Bukan Perpisahan Yang Ku Tangisi Tetapi Pertemuan Yang Ku Sesali

Bukan Perpisahan Yang Ku Tangisi Tetapi Pertemuan Yang Ku Sesali
11. hubungan kembali membaik


__ADS_3

Setelah kejadian beberapa hari lalu, agung selalu berusaha agar tidak membuat kesalahan lagi pada ziah. Agung berusaha menjaga jarak dengan zahra. Tentu saja hal tersebut membuat zahra bertanya-tanya. Sehingga zahra memberanikan bertanya pada agung. Zahra hanya ingin tahu kenapa agung bisa seperti itu, mungkin kah zahra membuat kesalahan,


"pak agung, kenapa belakang ini seperti pak agung menjaga jarak dengan saya, apakah saya ada salah sama bapak?" tanya zahra, tentu saja hal itu membuat agung tercengang,


"mak-maksud bu zahra apa? prasaan biasa saja bu," ucap agung yang pura-pura tidak mengerti akan ucapan zahra. Zahra menghela nafas panjang.


"biasa saja bagai mana pak? Saya tau kok bapak sedang menjaga jarak dengan saya," ucap zahra. Mereka memang menggunakan kata bapak dan ibu jika di sekolah, tentu saja hal itu untuk saling menghormati dan menghargai.


" maafkan saya bu, bukan maksud saya menjaga jarak dengan bu zahra, saya hanya menjaga prasaan orang lain,karna mungkin tidak semua orang menyukai ke akraban kita bu" ucap agung,lebih tepat nya agung menjaga prsaan dan kepercayaan ziah terhadapnya.


" baiklah jika itu menjadi salah satu alasan bapak saya mengerti" ucap zahra, walau dalam hatinya ia merasa kecewa akan perubahan sikap agung beberapa hari ini.


**


Di tempat lain ada pasangan suami istri yang sedang bersenda gurau, yang tak lain dan tak bukan adalah adit dan rinayah. Saat ini mereka sedang di selimuti kebahagian, karna beberapa bulan lagi,mereka akan menjadi seorang ayah dan ibu..


Namun tiba-tiba rinayah kefikiran masalah yang di alami sahabat nya beberapa hari lalu, sehingga ia pun bertanya pada suaminya itu.

__ADS_1


" mas apa kamu tau sesuatu tentang pak agung?" tanya rinayah pada suaminya itu.


"sesuatu? Maksud kamu sesuatu apa sih?" tanya radit heraan.


"ya sesuatu tentang masa lalu nya gitu, apa pak adit pernah memiliki kekasih, atau tidak orang yang pernah dekat dengan nya gitu" ucap rinayah.


"mas gak tau lah dek" ucap radit berbohong, tentu saja radit tau semua permasalahan, kisah cinta suka duka sahabatnya itu, namun jika ia bercerita pada istrinya pasti sang istri bakal bercerita pada ziah.


"gak mungkin lah mas ka gatau, masa sahabatan hampir 10 tahun gak tau sih, pasti kamu lagi bohong kan,iya kan?" tanya rinayah dengan emosi, rinayah merajuk pada suaminya itu. Ia pun langsung membelangi suaminya itu.


"iya-iya mas bakalan cerita, tapi jangan gini dong jangan marah-marah terus" ucap adit,


Rinayah pun kembali mengadapa adit.


"iya makanya ayok cerita" ucap rinayah dengan ketus.


"iya-iya tapi janji jangan sampe ziah tau hal ini yah" ucap adit pada istrinya itu, bukan apa-apa, adit tak ingin melukai hati sahabat istrinya itu, apalagi mengingat akan kejadian beberapa hari lalu,adit merasa kasihan pada ziah.

__ADS_1


"iya janji,ayok dong ceritanya" ucap rinayah


"iya-iya, sebenar nya 5 tahun lalu agung pernah dengan dengaan seseorang,tapi tidak sampai menjalin hubungan,,mereka dengan hanya dengan cara bertukar pesan saja, namun mereka sama-sama nyaman, hingga pada suatu hari wanita yang membuat nyaman agung itu harus pergi, untuk melanjutkan pendidikan nya di luar negri, namun meskipun mereka berbeda negara, mereka masih bertukar pesan. Namun ntah kenapa satu trakhir, mereka tidak pernah bertukar pesan, mereka lost kontak, tentu saja hal itu membuat agung bersedih, hingga akhirnya agung memutuskan untuk pulang ke rumahnya, agar ia bisa melupakan wanita itu, karna ia fikir jika ia terus menurus disana akan sulit melupakan nya,setelah di rumah sedikit demi sedikit agung bisa melupakan wanita tersebut,hingga akhirnya agung bertemu ziah, agung pun merasa nyaman dan gemas pada ziah,hingga akhirnya agung berjuang untuk mendapatkan cinta ziah, hingga akhirnya mereka menjalin hubungan, namun sayang stelah beberapa bulan mereka menjalin hubungan, wanita yang pernah membuat nyaman agung kembali ke indonesia, tentu saja hal itu membuat agung sedikit terkejut" ucap adit lalu ia menghela nafas panjang, rinayah pun yang sedari tadi mendengarkan cerita suami nya itu dapat menebak, siapa wanita itu.


" apakah teh zahra wanita yang mas maksud?" tanya rinayah dengan wajah serius. Adit menggagukan kepala, tentu saja hal tersebut membuat rinayah sedikit kaget.


"makanya mas minta, kamu jangan bercerita apapun pada ziah, biarlah dia tau semuanya sendiri, kamu diam saja ya dek, jangan terlalu ikut campur" ucap suami nya itu mewanti-wanti.


"tapi aku kasihan mas sama ziah, dia harus tau dong mas," ucap rinayah kekeuh.


"jangan dek, kita pura-pura tidak tau saja akan masa lalu agung, kamu janji ya sama mas, ini juga demi kebaikan ziah kok, mas gak tega kalo ziah tau sekarang." ucap suami nya. Rinayah pun menggaguk mengerti.


"ya sudah ini sudah malam ayok kita tidur, kasian dede kalo di ajak begadang" ucap adit sembari mengelus perut buncit sang istri.


**


Akhirnya hungan ziah dan agung kembali membaik, meskipun agung harus melukai hati zahra, tapi agung saat ini sedang bahagia karna ziah kembali percaya padanya.

__ADS_1


__ADS_2