Bukan Perpisahan Yang Ku Tangisi Tetapi Pertemuan Yang Ku Sesali

Bukan Perpisahan Yang Ku Tangisi Tetapi Pertemuan Yang Ku Sesali
55. Di bolehkan pulang


__ADS_3

Kamila terus saja meronta-ronta dan menjerit seperti orang kes*t*nan.


"LEPASIN GUE, GUE GAK MAU DI PENJARA" kamila terus saja berteriak.


"DIIAAAAMMMM" bentak salah seorang polisi yang berada di samping kamila, setika mulut kamila bungkam.


"papah dan mamah sekarang udah gak peduli sama gue, bagaimana gue bisa bebas" gumam kamila dalam hati, meskipun awalnya kamila rela mendekam di gerguji besi jika ziah sampai nyawa nya melayang, karna ia merasa puas, namun sayang ziah masih bisa di selamatkan,meskipun luka nya agak sedikit serius..


"b*rengsek.. Seharusnya dia MATI." gerutu kamila.


Sesampainya di kantor polisi kamila di seret dan di masukan ke dalam gerguji besi, yang di sana ada beberapa orang tahanan. Tak berselang lama vano datang menemui kamila, kamila tersenyum bahagia karna melihat vano datang..


"vanooo,, kamu datang untuk menemui ku bukan? Vano tolong aku, bebaskan aku dari sini ya, kalo aku bebas aku akan menjadi seorang wanita yang lebih baik, dan kita akan hidup bahagia van" dengan percaya diri kamila berkata, mendengar perkataan kamila. Vano tersenyum sinis..


"JANGAN HARAP KAMU BISA BEBAS KAMILA, KAMU HARUS MENANGGUNG SEMUA AKIBATNYA, DAN INGAATT SAYA TIDAK SUDI KEMBALI DENGAN WANITA SEPERTI MU, DAN SELAMAT BERSENANG-SENANG KAMILA" vano menekan kan setiap ucapan nya. Lalu ia pergi begitu saja..


" VAAAANOOOOOOO. Jangan tinggalin aku aku melakukan semua ini demi kamu vanooooo" teriak kamila sambil meronta-ronta, namun vano tak menggubris panggilan kamilaa.


"HEH. Wanita si*lan" berisikkkk. Ucap salah satu tahanan yang tubuh nya sedikit gempal dengan muka yang beringas. Kamila terdiam mati kutu. Ia takut untuk melawan wanita tersebut.


Akhirnya kamila pun duduk termenung, namun tiba-tiba saja kaki kamila di tendang oleh wanita gempal tadi.


"heh anak baru, lo jangan diem terus gitu pijitin gue cepetan" titahnya, kamila pun berdiri dan menghentakan kaki nya.


" sorry gue bukan babu lo. Lo gak tau gue ini siapa hah?" bentak kamila. Wanita gempal tersebut pun mendekati kamila, lalu menarik krah baju kamila.


"gue gak perlu dan gak butuh tau, elo siapa! Yang jelas elu sama seperti kita seorang tahanan ngerti lo?" wanita tersebut mendorong kamila hingga kamila tersungkur ke belakang.


"si*lan... Pokok nya gue gak bisa lama-lama di sini,gue gak mau lama-lama mendekam di neraka.." gumam kamila dalam hatinya.


"heh, kenapa lo? Ayo cepetan pijitin gue" wanita tersebut membuyarkan lamunan kamila.


Akhirnya mau tak mau kamila harus menuruti wanita gempal tersebut.


"belum juga sehari udah di jadiin babu gini" gumam kamila.


"ngomong apa lu hah?" bentak wanita tersebut.


"eng-enggak kokk mbak" dengan glagapan dan di campuri rasa takut kamila menjawab..

__ADS_1


***


Setelah beberapa hari ziah di rawat inap, akhirnya nya ziah di bolehkan pulang,tentu saja hal menyenangkan itu sampai pada telinga adit dan vano.


" van hari ini ziah di bolehkan pulang" dengan bersemangat adit berkata.


"yang bener dit?" vano tak kalah senang. Adit pun menganggukan kepalanya.


Setelah kejadian insiden kecelakaan ziah, vano dan agung terlihat sangat menjaga jarak, begitu pun dengan adit. Bukan tanpa karena adit menjaga jarak dengan agung, adit sedikit jengah dengan prilaku agung tempo hari, agung tidak bisa menghargai zahra sebagai istrinya.


Meskipun tau agung sangat panik dengan keadaan ziah, tapi seharusnya agung menyadari keberadaan istrinya.


Namun mau bagaimana pun juga agung adalah sahabat adit,meskipun sikapnya sedikit berubah, namun agung tetaplah sahabat adit.


"bu zahra, hari ini bu ziah di bolehkan pulang"- adit tak ingin memperkeruh keadaan jadi lebih baik, adit memberi tahu hal ini pada zahra.


" betul kah pak? Alhamdulillah, tadinya saya sama abi dan ummi akan menjenguk bu ziah ke rumah sakit pak" zahra senang mendengar kepulangan ziah, meskipun hatinya sedang tidak baik-baik saja, karna rumah tangga nya sedang sedikit ada masalah.


