar, kalau dia sampai makan tanpa sengaja dan kalian lihat di pucat, dan mata dia merah teris di terus mengerakan jari-jari nya kalian harus segera bawa di ke rumah sakit, sesegera mungkin." Jelas Franda lagi.


"Udah jangan bahas aku terus, sekarang aku tanya kenapa kamu kemari, kamu kan tau tidak ada yang boleh datang ketepat ini." Hira mengalihkan pembicaraan.


"Tidak ada urusan apa-apa nyet, aku cuma mau ketemu sama kamu saja," Jawab Franda sedikit gemes karena Hira menayakan kembali kedatangan nya.


" Tapi nona Lee, anda tidak di perbolehkan untuk datang kemari," Jelas Han lagi.


"Siapa yang larang, menejer Ho kan yang larang, biarkan saja di tidak akan berani menentang ku."jelas Franda.


"Benarkah." sahut Han.


" Tak apa Han kalian tetap aman, dia bukan Fans kalian, jadi kalian aman." jelas Hira. Apa kalian semua tidak ada kegiatan sama sekalia, sehingga kalian berada di sini ?" tanya Hira kepad Han dan lainya.


"Tidak ada, kita lagi males ngapa-ngapin." sahut Rey.


"Ya sudah aku mau tidur dulu'an dah ngantuk." pemit Hira.


" Lah nyet aku ko di tinggal ?" protes Franda.


" Ya sudah kita bicara di kamar saja." Ajak Hira.


Mereka berdu pergi meninggalkan mereka.


" Ternyata bagas tidak sedingin yang kita kira." ucap Rey.


"Lo bener Rey, kita aja yang jarang ngajak dia ngobrol jadi dia terlihat dingin dengan kita." jawab Eeza.


"Kalain lagi pada ngapain ngumpul di sini ?, terus Nona lee kesini mau ngapain ?" Tanya Bora yang barusaja datang.


*****


Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..


Jangan lupa mampir di karya autho yang lain


-Arabella.


\- Rahasia Si Cupu.


-Langait dan Bumi.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2