" kalo mau menjenguk nanti ke rumah nya saja langsung bu, nanti biar vano yang tunjukin jalan nya" adit tau kalo hubungan agung di zahra sedang tidak baik-baik saja.


"oh iya, boleh juga pak" zahra masih menutupi kesedihan nya, dengan berpura-pura baik-baik saja.


"saya khilap dit, saya telah berdosa pada istri saya sendiri, saya membentak zahra. Pada saat ziah kecelakaan" agung menghela nafasnya dengan kasar.


"ya allah gung, saya sudah berapa kali ngomong sama kamu! Kontrol emosi gung, sekarang kamu dan ziah itu bukan siapa-siapa lagi gung, kamu mendzolimi istrimu sendiri gung! Kamu dan ziah itu sudah memiliki jalan dan cerita hidup masing-masing gung" dengan sedikit nada kesal adit berujar.


"pada saat itu saya panik dit, tapi saya sudah meminta maaf pada zahra dit, namun zahra masih tak ingin berbicara dengan saya diiitt..." dengan mata berkaca-kaca agung berujar, jujur saja, hati agung sangat sakit ketika dirinya di campakan oleh istrinya sendiri.


Zahra yang biasa nya senang bercerita, selalu menyiapakan apa yang agung butuhkan, namun karna kesalahan patal nya zahra menjadi wanita dingin dan tak banyak bicara.


"mungkin sudah saat nya zahra mengetahui semuanya gung"


"saya belum siap dit"


"mau sampai kapan gung kamu menutup-nutupi nya, belajarlah melupakan ziah dan ikhlaskan ziah, biarkan dia bahagai, dan kamu pun memiliki kewajiban untuk membahagia kan zahra" pesan adit, adit bangkit dari duduk nya.


"saya tau kamu orang yang bijaksana dalam menghadapi masalah gung" adit menepuk pundak agung, lalu meninggalnya agung seorang diri,agung menyugar rambutnya dengan kasar..


-

__ADS_1


-


"selamat siang pak, buk" sapa seorang dokter pada keluarga ziah.


" siang pak"


"wah kelihatan nya bu ziah sudah lebih sehat dan lebih fress ya bu ".


"alhamdulillah pak" jawab ziah, meski tak bisa ia pungkiri hatinya sangat sakit melihat ke adaan diri nya sendiri seperti sekarang.


"saya izin memeriksa dulu ya bu" izin dokter tersebut, ziah pun mengangguk. Dokter tersebut memeriksa ziah dengan telaten


"alhamdulillah, hari ini bu ziah sudah bisa pulang, namun untuk beberapa minggu ke depan bu ziah belum bisa jalan, tapi insya allah denngan cara bu ziah berikhtir, bu ziah bisa sembuuh, bu ziah harus melakukan terapi setiap seminggu 2x ya bu"


"apakah saya bisa berjalan normal seperti sedia kala pak?" dengan suara parau ziah bertanya.


"insya allah bu ziah jangan khawatir, bu ziah pasti sembuh,kalo begitu saya izin untuk memeriksa pasieun berikut nya ya pak buk, permisi"dokter tersebut pun pergi dari hadapan mereka.


"alhamdulillah anak bunda udah bisa pulang" sang bunda memeluk putri kesayangan nya itu.


"iya bun alhamdulillah ziah juga udah gak betah tinggal di sini, ziah juga udah kangen masakan bundaaa" dengan manja nya ziah berujar.


"dek kata adit nanti bu zahra dan keluarganya mau datang ke rumah" ujar kaka ziah.


"yang bener kak?"


"ya iyalah ini adit yang chat, tadi kakak ngasih tau adit kalo kamu udah boleh pulang hari ini, dan adit pun gak bisa jemput, katanya nanti sepulang sekolah ia akan kerumah bersama istri dan anaknya"


"benar kah? Asyiiikk aku udah kengen bangeett sama hawa" dengan smuringah ziah berkata.


Setelah semua biaya adminitrasi selesai akhirnya ziah pun pulang, ziah merasa senang dan bahagia, meski dalam hati kecilnya ia merasa sedih karna tak bisa berjalan, ziah menghirup udara segar dan menikmati udara di luar ruangan.


"aku gak boleh sedih, aku harus semangat untuk sembuuh, aku harus bisa jalan lagii." lirih ziah dalam hatii..


"***TITIPAN"***


Aisyah tetap bahagia meskipun suaminya fir'aun,maryam tetap bahagia meskipun hidup tanpa suami, nabi nuh tetap mulia meskipun istrinya durhaka pada tuhan nya, atau konon imam nawawi tetap sendiri sampai wafat karna bahagia dengan menjadi pembelajar,sampai terlewat menemukan kekasih hati.


Karna mereka tak menjadi makhluk sebagai sandaran untuk bahagia "ketika hati sudah punya tuhan nya,maka hal lain tidak begitu terjal" bahagia itu ternyata bukan merasa lengkap atau sempurna, tetapi dengan penuh kesadaran," MERASA" bahwa kita adalah hamba yang semua di sekeliling kita adalah

__ADS_1


"TITIPAN NYA"


__ADS_2